Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 40


__ADS_3

Matahari pagi telah menampakkan sinarnya dari Ufuk Timur, Fisha dan Nana baru saja beranjak dari tidurnya bergegas masuk kedalam kamar mandi membersihkan diri mereka masing- masing


Sesaat kemudian setelah berkemas mereka segera berjalan kepantai untuk mengikuti kegiatan..


"Hmmmm indah bangeet." baru kali ini aku kepantai." pengeen berenang aja." seru Fisha berlari ketepi pantai


" Huu'uum jarang banget ketempat kayak gini.." seru Nana mengikuti Fisha berlari ketepi pantai


Semua mata tertuju ke arah Fisha." mereka berdecak Kagum melihat gadis itu yang Nampak cantik..,


Bagaimana tidak saat itu Fisha sedang menggunakan Celana legging hitam bermerek serta kaos berwarna putih dengan merek yang sama serta kaca mata hitam dan topi melengkapi penampilannya kali ini


" Wuiiiiih bidadari".!! cantik banget, sexi lagi." seru Tomi salah satu pemuda yang sedang berdiri juga ditepi pantai


"Huu'umm cantik bangeet." !! bikin salfok aja." ucap salah satu pemuda lainnya


Sementara Hafids yang baru tiba ditempat itu dibuatnya kaget bukan kepalang melihat Fisha yang berpenampilan seperti itu


" Astagafirullah hal aziim gadis itu." !! Ya Allah kenapa gadis itu tidak pernah berubah." Keluh Hafids merasa kecewa dengan Fisha


" Heeii Ustad sejak kapan Ustad disini"?? tanya Fisha yang mendekat ke arah Hafids


"Baru aja."!! sahut Hafids dingin mengalihkan tatapannya ketempat lain.dirinya tak sanggup melihat Fisha berpenampilan seperti itu.


" Kenapa berpakaian seperti ini dek Fisha."?? tanya Hafids dengan nada kecewanya


" Namanya aja kepantai Ustad." Main Volly sama lari karung pula." masak pake gamis." geraah tauuu."seru Fisha cuek


" Kan bisa pake kaos seperti biasanya." nggak pake jilbab pula."!! ucap Fisha lagi


" ini maah masih mending" tadi malah kepikiran mau pake bikini aja, biar sekalian langsung berenang." ucap Fisha acuh tak acuh


" Huuuuummmhh." Hafids menarik nafas panjangnya mendengar penuturan Fisha


" Ustad kok tumben pake kayak gini." tambah ganteng aja." bikin salfok aja." ucap Fisha menatap intens ke arah Hafids yang menggunakan celana olah raga warna hitam dan kaos putihnya.


" Kok kita samaan yaa." liat tuh kaca mata topi sama sepatunya juga." Iih kita jodoh kalii Ustad.," seru Fisha menatap ke arah Hafids


" Huuu"uummm." gumam Hafids


" Ustad ikut main juga."?? tanya Fisha

__ADS_1


" Iyaa." sahut Hafids datar


Setelah mengobrol panjang lebar, mereka bergegas,karena kegiatan akan segera dimulai.


Pertadingan Volly ball dan sepak bola telah dimulai." Hafids yang ikut dalam pertandingan tersebut menjadi pusat perhatian para gadis. terdengar sorak2 para gadis menyerukan namanya.


sementara Fisha, Nana dan lainnya ikut Pertandingan Volly ball melawan Gadis2 Desa itu..


" Awww." pekik Fisha menahan sakit Dikakinya karena terjerembab


" Deek Fishaa."teriak Hafids spontan melihat Fisha yang terjatuh dan bergegas menghampiri Fisha tampa sadar


" OMG." nggak salah liat nich."!! seru Zaki yang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya


" Panik maan." ucap Zaki lagi menatap ke arah Hafids yang spontan meninggalkan lapangan


" Dek Fisha nggak pp."?? tanya Hafids yang terlihat Khawatir


" Nggak pp kok Ustad, hanya lecet dikit aja." ucap Fisha membersihkan Lututnya yang memar sambil berdiri


Sementara yang lainnya menatap kaget melihat ekspresi Hafids yang begitu khawatir


" Makasih Ustad." ucap Fisha menyembunyikan rasa senangnya


" HuUmm." saya tinggal dulu." pamit Hafids berjalan kembali kearah lapangan


Permainan Babak pertama telah selesai dan akan dilanjutkan setelah sholat dzuhur."


Setengah jam kemudian setelah sholat dzuhur mereka kembali memulai pertandingannya..


Disela2 istirahat mereka menghibur diri dengan menyumbangkan suara.


" barangkali adik2 mahasiswa ada yang pengen nyanyi." ucap Pak Kades


" Saya pengen Nyanyi pak." seru Fisha berjalan ke arah Pak kades yang berdiri ditempat alat2 keybord itu berada


" Astagaa." masih sempat2nya dia mau nyanyi." sudah lecet kayak begitu juga..ckkckk dasar gadis aneh."!! gumam Hafids dalam.hati yang.kebetulan sedang duduk berkumpul dengan yang lainnya.


" Saya persembahkan lagu ini buat seseorang yang merasa aja."


*******

__ADS_1


Angan yang ku ukir indah bersamamu


Ku berharap akan terwujud nyata


Tetapi ternyata.kau tak pernah bisa merasakan..


Cintaku ternyata tak terbalaskan


Betapa hancur yang kurasakan


Tapi ku sadari cinta memang harus


Memilih..Ooh


Kini Ku Hanya bisa menunggumu


Walau seribu tahun lagi


Kuberdoa suatu saat nanti


Kau mendengar sisi dihatiku


hanya engkau yang ku nanti


Disanubariku


Kuberdoa suatu saat nanti


Kau melihat sisi dihatiku


Hanya engkau harapanku


Mengisi hariku


Hanya engkau yang ada dipikiranku


Dihatiku..


*********


Suara Fisha yang merdu dan begitu dihayatinya membuat siapa yang mendengar akan merasakan pula seperti apa yang tengah dirasakannya itu

__ADS_1


__ADS_2