Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 55


__ADS_3

Sudah hampir setengah jam perjalanan mereka, Waktu sudah mendekati sholat magrib, Mobil Hafidz berhenti di salah satu Mesjid yang berada diwilayah itu..di ikuti mobil Fisha dan juga Bus yang ditumpangi teman mereka lainnya


" Kita sholat dulu yach." Ucap Hafidz setelah keluar dari mobil di ikuti yang lainnya


" Iyaaa." Ustadzku sayaaaang." seru Fisha yang telah keluar dari mobil di ikuti Nana tersenyum dan telah melupakan kejadian yang tadi sore


" Eekheeem." Hafidz hanya berdehem tampa mengubris seruan Fisha


" Dasar Fisha."!!! bisa aja buat Ustadz mati gaya."!! ckckck kok ada yach cewek beginian.." Ucap Zaki terkekeh yang kebetulan satu mobil bersama Hafidz dan juga Hanan


" Ayo semua masuk." yang nggak bisa sholat tunggu disini aja." Ucap Hanan berjalan masuk ke area mesjid di ikuti yang lainnya


15 menit kemudian setelah sholat magrib, semua kembali masuk kedalam mobil, kecuali Fisha yang masih berdiri dihadapan Mesjid sambil mengambil kamera yang berada di tas kecil yang dibawanya, dan mengambil beberapa gambar mesjid tersebut


"Suatu saat aku bakalan ketempat ini lagi." bersama dengan orang yang aku cintai." gumam Fisha dalam hati dan tersenyum kecil menatap Mesjid tersebut dengan penuh kekaguman


" Kenapa lagi dengan gadis itu." senyam- senyum nggak jelas." ckckkck aneh."!! gumam Hafidz yang melihat Fisha dari balik kaca mobil geleng- geleng kepala


" Kamu kenapa Fidz."?? tanya Hanan heran melihat Hafidz yang mengeleng


" Liat tuh gadis aneh" senyum- senyum gak jelas." ucap Hafidz menunjuk ke arah Fisha


" Samperin aja Fidz." kalau nunggu dia selesai dengan Hayalannya, ntar kemalaman." ucap Hanan


" Sebentar aku nyamperin dia dulu." ucap Hafidz keluar dari mobil dan berjalan ke arah Fisha

__ADS_1


" Dek Fisha mau tinggal disini yach."?? tanya Hafidz tiba- tiba sehingga membuat Fisha terkejut


" Aah Ustadz bikin kageet aja."!!! kalau aku mati karena serangan Jantung, Ustadz mau jadi Duda di usia kayak gini."?? ucap Fisha sarkas dan berhasil membuat wajah Hafidz memerah


" Gimana bisa jadi Duda." Nikahnya aja belum."!! ucap Hafidz dingin


" Yaa elaah Ustadz" nggak bisa Bohong dikit apaa."?? biar Hati ini jadi senang.." ucap Fisha mencibir


" Huuummm." Hafidz hanya diam tampa berkomentar


" Hmmm Ustadz.. Kalau selesai sholat Nama aku diselipin nggak disetiap doa."?? tanya Fisha penasaran


" Nggak."!! ucap Hafidz singkat padat dan jelas, Hafidz berusaha menahan senyumnya rasanya dirinya sudah tidak kuat menahan tawa bila selalu dekat dengan gadis itu


" Mau pulang apa tinggal nih."?? kalau tinggal ya sudah, kami pergi dulu." Ucap Hafidz melangkah menahan geli dihatinya


Hafidz menatap tajam ke arah Fisha. seakan mengatakan kalau dirinya tidak suka dengan tinggkah Fisha seperti itu


" Apa liat- liat."?? pengen dicium tuh bibir."!!?? seru Fisha berusaha menahan tawanya dan bergegas masuk kedalam mobil sambil cekikikan.


"Astagafirullah hal adziim" gadis itu."?? Ya Allah bisa- bisanya di ngomong seperti itu." gumam Hafidz dalam hati, wajahnya memerah mendengar seruan Fisha barusan.. dan itu membuat dirinya tidak percaya kalau gadis yang membuat hatinya kacau balau. tingkahnya seperti itu


Mereka berhenti beberapa menit disebuah rumah makan guna mengisi perut yang sedari tadi berteriak minta diisi.Setelah makan mereka melanjutkan perjalanan.


Baru setengah jam berjalan,;tiba- tiba mereka dikejutkan dengan pemandangan yang terjadi di depan sana

__ADS_1


Fisha menghentikan mobilnya tepat di atas jembatan, dirinya keluar dari mobil di ikuti Nana dibelakangnya


" Ngapain disini si Fisha."?!! banyak orang lalu lalang lho." entar dikira kita cewek apaan." tanya Nana yang bingung dengan tingkah sahabatnya itu


" Sebentar aja kok Naa,masih pengen ngehirup udara segar nih" ucap Fisha sambil Naik disalah satu penyangga yang ada dijembatan itu


" Ngapain sih Fis." entar jatoh lho." kan berabe. matinya masih perawan lagi." ucap Nana Khawatir


" Eeh Neeng, kalau mau bunuh diri jangan disini." ucap salah satu warga yang kebetulan lewat


" Aiiiiss siapa juga yang bunuh diri." Sembarangan."!!! ucap Fisha Naik dipenyangga


"Ustaaaaaadz aku cintaaa kamuu." kenapa sih kamu selalu nolak aku"??Aku sumpahin ya Ustadz nggak bakalan nikah kalau bukan sama akuuu. percaya deeeh Author akan selalu Kabulin permintaan aku" teriak Fisha sejadi- jadinya


Hafidz yang melihat Fisha, segera menghentikan mobilnya keluar dan mendengar apa yang di teriakkan oleh gadis itu


*********************


Hafidz: thorr


Author:apa.?? ngomong aja luh..."


"kenapa tinggkah Fisha kayak gitu sih." jadi merinding sendiri nih."


"ya nggak pp, dia cocok kok ama elu." elukan kayak es balok terlindas mobil, makanya gue jadiin lho ama sih Fisha." gadis centil buatan gue.. senang kan loe.?? punya cewek yang suka nyosor duluan..nikmatin aja dech." nggak usah protes."!!

__ADS_1


Hafidz: ya elaaah thor kejam.banget lho nyiksa gue😭😭


__ADS_2