Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 89


__ADS_3

Setelah sarapan Keduanya telah bersiap untuk pulang kerumah orang tua Fisha



" Kayaknya kita nggak jadi kerumah Adeek nih." soalnya ini Mama ngirim pesan, kita disuruh balik kerumah Abang dulu, gimana."?? ucap Hafidz setelah mereka berada didalam mobil



" Yaah mau gimana, nggak pp."!! ucap Fisha singkat


" Deek nggak marah."?? tanya Hafidz lembut


" Nggak lah Bang." orang tua Abang kan orang Tua Fisha juga." ucap Fisha tersenyum ke arah Suaminya


" Hmmm kayaknya ada acara ngumpul keluarga gitu, kata Mama orang Tua Deek Fisha juga datang."!! ucap Hafidz setelah membaca pesan dari Mamanya


" Yaaa bagus dong,"berarti kita bisa ngumpul bareng." ucap Fisha tersenyum


" Ooh iya Deek gimana Nilai- nilainya Kemarin."udah selesai semua."?? tanya Hafidz menjalankan mobilnya perlahan


" Alhamdulillah Bang tinggal satu." ucap Fisha singkat


" Maksudnya??tanya Hafidz bingung


" Yaa tinggal satu aja yang belum." Desain." Fisha bingung mau gambar apaan." kebanyakan mikirin Abang Ustadz sih." mumet kan jadinya." ucap Fisha


" Hmmmm salah sendiri mikirin Abang" Abang kan nggak minta." ucap Hafidz mengejek Istrinya


" Oooh gitu...: oke..oke Fisha nggak akan mikirin Abang lagi." ucap Fisha kesal

__ADS_1


" Jangan Dong." sekarang kan Abang sudah jadi suaminya." kalau nggak mikirin Abang terus mikirin siapa Dong."!!??tanya Hafidz tersenyum melirik Istrinya sekilas


" Mikirin Abang Wookie lah."!! ucap Fisha sarkas


" Hmmm kebanyakan nonton Drama korea rupanya." jadi tingkat Halunya juga tinggi, kalau suruh pilih Abang Wookie atau Abang yang ini, kira- kira pilih siapa nih."?? tanya Hafidz menunjuk dirinya sendiri


" Pilih Abang Wookie lah."!! ucap Fisha singkat


" Duuh kasihan benar ya Nasib Abang, punya Istri tapi lebih milih cowok lain." ckckk." gumam Hafidz pura- pura mewek


" Biarin."!!! seru Fisha cuek menatap kearah luar jendela


Hafidz hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu,dan melajukan sedikit mobilnya karena keluarganya sudah menunggu kedatangan mereka


Setengah jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di Areal rumah keluarga Hafidz, dari depan sudah terlihat dua buah mobil sedang terparkir


" Assalamualaikum Maa..Paa." sapa Fisha dan Hafidz bersamaan sambil menyalami kedua orang tua mereka


" Ciiiieee pengantin baru." seru Hafidzah menyalami Abangnya dan juga Kakak iparnya secara bergantian


" Hmmmm mulai deh." seru Fisha menyindir Hafidzah lalu duduk tidak jauh dari keluarganya di ikuti Hafidz disampingnya


" Iih biarin." gimana dah buatin ponakan Fidzah belum."?? tanya Hafidzah menggoda kakak iparnya


" Iih Fidzah pikirannya jorok melulu deh." ucap Fisha menahan malu


" Yaa eelah nanya gitu doang." emang nggak boleh ya."?, tanya Hafidzah sewot


" Dijawab tuh Bang pertanyaan Adeknya."!! seru Fisha kesal

__ADS_1


" Iiiiih kak Fisha."!! kok manggil Abangnya Fidzah dengan Abang juga."!! tanya Hafidzah sewot


" Ya suka- suka aku dong."!! seru Fisha


" enggak pokoknya ganti yaa, manggil apa kek, asal jangan Abang ya, "!!enaak aja masa panggilannya Fidzah di ambil juga." cukup Fidzah aja yang boleh manggil Abang Ke Bang Hafidz."protes Hafidzah


" Nggak mau Aah, Suka- suka aku lah, orangnya aja nggak keberatan kok."!! ucap Fisha yang masih kekeh


" Tubuhnya bisa jadi suaminya K Fisha, tapi tetap aja Abang Hafidz itu Abang kandung aku." udah deh k Fisha cari panggilan lain deh." sayang kek darling kek atau apalah yang penting bukan Abang."!! seru Hafidzah tak mau kalah


Mendengar Istrinya dan Adiknya berdebat seperti itu Hafidz hanya menggeleng kepala, merasa Frustasi sementara yang lainnya hanya terkekeh



" Yaa Allah untung istriku hanya satu, coba kalau dua, dan tingkahnya kayak mereka berdua,' bisa- bisa belum malam pertama aja sudah mati duluan." jantungan liat kelakuan mereka." ucap Hafidz dalam hati


" Ya sudah" aku panggilnya Hafidz aja kalau gitu." ucap Fisha mengalah dan langsung saja mendapatkan tatapan dingin dari suaminya


" Iiiiiihh kak Fisha nggak sopan banget dech." masa suaminya dipanggil nama doang." ucap Hafidzah


" Hmmmm panggil Kun phi aja kali yaa, biar berasa kayak orang thailand." ucap Fisha


" Panggilnya Hubby aja atau Bee juga boleh." ucap Hafidz sok romantis ( Habibie disingkat jadi Bee )



" Boleh juga"!! so sweet." terus saya dipanggil apa dong."!!?? tanya Fisha senyum- senyum


"Hmmm ada deh." ucap Hafidz tersenyum menatap Istrinya

__ADS_1


__ADS_2