
Hari telah berganti begitu cepatnya sehingga tidak disadari sudah berbulan- bulan lamanya Fisha meninggalkan Rumah, Kampus dan juga teman- temannya
Sekarang dirinya telah menjadi wanita yang pantas buat siapa saja, cantik dan juga telah berhijab tampa merasakan lagi kegerahan seperti yang biasa dia rasakan..Dirinya terasa nyaman menggunakan Hijab tersebut..
Kini dirinya sedang termenung seorang diri didepan Sebuah Mesjid, yang dulu dirinya pernah berharap
Ada kerinduan disana didalam hatinya, yang berusaha ditahannya, terutama kerinduanya kepada seseorang yang begitu dicintainya
"Hmmm Sebentar lagi aku pergi.. semoga ketika aku kesini lagi, aku telah bersama dengan Orang yang aku cintai." gumam Fisha lirih berdiri didepan Mesjid sambil tersenyum
" Ustadzz aku datang," semoga kali ini kamu mau melihat aku." lirih Fisha lagi sambil tersenyum kecil
Sementara disisi lain, Hafidz sedang Fokus dengan jadwal Mata kuliah S2nya yang padat, setelah beberapa waktu lalu telah di Wisuda program S1nya
Kini dirinya telah berada di Musholla setelah melaksanakan sholat Dzuhur bersama Hanan dan juga yang lainnya
"Fidz apa sudah ada kabar dari Fisha."?? tanya Hanan tiba- tiba setelah keduanya sedang duduk diteras Musholla
" Belum ada Naan." ucap Hafidz menggelengkan kepalanya sehingga membuat raut wajahnya berubah
__ADS_1
" Dia gadis yang ceria, suka blak- blakan kalau ngomong, gadis tangguh, meskipun sudah ditolak berkali- kali tapi masih aja ngejar kamu Fidz."
"Tapi aku nggak nyangka, setelah mengejar kamu sejauh ini akhirnya dia mundur dengan cara menjauh seperti ini." apakah kamu tidak menyesal."?? tanya Hanan kemudian menatap Hafidz yang tertegun dengan perkataannya
" Andaikan waktu bisa Aku putar kembali, Aku tak akan mengingkari perasaan ini Naan." ucap Hafidz menundukan kepalanya
" Apa Kamu mencintai Dia."?? tanya Hanan spontan
" Aku tak tau Naan, "tapi setelah kepergiannya aku kehilangan,Hati ini merasakan sakit dan mengalami kerinduaan yang tiada tara, seakan sudah tak mampu lagi aku bendung."
" Seandainya Yang Kuasa mempertemukan Aku dengannya suatu saat, Maka aku tak akan menunda waktu lagi, aku tak ingin menyesal dikemudian Hari." ucap Hafidz mencurahkan isi hatinya yang selama ini tidak pernah dibaginya kepada orang lain
" Terimah Kasih Naan sudah mau mendengar keluhan hati ini." seharusnya aku tak melibatkan kamu dalam perasaanku ini" ucap Hafidz lagi
" Nggak pp Fidz, kita ini hanya Manusia Biasa, jadi wajarlah." tapi tumben lho kamu mau curhat."!! biasanya aja hanya diam." Kata Fisha kayak Es.Balok terlindas mobil."!! ucap Hanan tersenyum mengingat Fisha yang selalu bertingkah aneh
" Assalamualaikum."!! ucap Nana dan Hafidzah bersamaan setelah sampai didepan Mushollah
" Waalaikum salaam." Jawab Hanan dan Hafidz bersamaan
" Sunyi banget ya rasanya nggak ada k fisha yang selalu bikin heboh." ucap Hafidzah ikut duduk bersama Nana
__ADS_1
" Iya..sudah Enam bulan Fisha tanpa ada berita, kangen bangeet." padahal kalau ada dianya kita sering Nonton Drama Romantis siarang lansung, Gratis pula."!! seru Nana tiba- tiba tampa memperhatikan ekspresi wajah orang- orang disampingnya yang kebingungan
" Maksud k Nana."?? tanya Hafidzah bingung tidak mengerti
" Itu lho drama tentang Gadis cantik yang ngejar- ngejar cintanya Ustadz." gitu aja kok pada nggak tau sih."!! ucap Nana tampa rasa bersalah
" Kamu ini bisa aja."!! ucap Hanan tersenyum melirik ke arah Nana
" Subbahanallah, ternyata kalau dilihat secara dekat gini, gadis ini sangat cantik." kenapa aku baru sadarnya sekarang yaa." gumam Hanan dalam hati tampa berhenti menatap Nana
" Ekheeem."!! Hati- hati Bang Hanan."!! entar jatuhnya zina Mata. dosa tauu.". kalau lihatnya tanpa kedip kaya gitu." seru Hafidzah sehingga membuat Hanan kaget
" Tau Ni k Hanan." nggak tau apa jantungnya aku itu, sudah deg- deg kan kayak gini karena ditatap.K Hanan sedari tadi." ucap Nana spontan
" Duuu ni cewek, 11 12 rupanya sama Fisha." hadeeuh mati satu tumbuh seribu rupanya." keluh Hanan dengan wajah memerah
" Hmmm Ge- er."!! ucap Hanan datar
" Kalau suka Bang." cepetan dihalalin, jangan kayak orang disebelah, nanti ceweknya udah kabur, baru tuh nyesel dech."!! ucap Hafidzah menyindir Hafidz yang hanya diam mendengarkan ocehan - ocehan mereka
" Apa sih Dzah." suka benar dech kalau ngomong."!! Heehee." sahut Nana terkekeh di ujung kalimatnya
__ADS_1