
Proses Ijab kabul dan tukar cincin pun telah selesai, Kini keduany tengah duduk bersimpuh didepan kedua orang tua mereka secara bergantian, ada keharuan dan kebahagian disana yang bercampur menjadi satu...
" Maa,Paa Maafkan segala kesalahan Fisha, dan restuin Fisha dalam menjalankan rumah tangga Fisha." ucap Fisha menitikan air mata dan memeluk kedua orang tuanya secara bergantian
" Nak Hafidz.." Bapak serahin Fisha kepada Kamu, tolong jaga dia, bimbinglah dia dengan baik agar bisa menjadi istri yang sholehah buat kamu
"Jangan sakiti hatinya lagi dan apabila suatu hari nanti ,Nak Hafidz tidak menginginkan dia lagi, Tolong kembalikan dia kepada Kami secara baik- baik seperti Nak Hafidz memintanya seperti sekarang ini" Ucap Pak Tami mengelus pundak Hafidz dan juga Fisha secara bergantian
" Insya Allah saya tidak akan pernah menyia- nyiakan Amanah yang Bapak dan Ibu berikan kepada saya, saya akan selalu menjaganya dan Memperlakukannya dengan sebaik- baiknya." ucap Hafidz
Setelah acara Sungkeman dan Berfoto bersama kini keduanya tengah duduk kembali untuk menyambut tamu yang ingin memberikan doa restu..
Saat itu yang Hadir hanya Keluarga besar dari kedua belah pihak, karena proses ijab kabul itu hanya dihadiri pihak terdekat saja
Terlihat Hanan dan Nana sedang berada di antara tamu undangan tersebut..
" Selamat ya Fisha dan juga Ustadz Hafidz nggak nyangka ya, Ustadz takluk juga ama ni anak." ucap Nana Memeluk dan mencium Fisha
" Haaaiis Nana masa ciuman pertama aku di pipi di ambil sama kamu sih."!! seharusnya kan.?? ucap Fisha spontan dan melirik ke arah suaminya yang hanya diam
" Yaa Elaah Fisha, entar malam juga dapat kok, ya kan Ustadz."?? seru Nana sehingga membuat wajah Fisha dan Hafidz memerah
" Shiit sialan si Nana" pake ngomong di hadapan Ustadz lagi..Aduuh kok jadi grogi gini sih." ucap Fisha dalam hati menelan salivanya
" Selamat ya Fisha." Bro selamat yaa." Akhirnya cewek yang akhir- akhir ini bikin kamu sakit kepala Dah Sah jadi Istri." ucap Hafidz memeluk Hafidz
__ADS_1
" Makasih ya Kak udah mau datang." ucap Fisha tersenyum
Setelah dua Jam menyambut Tamu kini keduanya sedang istirahat dikamar yang telah disediakan oleh pihak W.O, karena setelah Isya Resepsi pernikahan mereka akan digelar kembali
Sekarang masih penunjukkan pukul tiga sore, masih banyak waktu yang mereka gunakan untuk istirahat
Fisha Duduk ditepi ranjang, bingung sendiri entah apa yang harus dilakukannya,kini dirinya merasa canggung untuk menyapa lelaki yang kini telah menjadi suaminya itu,
Keberanian yang dulu sering digunakan untuk merayu Hafidz kini telah sirna, sekarang dirinya seperti kucing basah, yang diam kaku tampa bersuara
" Dek Fisha mandi dulu gih."!! ucap Hafidz yang baru keluar dari kamar mandi dan telah menggunakan pakaiannya
" Terus ini."?? sambil menunjuk sanggul yang melilit dihijabnya, yang sulit untuk dikeluarkannya
" Saya bantuin yaa."?? ucap Hafidz mendekati Fisha dan mengeluarkan sanggulan yang melilit dihijab Istrinya itu
"Aaigoo harum bangeet sih." duuh bikin ngileer aja." mana rambutnya masih basah gitu lagi.'apalagi pake kaos putih gitu "Dada bidangnya.ooh tidak roti sobeknya kelihatan juga." Ampuni Hamba ya Allah telah terpesona dengan Mahluk dihadapanku ini.oooh pengeeen dipeluuuk." ucap Fisha dalam hati sambil senyum- senyum sendiri
" Dek Fisha.!! sapa Hafidz menyentuh pundak Fisha yang masih tertegun sambil tersenyum sendiri
" Oh Iya Ustadz, kenapa."?? tanya Fisha kaget
" Dek Fisha yang kenapa."?? kok sedari tadi senyum- senyum sendiri."tanya Hafidz duduk disamping Fisha
" Nggak kok,!! saya mandi dulu."!!,ucap Fisha bergegas masuk dikamar mandi, dirinya tidak mau Hafidz mengetahui apa yang dipikirkannya
__ADS_1
" Dasar gadis aneh." dan itu yang buat aku merasa kehilangan apabila kamu tiada dihadapanku." ucap Hafidz tersenyum geleng- geleng kepala
" Ustaadzz." panggil Fisha dari kamar Mandi
" Ada apa Dek Fisha."?? tanya Hafidz bergegas mendekati kamar Mandi
" Bajunya kelupaan."!! bisa tolongin diambilin nggak ."?? tanya Fisha yang masih berada dalam kamar mandi
Hafidz meneliti satu persatu pakaian yang berada di koper Fisha yang telah disiapkan oleh keluarganya, Hafidz kaget ketika melihat perlengkapan Kewanitaan Fisha yang berada disela- sela pakain tersebut dan buru- buru menutup kembali koper setelah mengambil satu stel pakaian beserta Hijabnya
Setelah memberikannya kepada Fisha, Hafidz duduk kembali ditepi ranjang dan telah menggunakan pakaian sholatnya
" Kita sholat Ashar berjamaah ya.?? ucap Hafidz setelah melihat Fisha keluar dari kamar mandi
" Iya Ustadz." ucap Fisha singkat
" Sini duduk dekat saya." ucap Hafidz menepuk sisi ranjang disampingnya dan Fisha pun duduk disampingnya
" Biarkan saya yang pakaikan buat Kamu." ucap Hafidz sambil memakaikan Mukena ke Fisha
" Tapi saya bisa sendiri Ustadz." ucap Fisha kaget dengan perubahan Suaminya itu
__ADS_1
"*Hmmm so sweet banget sih kamu Ustadz, bikin tambah cinta aja." nggak sia- sia aku ngejar kamu." ucap Fisha tersenyum dalam hati
*****Like Vote dan komen yaa****