Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 79


__ADS_3

Hanya dentingan suara sendok dan piring yang terdengar, kini semuanya tengah menikmati makan malam mereka..


Fisha yang biasanya nggak bisa diam, malam itupun tidak bersuara, seakan mulutnya sedang terkunci rapat diantara


" Naak Fisha sering - sering kesini dong, biar si Adek punya teman dirumah."!! ucap Ibu Rania setelah mereka menyudahi makan malamnya dan tengah duduk diruang tengah


" Beneran Kak, dirumah tuh aku kesunyian banget tau.."!! ucap Hafidzah setuju dengan ucapan Mamanya


" Insya Allah Buk." kalau lagi nggak malas sih." heheee"!! ucap Fisha nyengir di ujung kalimatnya


"Ooh iya Naak, kemarin gimana kuliahnya."?? kan berapa bulan nggak masuk."!?? tanya.Ibu Rania


" Saya ikut kuliah online kok Buk, dah dikonfir lebih dulu ke Dekannya kemarin, jadi insya Allah aman Kok.!! " Sahut Fisha


" Kalian ngombrol dulu, Mama Mau kebelakang dulu sama Papa." Ayo Pak."!! ucap Ibu Rania yang sengaja meninggalkan Hafidz, Hafidzah dan Fisha


"Iya Maa." Adek juga mau kebelakang bentar." Kak Fisha nggak Papa kan ditinggal bentar."?? ucap Hafidzah sengaja


" Ooh nggak pp kok, bentar lagi mau pulang Kok." ucap Fisha melirik sebentar ke arah Hafidz yang sedang duduk tidak jauh dari tempatnya


" dzah sebentar dech, ada yang pengen aku tanyain." ucap Fisha


" Mau Nanya apa Kak."?? kayaknya serius banget"!! ucap Hafidzah mendekati Fisha


" Jangan marah yaa,."?? Hmmm kamuu Naksir juga yah sama Ustadz Hafidz."?? makanya kamu ngundang dia juga kan."?? tanya Fisha penasaran

__ADS_1


" Whaat."?? Hahaaaahaaa."!! kok K Fisha bisa mikirnya Gitu."?? tanya Hafidzah tertawa sehingga membuat Hafidz menatap keduanya heran


" Abisnya kalian dekat banget, nggak dikampus dan sekarang kamu ngundang dia, jangan- jangan Pas aku tinggalin, Kamu sudah dilamar Ustadz ya."?? tanya Fisha dengan Nada seriusnya


"Kak Fisha ngaco Aah." K Fisha cemburu Yaa."?? tanya Hafidzah menahan tawanya, dia tidak menyangka kalau Fisha akan berpikir seperti itu


" Jujur aja dech Dzah,aku ikhlas kok kalau Ustadz nyatanya lebih milih kamu ketimbang.aku." ucap Hafidzah serius


" Kak Fisha Lucu dech." Dikasih gratis pun aku tak Mau yaa sama cowok Zombie kayak gitu." seru Hafidzah membesarkan suaranya mendengar ucapan Fisha


" Jangan Keras- keras Tauu." Maksud kamu apa."?? kalau kalian nggak punya Hubungan, nggak mungkin Kan dia Mau datang kesini."!! ucap Fisha


" Gini ya Rasanya kalau lagi cemburu, otaknya juga ikut sableng."!! Hadueeh Kak." iya Kali kak Aku dilamar sama Abang sendiri." Ustadznya Kak Fisha itu Abang kandung Aku Taau." ucap Hafidzah melirik ke arah Kakaknya yang telah beranjak dari tempatnya menuju Teras Depan


" Oooh ya,?? kok aku nggak tau sih."!! hmm ya Udah aku pamit dulu dech." ucap Fisha tidak enak hati karena.sudah curiga kepada Hafidzah


" Iya dech." Hati- hati yach." nanti kita ketemu besok dikampus" ucap Hafidzah


Sementara Hafidz yang tengah berdiri diteras depan Nampak berpikir Keras" bingung entah apa yang harus dilakukannya sekarang


" Yaa Allah..apa harus sekarang aku mengatakannya, tapi bagaimana caranya buat ngomong ya?? tapi kalau nggak sekarang, aku takut akan menyesal dikemudian hari." gumam Hafidz mondar- mandir diteras


" Ustadz aku pamit dulu yaa, ucap Fisha sok kaleem padahal dalam hatinya yang paling dalam, ingin sekali dirinya berlari kepelukan Lelaki yang ada dihadapannya itu


__ADS_1


" Sabar Fisha.. ingat tuh pesan Ustadz sama Ustadzah." jangan kegenitan."!! hadeeuuh Ustadz ketampananmu membuat diriku lupa Haluan." Astagafirullah."!! gumam Fisha dalam Hati sembari mengelus Dadanya dan melangkah keluar


Sementara HafidZ hanya terkesima menatap Fisha Malam itu, dirinya benar- benar melupakan Kodratnya sebagai Lelaki yang beriman dan bertaqwa..



" Dek Fisha.. tunggu."!!boleh bicara sebentar."!!?? tanya Hafidz pelan


" Ooh ya Allah.. panggilan itu sungguh romantis, jarang- jarang di ajak ngomong kayak gini." gumam Fisha dalam Hati sembari berbalik menatap Hafidz


" Ada apa Ustadz."?? tanya Fisha pura - pura cuek padahal ingin rasanya dia loncat saking gembiranya


" Hmmmmm," apa Dek Fisha masih marah sama saya."?? tanya Hafidz menatap ke arah Fisha


" Nggak kok", jujur Ustadz sampai sekarang hati ini masih kecewa." tapi Sudahlah, aku sekarang mau berusaha move on dari Ustadz."!! ucap Fisha tersenyum


" Apakah Dek Fisha tak mau mengharapkan saya lagi."?? tanya Hafidz serius


"Hmmmm Aku capeek, selalu berharap Ke Ustadzz, tapi Ustadznya hanya cuek aja, nggak mau liat aku."!! ucap Fisha menunduk menyembunyikan kesedihannya


" Seandainya Sekarang Harapan Dek Fisha menjadi kenyataan" apakah Dek Fisha Bahagia." tanya Hafidz menatap Fisha dalam


"Maksud Ustadz apa."?? tanya Fisha mengangkat wajahnya menatap Hafidz


" Ijinkan saya." selalu berada dihatimu." dan saya berharap kamu tak akan pernah berhenti mencintaiku." ucap Hafidz yang sudah tidak bisa lagi menutupi perasaanya

__ADS_1


**like , vote dan komen yaa**


__ADS_2