
Air mata yang berusaha dibendungnya, akhirnya jatuh juga., menetes membasahi kedua pipinya
" Maafin saya Fisha, bukan maksud saya buat nyakitin perasaan kamu."!! ucap Hafids merasa bersalah karena telah membuat gadis itu menangis
" Terima kasih selama telah khawatir dengan saya."!!! maaf juga telah buat ustad sakit kepala karena mikirin tinggkah saya."!!! ucap Fisha terisak berlari masuk kedalam rumah
Semua orang yang ada ditempat itu, beralih menatap keduanya." mereka bingung dengan kejadian yang mereka lihat barusan
" Kenapa tuh mereka"?? sampe nangis gitu lagi."!! tanya Zaki penasaran
" Ya paling di omelin tuh sama Ustad." rasain tuh." biarin aja kapok dan nggak ngejar2 Ustad lagi."!! ucap Meli
" Kalian kenapa sih."?? semua yang ada kaitannya sama Fisha, kok kalian pada nggak suka sih"?? tanya Zaki yang merasa bingung dengan tingkah Sinta dkk
"Ya wajarlah dia digituin sama Ustad." orangnya kan Caper banget."!!! biar tau rasa." Ustad dah infil tuh sama dia." kelakuannya kayakn gitu."!! ucap Sinta lagi
" Serah kalian aja dech."!! ucap Zaki berjalan kearah Hafids dan Nana yang masih diam membisu
" Ada apa sih Ustad."?? kok saya liat Fishanya Nangis."?? tanya Zaki Kepo
" Salah saya tadi." mungkin terlalu keras marahin dia."ucap Hafids menyesali perbuatannya
__ADS_1
" Ngga papa kok Ustad, ini semua salah kita juga kok yang.nggak pamit sama Ustad secara langsung." Ucap Nana yang ikut merasa bersalah
" Ya udah dech." tapi lain waktu jangan di ulangi seperti itu." ucap Hafids mengingatkan
Sementara disisi lain, mereka saling berbisik mencari tau apa yang terjadi antara keduanya
" Ustad saya masuk dulu." ucap Nana sambil melangkah masuk kedalam ruamh.
Setelah kepergian Nana." Hafids dan Zaki mengambil tempat untuk duduk di teras...
Malam itu menjadi malam yang penuh kesedihan bagi Fisha." sementara Hafids diam membisu memikirkan kejadian tadi..
" Ya Allah maafkan hamba yang telah manyakiti hati orang lain." gumam Hafids dalam Hati
Sudah berjam - jam lamanya mereka duduk bercerita, sehingga mereka tidak menyadari jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. setelah pamit kepada Pak Kades mereka semua pulang kerumahnya masing- masing
Keesokan Harinya Fisha dah Nana terbangun lebih awal." mereka membantu Ibu Marni mengerjakan pekerjaan rumah dan menyiapkan makanan untuk mereka makan siang nanti
"Fish kita kebalai yuuk." dah ditungguin nih kita."!! ajak Nana
" Enggak aaah malees."lagi nggak enak semuanya nih."!! hari ini aku absen dulu." kamu pergi aja." ntar di omelin lho.!! ucap Fisha menolak ajakan Nana
__ADS_1
" Ya udah kalau gitu."kamu dirumah baik2 ya." jangan setrees." anggaplah semalam tuh, hanya mimpi buruk."!!! ucap Nana menasehati
" Iya tenang aja.,"!! pergi sana."!! dah ditungguin tuh."!! ucap Fisha tersenyum ke arah Nana
" iyaaa ".!! iih ngga sabar bangeet."!! kamu istirahat ya."!! ucap Nana menasehati sambil berjalan keluar
" okey dech." siip."!!! ucap Fisha yang masih menatap.kepergian Nana yang telah menghilang dari balik pintu.
Sesampainya Di Balai." semua mata menatapke arah Nana. yang tidak biasanya berjalan sendiri tanpa Fisha disampingnya
" Tumben sendiri." biasanya jalannya sepaket nih."Seru Sinta
" Kamu nggak bosan ya."!! kerjanya kok nyinyirin orang melulu." bantah Fisha kesal
" Ada apa ini."?? masih pagi dah ribut aja." tanya Hafids berusaha melerai
" ini lho Ustad."!! sih Tiwi masih pagi dan ngajak berantem aja." ucap Nana
" Bohong Ustad."!!saya kan hanya pengen tau aja." kenapa si Fisha nggak ada jalan barenng." mereka kan sepaket."imbuh Tiwi
"Memangnya kenapa dengan Fisha"?? tanya Hafids khawatir
__ADS_1
" Dia kurang sehat aja Ustad." ucap Nana singkat