
Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, tapi Fisha dan Nana belum kunjung pulang.keduanya tengah duduk santai menikmati keindahan malam ditepi dermaga. sehingga mereka tidak menyadari dirumah Pak Kades tengah ricuh mencari- cari keberadaan mereka
" Ada yang Lihat Fisha sama Nana tidak"?? tanya Hafids khawatir karena sedari tadi tidak melihat keduanya
" Enggak Ustad." mungkin mereka jalan Ustad." soalnya.mobil Fisha nggak ada di garasi." ucap Zaki yang melihat garasi tempat mobil Fisha biasa diparkir itu kosong.
" Astagafirullah Hal Aziim." kemana mereka berdua." mana sudah jam segini.lagi."!! ada yang punya nomor Fisha atau Nana nggak?? tanya Hafids semakin Khawatir
" Paling mereka jalan- jalan ustad." kalau udah bosan tetap pulang kok."!! ucap Sinta yang memang tidak menyukai Fisha
" Bukannya apa- apa Sinta." ini sudah malam lho." mangnya kamu nggak khawatir apa sama teman sendiri."!! ucap Hafids lagi
" Ya mau gimana ustad." Fisha kan orangnya emang kayak gitu." Pertama kesini aja gimana." ustad nggak ingat apa."?? ucap Sinta sangat kesal.karena Hafids sangat perduli dengan Fisha
" Ada apa ini Fids."?? tanya Ibu Mirna yang baru keluar dari dalam rumah
"Ini lho Budee, kita nyariin Fisha sama Nana. soalnya dari tadi nggak kelihatan." ucap Hafids menjeleskan
" Ooh itu."itu mereka tadi pamit ke ujung jalan sana ." yaa dari jam 4 tadi."memangnya mereka tidak ijin sama kamu."?? ucap ibu Mirna memberi tau
"Tidak Budee." Fisha- Fisha." ada- ada aja tuh anak." gumam Hafids kesal dengan kelakuan Fisha. tapi jauh dilubuk hatinya dia begitu khawatir dengan gadis itu
Setelah.mendapat penjelasan dari Budeenya Hafids nampak duduk seorang diri entah apa yang dipikirkan olehnya."
" Assalamuaalikum." sapa Vita dan kedua temannya
" Waalaikum salam, " jawab Hafids kaget dari lamunannya dan mendonggak kan wajahnya kearah sumber suara
__ADS_1
" Boleh gabung disini nggak." ucap Vita basa- basi
" Oh silahkan."!! ucap Hafids mempersilahkan Vita dkk untuk duduk
" Ini kaponakannya Pak Kades yaa."?? tanya Vita menebak
" Huuuu'uumm" Gumam Hafids mengangguk
" Kenalin saya Vita."!! ucap Vita menjulurkan tangannya memperkenalkan diri
" Maaf saya Hafids."!! ucap Hafids menyebut namanya tanpa membalas uluran tangan Vita dan itu membuat wajah Vita memerah menahan malu
" Ooh maaf." saya pikir kayak.pemuda pada umumnya." ucap Vita
" kuliah semester berapa."?? tanya Vita sok akrab
" Ooh hebat donk." Kalian semuanya samaan yaa."?? tanya Vita kagum
" Kebetulan kita disini yang ikut, ada berbagai tingkatan dan jurusan." yang sudah semester 5 itu ada 7 orang terus kita berdua saya sama Hanan sisanya semester bawah." jelas Hafids panjang lebar
"Hmmm memangnya k Hafids ngambil jurusan apa."?? tanya Vita yang mengakrabkan diri
" Fakultas Hukum."jurusan Hukum Perdata." ucap Hafids
" Wooow Hebaat donk." berarti bisa buka kantor sendiri donk."!! seru Vita kagum
" Insya allah".ucap Hafids singkat yang masih kepikiran Fisha dan Nana
__ADS_1
" kemana mereka" jam segini belum.pulang." gumam Hafids
Jam sudah menunjukkan pUkul 9 malam." terlihat sebuah mobil berhenti ditepi jalan depan rumah Pak Kades." terlihat Fisha dan Nana keluar dari dalam mobil berjalan menuju rumah
" Dee Fisha sebentar." panggil Hafids menatap tajam berjalan kearah mereka berdua meninggalkan Vita dan teman2nya
" Aduuh ****** nih Fish." !!pasti kena omel nih."!! gumam Nana khawatir melihat ke arah Hafids yang berjalan ke arah mereka
" sudah santai aja."!! ucap Fisha menenangkan
" Waduuh pasti ribut nih."!! seru Zaki yang melihat wajah Hafids yang memerah
" Kita tungguin aja." Fisha sih." udah tau ustad kayak gimana." masih aja ngeyel." ucap Hana
" Dari mana aja kalian."?? tidak tau ini sudah jam berapa."?? tanya Hafids yang telah berdiri berhadapan dengan keduanya
" Maaf ustad ." kita tadi hanya makan doang diujung jalan sana." ucap Fisha memelas
" Iya ustad." kita makan doang kok." nggak macam2 sumpah."!! seru Nana
" Kalian berdua sadar nggak sih." ini bukan tempat kalian." seenaknya aja pergi tampa pamit." saya punya tanggunng jawab atas diri kalian berdua."
" Apalagi Dee Fisha." bukan sekali ini aja lho." kamu buat saya pusing kepala." mikir dikit kenapa sih." jangan terlalu egois.!!! ucap Hafids Emosi
" Saya minta maaf Ustad".!! ucap Fisha memelas
" Udah dech Dee Fisha." saya capek ngurusin kamu."!!! banyak yang saya pikirin, bukan hanya kamu aja."!!selalu minta maaf tapi nggak pernah berubah." selalu seenaknya."!! ucap Hafids tersulut emosi itu meninggikan suaranya
__ADS_1
" Maafin saya ustad sudah buat Ustad Khawatir."!! jadi mulai sekarang nggak usah khawatirin saya lagi."!! ucap Fisha berurai air mata.dia tidak pernah menyangka lelaki yang dicintainya akan berkata dan membentaknya seperti itu