
Wajah Hafidz memerah mendengar penuturan Adiknya itu...
" Eekheem sok tau kamu Dek."!! ucap Hafidz duduk diruang tamu gelenh- geleng kepala melihat tingkah kedua orang tuanya
" Emang benar Kok." ya Kan Paa.. Maa."?? ucap Hafidzah melirik kedua orang tuanya yang telah duduk didekat Hafidz
" Sejak kapan Papa sama Mama jadi tukang ngintip gitu."?? tanya Hafidz datar
" Yeeeah enak aja sapa yang ngintip coba." Papa sama Mama itu lagi nangkapin nyamuk tau."!! ucap Ibu Rania menyangkal karena dirinya Tau kelakuan Anaknya satu itu
" Udah dech Maa, jujur aja kenapa sih."!! ucap Hafidz tampa ekspresi menatap ke arah Mamanya yang tersenyum
" Iya dech." kita ngaku." habisnya Mama kepo banget."!! terus gimana."?? tanya Mamanya ingin tau
" Iya Nak gimana?? kamu sudah ngomong."?? apa perlu papa bantuin."?? tanya Papanya buka suara.
" Sudah Paa."!! ucap Hafidz dengan wajah datarnya
" Terus rencana kamu gimana."??? tanya Pak Dani
" Hafidz sendiri yang akan bicara langsung ke orang tuanya Paa."jadi Papa sama Mama," cukup temanin Hafidz aja." ucap Hafidz serius
" Lho kok gitu."?? tanya Mama bingung dengan keinginam anaknya itu
" Ya Hafidz pengen sendiri yang meminta ke orang tuanya secara langsung." biar Fisha tambah yakin kalau Hafidz serius ingin Hidup bersama dia." ucap Hafidz dengan wajah serius
" Ya kalau itu keinginan kamu." papa sama Mama malah bersyukur, berarti kamu lelaki yang mau mempertanggung jawabkan perkataannya sendiri."!! papa bangga sama kamu." ucap Papanya tersenyum
" Kayaknya ada yang jadi Bucin nih." heheeehe seru Hafidzah tertawa
__ADS_1
" Apaan sih Deek."!! ucap Hafidz menatap Tajam ke arah Adiknya
" Lusa kita kerumahnya gimana."?? tanya Papanya
" Iya Paa." lebih cepat lebih bagus." ucap Hafidz singkat
" Ya sudah sekarang kita istirahat aja dulu." nanti kita bahas lagi besok." Adek tidur gih." besok kuliah kan?? ucap Ibu Rania menatap Hafidzah yang telah beranjak menuju kamarnya
Sementara Fisha yang sudah sampai dirumahnya, nampak kegirangan dan bergegas masuk kedalam kamarnya.. Mamanya yang sedang duduk diruang tengah menatap Heran melihat Fisha senyum- senyum sendiri
Keesokan Harinya Fisha berangkat kekampus dan disambut Hangat oleh Nana dan Hanan yang kebetulan Akhir- akhir ini tengah dekat
" Fishaa."!! Aigoo aku kangen tauu sama kamu.!! ucap Nana memeluk sahabatnya itu
" Gimana kabar kamu Fisha."?? tanya Hanan
" Alhamdulillah Kak seperti yang Kakak lihat." ucap Fisha tersenyum melepaskan pelukannya dari Nana
Mereka bertiga asyik bercerita, dan Fisha menceritakan pengalamannya sewaktu dipesantren.
Tidak lama kemudian dari kejauhan terlihat Hafidz dan Hafidzah yang baru datang itu menghampiri mereka
" Assalamualaikum" ucap Dua bersaudara itu bersamaan
" Waalaikum salaam." ucap Hanan dan juga Nana, berbeda dengan Fisha yang ingin sekali menggoda Hafidz
" Waalaikum saalaam calon Imamku."!! yang ketampanannya nggak pernah luntur." ucap Fisha tersenyum ke arah Hafidz yang menatap Fisha tampa ekspresi
Mendengar ocehan Fisha, Nana dan Hanan tercengang melotot kaget, sedangkan Hafidzah hanya tersenyum melihat kelakuan bakal calon kakak iparnya itu
__ADS_1
"Astaga Fisha" aku Pikir selama berbulan- bulan ninggalin kita, kamu bakalan lupain godain Ustadz." ternyata enggak toh."!! seru. Nana yang kaget dengan sifat.Fisha yang tak pernah berubah
" Iyaa Yaah.." Hehhehee."!! maaf ya Allah aku khilaf lagi." ucap Fisha tertawa
sekitar sepuluh menit mereka berkumpul dihalaman kampus, Hanan dan Hafidz segera menuju kelasnya, karena 5 menit lagi perkuliahan akan dimulai..
" Saya tunggu ditaman Kampus,.Ajak Hafidzah juga," saya mau ngomong."!! ucap Hafidz pelan berbisik ketika berjalan melewati Fisha sehingga membuat Fisha salah tingkah dan membuat Nana dan juga Hanan menaruh curiga kepada keduanya
Setelah mengikuti perkuliahan Hafidz nampak duduk dibangku taman menunggu kedatangan Adiknya dan juga Fisha yang masih mengikuti perkuliahan
"Assalamualaikun Ustadz." sapa Fisha tiba- tiba sudah berada disampingnya bersama Hafidzah
" Waalaikum salaam Dek Fisha." ucap Hafidz melirik sekilas ke arah Fisha
" Bang.. adek tungguin disitu ya."!! ucap Hafidzah setelah mendapat anggukan dari kakaknya itu,melangkah meninggalkan keduanya dan berdiri tidak jauh dari taman
" ustadz mau ngomong apa."?? tanya Fisha serius namun masih berdiri
" Insya Allah besok saya kerumah kamu."!! ucap Hafidz melirik ke arah Fisha
" Whaat seriuus Ustadz."?? kok cepat bangeet."!!tanya Fisha kaget tidak percaya
" Dek Fisha keberatan.?? tanya Hafidz dengan wajah serius
" Yaa bukannya gitu Ustadz..kaget aja tauu." ucap Fisha seakan tidak percaya dengan apa yang didengarnya
__ADS_1
" Kan Dek Fisha sendiri yang pengen saya ngebuktiin kata- kata yang saya ucapkan semalam."
" Dan saya juga khawatir Dek Fisha akan pergi lagi tanpa pamit."!! hal itu sangat menyiksa dan menyakitkan hatiku sendiri."!! ucap Hafidz menatap kearah Fisha