Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 33


__ADS_3

Hafids hanya tersenyum Mendengar ocehan2 Hanan dan Zaki tersebut


" Kalau jodoh nggak akan kemana Zaki dan tak akan pernah ketukar." jelas Hafids tersenyum melirik kearah Zaki dan Hanan bergantian


" Iya siih Ustad." tapi gimana Ustadnya dapetin jodoh coba."?? kalau Ustad nunggunya ditempat doank."!! seru Zaki spontan


"Astaga kamu ini makin pintar aja yaa" saya bukannya nggak mau nyari jodoh." tapi masih belum kepikiran ke arah sana." jelas Hafids


" Yaa elaah Ustad maah." Nunggu tuwiir dulu yaa, baru mikir istri??? seru Zaki lagi


" Bukannya gitu." tapi masih belum siap aja sama belum ada yang cocok juga." ucap Hafids


" Nyari yang gimana sih Ustad.".? menurut aku yaa Ustad itu cocok sama Fisha." Pas banget." satu cantik dan satu ganteng." ucap Zaki


" Aah kamu nih bisa aja." Udah sana tidur."!! ucap Hafids memberi kode dengan ujung matanya ke arah tempat tidur


" Baiklah aku tidur." selamat malam."!! ucap Zaki merebahkan tubuhnya ditempat tidur


" Ooh iya Fids, gimana sama Hana."?? bukannya kemarin kamu pengen lamar dia.".? tanya Hanan pelan setelah memastikan Zaki telah tidur


" Dia sudah punya calon." sepulang dari sini dia lamaran." ucap Hafids menjelaskan


" Terus gimana sama kamu."?? kamu kecewa.".? tanya Hanan


" Aku bingung dengan semua ini Naan." entah hanya obsesi atau hanya sekedar ingin punya pendamping hidup seperti dia atau apalah, aku tak tau Naan." ucap Hafids yang masih bingung dengan perasaannya

__ADS_1


" Sebenarnya apa sih yang membuat kamu punya keinginan buat ngelamar dia."?? tanya Hanan penasaran


" Orangnya Solehah dan mampu ngejaga Auratnya." ucap Hafids singkat


" Kamu pernah nggak sih, ketika liat dia Hati kamu kayak gimana gitu.?? tanya Hanan penasaran dengan isi hati sahabatnya itu


" Maksudnya."?? Tanya Hafids bingung


" Duuh kamu nih." maksudnya kamu kalau liat dia gimana perasaannya." deg-deg kan kek." atau apalah sejenisnya." jelas Hanan yang jengkel sendiri


" Nggak ada sih biasa aja." sama kayak yang lainnya." ucap Hafids


"Kalau sama Fisha, sama nggak rasanya."?? tanya Hanan tiba2 yang membuat Hafids kaget


" Maksudnya."??? tanya Hanan pura2 tidak paham


" Yaa maksud aku." tiap aku nutup mata wajah dia aja tuh selalu muncul." ganggu banget."!! ucap Hafids to the point


" Itu tandanya kamu jatuh cinta sama dia." Segera dilamar aja." dari pada kepikiran terus," kalau sudah halal kan enak."!! dipikirin tiap malam juga ngga pp deh." ucap Hanan memberi saran


Mendengar saran Hanan, Hafids hanya menarik nafas panjangnya dan menghenduskannya dengan kasar


Setelah mengobrol panjang lebar keduanya mengatur posisi ditempat tidur dan menyusul Zaki yang telah terlelap


Keesokan harinya Mereka duduk santai didalam kamar sambil mengotak- atik keybord laptopnya masing2

__ADS_1


" Fids pinjam ponsel kamu donk."?? batrei ponselku habis semalam, lupa dicars."!! ucap Hanan


" Itu ambil aja di laci." ucap Hafids menunjuk laci yang ada didepan Hanan


" Fids.. ini beneran ponsel kamu "?? sejak kapan punya Foto Fisha sebanyak ini."?? tanya Hanan Kaget melihat isi galeri fotonya


"Astagafirullah hal aziim, aku lupa Naan." sebenarnya itu ponsel milik Fisha." jelas Hafids


" Kok bisa."??? Tukeran Ponsel ya."?? tanya Hanan Curiga


" nggak." semalam ponsel punyaku dipinjam sama dia, karena punya dia. belum sempat dikembaliin." jelas Hafids khawatir teman2nya salah paham


" Ooh gitu." tapi ini ada 2 pesan masuk lho." eeh dari evan terus satunya nomor baru kayaknya." coba aja dibaca." ucap Hanan memberikan ponselnya ke Hafids


" Dari Evan:💌 Fisha malam ini ketemuan yuuk." ucap Hafids membaca pesan dari Evan


Tiba- tiba wajahnya memerah setelah membaca pesan tersebut


" Aah si Evan tau ajee cewek cakep " padahal masih banyak tuh cewek2 lain."nggak tau apa ada Saiber nya disini."!! Seru Zaki mendengar isi pesan yang dibacakan Hafids


pesan kedua..


Nomor baru:💌 Ustad Calon istrimu didepan lho."!! ucap Hafids membaca tanpa sadar isi pesan yang berasal dari nomor ponselnya itu


" Lho ini kan nomorku " seru Hafids kaget dengan wajah memerah, sementara Hanan dan Zaki hanya tersenyum geli melirik ke arah Hafids yang salah tingkah

__ADS_1


__ADS_2