Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 39


__ADS_3

Setelah kepergian Hafids sesaat yang lalu, mereka pun pulang ketempat masing2 untuk mengerjakan sholat dzuhur...


Tampa terasa malam pun tiba., sehabis sholat isya berjamaah di mesjid mereka semua bergegas ketempat acara yang akan digelar..


hampir semua warga telah hadir, mulai yang tua sampai dengan anak2 pun turut hadir dalam acara tersebut.


Beberapa menit kemudian acarapun telah di mulai.diawali dengan pemberian sambutan oleh Kades, kemudian dilanjutkan dengan dzikir bersama dan waktu yang ditunggupun telah tiba yaitu ceramah singkat tentang perjalanan isra dan miraj Nabi Muhammad SAW yang akan disampaikan lansung oleh Ustad Ahmad almeer hafids al Gifarry itulah suara yang terdengar mempersilahkan Hafids untuk menyampaikan tausyiah singkatnya


Semua mata tertuju ke arah Hafids,terutama para anak2 gadis desa itu., mereka tidak.pernah menyangka kalau lelaki yang membuat mereka gagal fokus itu ternyata seorang Ustad


" Wiiidih Ustad too." Paket komplit nih." Udah ganteng, alim dan Ustad pula." ucap salah satu gadis dengan tatapan kagum


"Iya benar bangeet." jarang2 ada cowok yang kayak dia." masih muda lagi." !! ucap yang lainnya saling bisik


" Diaam dech." !! dia itu punya gue kalii." ucap yang satunya lagi


" Loe jangan ngaku2 dech." bisa aja dia sudah punya calon bini lagi." ucap yang satunya


" Iya dia sudah punya calon bini." calon bininya galak lho." ucap Fisha sewot yang kebetulan mendengar ocehan2 mereka


" Ooh iya aku pernah dengar sih." kalau diantara mereka itu ada calon bininya." ucap Vanya


" Hmmmm kalau boleh tau, siapa sih calon bininya."? pengen kenalan nih."!! tanya Vanya lagi


" Yaa tanya aja sendiri sama Ustadnya." Ustad yang lebih tau siapa calon bininya." ucap Fisha tambah sewot


" Hmmm baiklah, sepulang dari sini aku nanya dech."!! ucap Vanya semangat


" Seraah dech."!! ucap Fisha pasrah


Hafids telah selesai dengan ceramah singkatnya yang ditutup dengan pembacaan doa..

__ADS_1


Semua warga yang turut hadir telah beranjak dari tempatnya pulanh kerumahnya masing2. dan hanya tertinggal beberapa orang gadis yang mendekati Hafids


" Hmmm boleh duduk sini."??tanya Vanya melirik ke arah hafids


" Ooh iya silahkan." ucap Hafids mempersilahkan


"Ustad boleh nanya nggak."?? tanya Vanya


" Mau nanya apa."?? tanya Hafids datar


" Hmmm Ustad sudah punya calon istri yaa."?? soalnya tadi kata Fisha Ustad sudah punya calon dan katanya tanya langsung ke Ustadnya." Tanya Vanya Antusias


Sementara Fisha yang mendengar namanya disebut hanya tersenyum jahil ke arah Hafids


"Astaga gadis itu." bisa2nya dia ngomong.kayak gitu." keluh Hafids menatap tajam.ke arah Fisha yang hanya tersenyum


" Ustaad kenapa kok diam."?? tanya Vanya penasaran


" Yaa ngga pp deh Ustad." Fishanya aja tuh yang bohongin kita." ucap Vanya kesal


" Kalau gitu saya kesitu dulu." permisi." ucap Vanya menunjuk kearah teman2nya..


Sepeninggalnya Vanya." Fisha dan Teman2nya yang lain ikut duduk mendekati Hafids.


"Iiih Ustadku kok ganteng banget sih akhir2 ini." Bisik Fisha ketelinga Nana


" Hmmm mulai dech." ucap Nana Sewot sendiri


" Biarin."!!ucap Fisha singkat


" Ooh iya Ustad, tadi Vanya ngapain dekat2 Ustad."?? tanya Fisha pura2

__ADS_1


" Kenapa masih nanya." kan dek Fisha sendiri yang minta mereka datang kesini." ucap Hafids dengan Wajah dinginnya


" Terus Ustadnya jawab apa."?? tanya Fisha ingin tau


" Ya eelah Fish." ngarep bangeet sih." bisik Nana


" Ya saya bingung mau jawab apa." saya kan nggak punya calon bini." ucap Hafids cuek


Deg.deg bagai disambar petir disiang bolong hati Fisha hancur berkeping2 mendengar Pernyataan Hafids


" I- iya juga sih."!! ucap Fisha sedikit terbata menggenggam tangan Nana..Seolah2 meminta kekuatan


" Yang sabar Fisha." gumamnya dalam hati


Hafids seolah2 tidak perduli dengaan perasaan Fisha, namun sesungguhnya dia memiliki perasaan aneh dalam hatinya yang dia sendiri pun bingung dengan perasaan itu


" Maafkan saya Dek Fisha." saya tak ingin kamu terlalu berharap." dan menyakiti hati kamu untuk kesekian kalinya..." Gumam Hafids dalam Hati menatap wajah Fisha yang terlihat sendu..


" Ooh iya teman2 semua" besok kita ada kegiatan, kemungkinan dari pagi sampai sore.


" Jadi saya harap, besok kita semua bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini." untuk yang cewek bisa main volly ball sama lari karung. jelas Hanan


"Tapi aku nggak ikut ya kak." ucap Hana


"Oh iya nggak pp." lagian masih ada Fisha , Nana.sama yang lainnya" jadi kegiatannya di laksanain di pantai." ucap Hanan lagi


" Wiiih asyik donk kak." bisa berenang dilaut." kira2 bisa bawa bikini nggak K."?? tanya Fisha spontan dan berhasil membuat Hafids melotot tajam ke arahnya.


" Peace Ustad." Heehehe." seru Fisha mengacungkan kedua jarinya


Setelah mengobrol panjang lebar, semuanya pun pulang ketempat masing- masing

__ADS_1


__ADS_2