Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 90


__ADS_3

Waktu telah menunjukkan pukul 12 siang, mereka Sholat dzuhur bersama diruangan khusus yang berada dirumah itu, Fisha yang saat itu tengah datang bulan, hanya tidur- tiduran dikamar sambil menunggu suami dan lainnya selesai sholat


" Deek."!! panggil Hafidz setelah masuk kekamar dan melihat Istrinya telah tertidur, melihat istrinya tertidur Hafidz pun ikut berbaring disamping Istrinya


Keduanya tertidur sangat nyenyak dan tampa sadar mereka saling berpelukan


" Iiiiih Abaang."!! nyuri- nyuri kesempatan dalam kesempitan ya."!?? seru Fisha yang keget dengan Suaminya yang tengah memeluknya


" Astagafirullah."!! ucap Hafidz kageet bangun dari tidurnya sembari mengusap wajahnya


" Ada apa sih Dek."?? tanya Hafidz lagi gusar menatap Istrinya datar


" Abang sengaja kan"?? nunggu Fisha tidur biar bisa peluk- peluk." ucap Fisha melirik suaminya


" Astagafirullah Deek" Abang kira kenapa, kalau bukan Adek, terus siapa dong yang dipeluk."?? tanya Hafidz kesal sesungguhnya saat ini dirinya begitu sangat mengantuk


" Yaaa peluk guling aja."!! ucap Fisha singkat


" Hmmmmm belum nikah aja suka banget godain Abang, sekarang setelah nikah, Abang malah disiksa kayak gini." ucap Hafidz pura- pura mengeluh lalu membaringkan tubuhnya kembali


Melihat suaminya memalingkan wajahnya ketempat lain, Fisha tiba-tiba merasa bersalah karena sudah berlaku tidak baik pada suaminya itu


" Maafin Fisha Bang."!! ucap Fisha menghaburkan dirinya memeluk suaminya dari arah samping

__ADS_1


" Hmmm Kena kan."!! akhirnya meluk sendiri juga tampa diminta." gumam Hafidz dalam hati tersenyum kecil pura- pura merajuk, dan masih enggan berbalik ke arah Istrinya


" Bang balik sini donk." kan Fishanya disini." ucap Fisha membujuk suaminya Namun masih dicuekin oleh Hafidzz


" Okey cara lembut nggak berhasil, Hmmm kita pakai cara kasar," liat aja entar. "!! gumam Fisha dalam hati lalu tersenyum tipis memikirkan idenya


" Siap beraksi."!! lirih Fisha tertawa kecil


Fisha mulai membuka hijabnya, dan mengganti pakaiannya, kini dirinya Bak Dancer, hanya menggunakan celana pendek dan kaos tampa lengan yang sengaja dia selipkan dibawah pakaiannya


Dirinya memutar Musik bergendre romantis yang sengaja disambungkan lewat speker yang berada dikamar suaminya, sesungguhnya Hafidz sekarang ini begitu penasaran dengan apa yang dilakukan Istrinya itu, namun dirinya enggan untuk melihat


Tiba- tiba Mata Hafidz dibuat melotot karena kaget melihat Istrinya tengah bergoyang dan menari meliuk- liukan tubuhnya dan itu dilakukannya didepan matanya sendiri


Merasa diperhatikan , Fisha sengaja menggoda suaminya dengan cara mendekatinya dan memperlihatkan paha mulusnya itu, mengerlingkan matanya dan bertingkah sok seksi menggigit bibirnya sendiri


Hafidz yang merasa dipermainkan oleh istrinya itu hanya diam, berusaha menahan sesuatu disana, tak sampai disitu Fisha malah berani menciumi pipinya, sehingga membuat Hafidz Frustasi, karena sudah tidak tahan dengan tingkah istrinya itu Hafidzpun beranjak dan mematikan sambungan dari spekernya


" Iiih Abang kok dimatiin."!! seru Fisha pura-pura marah


" Hmmmm jangan godain Abang kayak gitu dong Deek."!! Deek nggak kasihan sama Abang."??ucap Hafidz menatap Istrinya dalam


" Abisnya Abang ngeselin." dah dibujuk juga tapi nggak mau liat Fisha tadi." ucap Fisha memanyunkan bibirnya

__ADS_1


" Heuuummm ada- ada aja." kalau tadi Abang nggak tahan, emangnya adek mau tanggung jawab.'?? tanya Hafidz menggoda istrinya sehingga membuat wajah Fisha memerah


" Iiih Abang."!! seru Fisha mencubit pelan suaminya


" Tapi makasih lho udah ngasih bonus." ada siaran livenya lagi." ucap Hafidz terkekeh


"Iya siaran live yang buat Abang Nahan Nafas kan."? ucap Fisha melirik suaminya


"Iya."!! sekarang mandi gih, liat tuh keringatnya."!! ucap Hafidz menyaput keringat yang melekat diwajah istrinya dan di angguki oleh Fisha


Setelah membersihkan keringatnya ," Fisha bergegas masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya, tidak lama kemudian dirinya keluar dengan pakaian sudah lengkap



" Hmmmmm.. boleh Abee peluk."?? tanya Hafidz bersandar didinding itu menyebut Namanya sendiri dengan sebutan Abee ( Habibie/ hubby)


" Boleh kok Bie."!! ucap Fisha tersenyum menyembunyikan wajahnya


" Makasih yaa sayangku."!! ucap Hafidz memeluk dan melingkarkan tangannya dipinggang Istrinya, sesekali mencium cuping telinga Istrinya itu


" Hmmmm apa."?? aku dipanggil sayang."?? ooh ternyata suamiku bisa juga seromantis ini, kirain Es batunya nggak bakalan cair." gumam Fisha dalam hati senyum- senyum gaje


**tinggalkan jejak yaa**

__ADS_1


__ADS_2