
Fisha berusaha mencerna perkataan Hafidz, dan berpura- pura acuh tak acuh dengan ucapan Hafidz
" Ooh jadi menurut Ustadz, hanya aku aja nih yang diminta Selalu mencintai Ustadz gitu."?? sementara Ustadz sendiri gimana."?? apa bisa kayak gitu juga."?? tanya Fisha menatap Hafidz Nanar
"Iyaa,saya akan selalu berusaha nyimpan Dek Fisha disini."?? ucap Hafidz menyentuh Dadanya sendiri
" Aaah Ustadz, sudah dech jangan kayak gini donk bercandanya" aku tau" Ustadz ngomong kayak gini hanya buat ngehibur aku aja kan?? ucap Fisha tidak termakan dengan ucapan Hafidz
" Ustadz tenang aja dech" selamanya Ustadz akan selalu aku cintai" nggak akan kehapus dech dari hati." tapi jangan kayak gini dong Ustadz bercandanya." Bikin aku bapeer tauu."!!ucap Fisha lagi yang masih menganggap Hafidz bercanda
" Saya serius Dek Fisha."!! ucap Hafidz menyakinkan Fisha
" Udahlah Ustadz aku nggak mau yaa, hidup dalam hayalan semata, kata- kata Ustadz barusan itu bisa- bisa bikin aku nggak tidur entar' saking bapeernya."!! ucap Fisha yang masih saja menganggap Perkataan Hafidz hanya candaan untuk menghibur dirinya
" Saya ini lelaki sejati kali Dek Fisha" Apa yang saya Ucapkan Bukan kebohogan Belaka."!! ucap Hafidz menatap Fisha dalam
" Jadi maksud Ustadz..?? tanya Fisha menatap Hafidz meminta penjelasan yang sejelas- jelasnya
" Ijinkan saya masuk dan hidup dalam kehidupan kamu dan membuat kamu bahagia Sekarang, Dan Seterusnya sampai Ajal yang akan menjadi pemisah antara kita berdua."!!ucap Hafidz dengan Nada seriusnya
" Ooh Ya Allah so sweet.. alangkah romantisnya kata- kata ini" bikin hatiku meleleh aja." tapi kok Ustadz bisa- bisanya dia ngomong romantis kayak gini" kaya pecinta sejati aja."!! kesambet kali yaa."!! gumam Fisha dalam hati tersebut senyum- senyum sendiri
__ADS_1
" Dek Fisha kenapa."?? kok senyum- senyum sendiri.!! tanya Hafidz yang merasa aneh melihat Fisha tersenyum sendiri
" Nggak aku bapeer aja dengan kata- kata Ustadz." Ustadz nggak lagi mimpi kan atau lagi sakit kan."?? ucap Fisha mendekati Hafidz dan ingin menyentuh Jidat Hafidz untuk memastikan Hafidz serius dengan perkataanya atau tidak
" Dek Fishaa saya sehat aja kok dan nggak kesambet juga." Dek Fisha nggak percaya dengan semua ucapan saya."?? ucap Hafidz memundurkan langkahnya
" Nggak percaya." kemarin- kemarin aja Ustadz nggak mau lihat saya."!! tapi kok malam ini Ustadz jadi sok romantis deh kata- katanya."!! ucap Fisha pura- pura cuek untuk menutupi kebahagianya
" Hmmmm Udah aah," aku mau pulang."nggak percaya sama kata- kata Ustadz" sebelum ada buktinya." Ucap Fisha membalikan tubuhnya menyembunyikan senyuman Bahagianya
Ingin rasanya dia lompat- lompat saking bahagianya" Dia tak pernah menyangka bahwa Ustadz sekarang mengiginkan dirinya Untuk hidup bersama dengannya
" Aduuuh." pekik Fisha sambil memegang jidatnya
" Hati- hati Dek Fisha," tiangnya dari beton lho bukan dari plastik."!! ucap Hafidz tersenyum mendekati Fisha,.sementara Wajah Fisha memerah mendengar ledekan Hafidz kepadanya
" Sakit."?? tanya Hafidz melihat jidat Fisha tampa menyentuhnya
" Nggak Kok Ustadz."!! ucap Fisha menatap Hafidz yang begitu dekat dengannya kini
" huuu ya Allah." bau tubuhnya harum bangeet apalagi dada bidangnya ." yaa ampun nggak sabar pengen dipeluk sama dada bidangnya." Astagafirullah, mikir apa sih.!!?? sadar woii sadar." hadeuuh ini otak mulai ngeerees lagi dech."!! ampuni hamba ya Allah." hamba khilaf" gumam Fisha dalam hati mulai berpikir aneh
__ADS_1
" Sebentar saya ambil obat dulu." ucap Hafidz
" nggak usah Ustadz saya pamit pulang aja." ucap Fisha
" Kamu nggak pp."?? saya antar aja gimana."?? ucap Hafidz menawarkan diri karena khawatir Fisha pulang sendiri
" Nggak Usah lebay dech Ustadz" saya nggak sekarat kalii." hanya kepentok doang." makasih ya atas perhatiannya." ucap Fisha melangkah ke arah mobilnyq di ikuti Hafidz dibelakangnya
" Assalamua' alaikum." ucap Fisha lagi masuk kedalam mobil
"Waalaikum salaam." Dek Fisha tunggu aja." saya akan buktiin ucapan saya tadi serius." ucap Hafidz tersenyum ke arah Fisha
" Ditungguin Ustadz." ucap Fisha tersenyum salah tinggkah sambil menjalankan mobilnya meninggalkan Rumah Hafidz
Beberapa menit kemudian Hafidz masuk kedalam rumah sambil senyum- senyum dan mendapati keluarganya sedang mengintip dari balik jendela
" Maa Paa." ngapain disitu."?? tanya Hafidz dengan wajah Dinginnya
" Nggak ada kok" kita lagi nangkap nyamuk aja, ya kan Paa."?? ucap Mamanya salah tingkah karena ketahuan Anaknya
" Yaa Elaah si Abang" tadi aja senyum- senyum sendiri habis berduaan sama K Fisha."!!seru Hafidzah tiba- tiba yang kebetulan juga ikut mengintip
__ADS_1