
Mendengar penjelasan Adiknya,Hafidz hanya menarik nafas panjang dan menatap Adiknya Tajam.
"Nggak usah kayak gitu dech Natapnya" ucap Hafidzah malas
" Hadeeeuuh..!! Mata k Fisha itu Katarak kali yaa"?? Kok bisanya suka sama cowok beginian." sindir Hafidzah melirik ke Arah Kakaknya yang menatapnya dengan tatapan tajam seakan ingin menerkam dirinya
" Ekheeem" Udah jelek- jelekin Abangnya."?? tanya Hafidz dingin
" Belum."!!!"seru Hafidzah singkat sehingga membuat Kakaknya kesal sendiri
" Astagafirullah hal adziim, punya adik kok kayak begini tingkahnya." seru Hafidz mengusap wajahnya dan melirik adiknya datar
" Ayo pulang."!!! ajak Hafidz berdiri dari tempatnya dan berjalan keluar setelah mendapatkan pesan dari ponselnya
" Katanya tadi nunggu Abang Hanan."?? ucap Hafidzah mengikuti Kakaknya
" Dia sudah lebih dulu." ucap Hafidz singkat berjalan menuju parkiran dimana mobilnya terparkir
" Oooo" Hafidzah hanya Ber O menanggapi ucapan Kakaknya
" Ayo Masuk."!! ucap Hafidz memberi perintah setelah mereka sampai diparkiran
Setelah masuk mobil, keduanya pun meninggalkan Areal kampus menuju Rumah mereka
__ADS_1
Baru beberapa Meter meninggalkan area Kampus, Mata keduanya terkejut melihat Gadis cantik, berjilbab Coklat berkacamata mata hitam turun dari mobil yang diparkirkan disalah satu rumah yang merupan rumah Nana
" Itukan Dek Fisha."?? mau kemana dia."?? dan itu rumah siapa."?? gumam Hafidz dalam hati dengan wajah sedikit cemas
"Lho bang." itukan Kak Fisha."?? dia mau kemana yach.??duuuh mana tampil cantik lagi, janjian ketemu gebetan kali yaa."?? seru Hafidzah kagum dan sedikit memanas- manasi kakaknya
" Mana Abang tau dek."!! Abang bukan suaminya atau apanya."!! ucap Hafidz dingin namun hatinya begitu gelisah takut apa yang dikatakan oleh Adiknya itu benar
" Iya juga sih."!! Abang kan nggak suka sama k Fisha." jadi biarlah." kali aja cowok itu tampan, dan ketampanannya itu melebihi Abang."!!! seru Hafidzah masih memanas- manasi Abangnya
" Huuuuum." Hafidz hanya bergumam menanggapi seruan Adiknya, dengan menahan kecemasan yang melandanya kini
Beberapa menit setelah melewati Rumah Nana, keduanya pun sampai didepan rumah mereka..Hafidzah bergegas turun dan menghampiri Ibunya yang sedang Membersihkan Taman Bunga.
" Astagafirullah hal adziim, ya Allah kenapa pikiranku sekarang bisa sekacau ini." kenapa perkataan adikku membuat hatiku tidak tenang begini."!! apa aku cemburu."?? gumam Hafidz lirih gusar dengan perasaannya sendiri
Sementara didepan rumah sana, Hafidzah dan Ibunya tengah memperhatikan Hafidz yang tidak keluar dari dalam mobil dengan bingung
" Abang kamu kenapa."?? kok nggak turun dari mobil."?? Tanya ibunya Heran
" Lagi kacau kali hatinya." heheehe."seru Hafidzah tertawa
" Maksud adek."?? tanya ibunya Bingung
__ADS_1
" Tadi pas sepulang dari kampus, Abang tuh lihat Kak Fisha itu sudah dandan cantik banget." terus adek bilang aja" K Fisha itu lagi mau ketemu gebetan Kali." mungkin itu yang buat Abang galau." ucap Hafidzah menjelaskan dengan panjang lebar
" Ouuumm gitu, emangnya adek sudah kenal sama Fisha."?? tanya Ibunya kaget
" Iya donk Maa." ternyata Kak Fisha cantik pake banget Maa Aslinya."!! ucap Hafidzah dengan wajah cerah
" Mama tau kok." Mama kan sudah pernah ketemu dia." gimana cocok nggak sama Abang kamu."?? tanya Ibunya sangat antusias
" Cocok banget" Abang itu pasti Takluk tuh sama Kak Fisha yang orangnya 11 12 sama adek."!! hehehee" seru Hafidzah tertawa mengingat tingkah Fisha tadi mendekati Abangnya, sehingga membuat Abangnya Bak Patung Hidup diam tak berdaya
"Aaah Kamu nih, senang banget gangguin Abangnya." seru Ibunya ikut tertawa
" Abang itu musti digituin Maa." kalau nggak." bisa- bisa Abang Nggak dapat jodoh."!! ucap Hafidzah senang melihat Abangnya seperti itu
" Terus gimana rencananya.Adek."?? tanya Ibunya
" Tenang Maa, pasti K Fisha bisa Adek bawah kesini." tinggal tunggu aja."!! ucap Hafidzah menyakinkan ibunya
" Emangnya Fisha nggak tau, adek adalah Adiknya Abang Hafidz."?? tanya Ibunya dengan Dahi dikerutkan
" Nggak lah Maa, entar bakalan Kak Fisha tau sendiri kok."!! ucap Hafidzah
" Ya sudah kalau begitu." ayo mandi dulu bentar lagi mau Ashar." ajak Ibunya dan keduanya pun masuk kedalam membiarkan Hafidz yang masih berdiam diri didalam mobilnya yang sudah terparkir didalam garasi
__ADS_1