
Hafidz tersenyum kecil mendengarkan ocehan Gadis yang ada disampingnya itu,
Tanpa mereka sadari Hanan telah lama berdiri memperhatikan keduanya..
" Ekkkheem.. serius amat ngobrolnya." ngomongin apa sih."?? tanya Hanan yang telah berjalan mendekati mereka berdua
" Eeh K'Hanan bikin kaget aja."!! seru Fisha yang kaget dengan suara Hanan
" Ini minum dulu."!! ucap Hanan memberikan minuman yang dibelinya tadi ke arah Hafidz dan Fisha
" Makasih ya Kak." ucap Fisha mengambil minuman yang diberikan Hanan
" Ganggu nggak nih."?? tanya Hanan melirik Fisha
" Hmmm nggak usah ditanya kalii K" Hanan, emannya K Hanan mau jadi Obat nyamuk karena jagain kita."??? tanya Fisha cuek
" Ya nggak mau lah, tapi nggak baik juga kalian berdua, berdua-duaan entar yang ketiga setan lho."!! ucap Hanan mengingatkan
" Iya aku tau, yang ketiganya setan, berarti Ka Hanan sendiri dong yang setannya."!! ucap Fisha cuek
" Astaga Fisha segitunya, orang cakep gini dibilang setan." ckkckk." Sungguh terlaaluu."!! seru Hanan kaget dibilang setan oleh Fisha
" Cakep apanya,"?? cakepan Ustadz nya aku kok."!! senyum nya aja mahal" apalagi orangnya."!! seru Fisha melirik Hafidz yang diam tanpa ekspresi
" Terseraah dech,"!! ya sudah aku mau ikut nimbrung tuh sama mereka." ucap Hanan menunjuk kebeberapa orang yang sedang mengombrol tidak jauh dari tempat mereka berdiri
__ADS_1
" Iya lebih baik gitu sih K" dari pada jadi obat nyamuk di sore hari gini kan lucu."!! ucap Fisha santai
" Tapi Musti jaga jarak yach, nggak baik lho berduaan terlalu lama." ucap Hafidz melangkah meninggalkan mereka berdua
" Tenang aja Kak, aku nggak akan ngapa- ngapain Ustadz kok." seru Fisha melirik ke arah Hafidz yang hanya diam mendengarkan keduanya berdebat
" Di minum dulu" ucap Hafidz akhirnya membuka suaranya
" Iya Ustadz." ucap Fisha sambil meminum air mineral yang diberikan Hanan tadi
" Ustadz jadi gimana."?? Ustadz serius kan mau nerima lamarannya aku nanti."?? tanya Fisha dengan Mimik wajah seriusnya
" Astagafirullah gadis ini, bercanda apa gimana yaa."?? " gumam Hafidz dalam Hati
" Serius Ustadz."!???? tanya Fisha dengan Mimik Bahagianya
" Heuuummm"!! ucap HafidZ hanya bergumam menanggapi pertayaan Fisha
" Asyiiiik...cihuuùuuy," ucap Fisha melompat kegirangan sehingga dirinya tanpa sadar memeluk Hafidz
Sementara Hafidz yang dipeluk seperti itu Kaget bukan kepalang, wajahnya memerah, bak kepiting yang terkena rebusan air panas
" Astagafirullah hal Adziim, Dek Fisha jangan seperti ini."!!! ucap Hafidz kaget dan menatap dingin ke arah Fisha
" Maaf Ustadz nggak sengaja."!! seru Fisha dengan wajah memerah salah tingkah lalu melepaskan pelukannya
__ADS_1
"Huuuu dasar bodoh,' malu- maluin bangeet, aaaah mau taruh dimana ni muka"duuuh entar Ustadz ngiranya aku cewek gampangan lagi." Gerutu Fisha dalam hati merutuk kebodohan dirinya lalu melangkah mundur kebelakang agak menjauh dari Hafidz
Fisha sangat malu dengan kejadian tadi, sehingga membuat dirinya tak mau mengangkat kepalanya untuk melihat Hafidz
" Lain kali jangan seperti ini Dek Fisha."!!Dek Fisha itu Belum Halal buat saya, apa kata orang nanti, ketika mereka melihatnya."!! ucap Hafidz dingin
" Sekali lagi maaf Ustadz, saya benar- benar tidak sengaja." ucap Fisha yang masih menunduk malu untuk menatap Hafidz
"Nggak PP," lebih baik kita pulang sekarang." karena bentar lagi mau magrib." ucap Hafidz berjalan meninggalkan Fisha yang masih menunduk, sesungguhnya dirinya merasa malu bila menatap Fisha lagi..
Hafidz dan Hanan sudah berjalan ke arah Mobil, sementara Fisha masih berdiam diri di atas dermaga,dia takut Hafidz marah kepadanya dan berpikir macam- macam tentangnya
Meskipun dirinya suka bertingkah aneh, dan agak kegenitan, tapi itu semua dia lakukan hanya kepada Hafidz seorang..
" Ya .Allah ampuni Hamba, tak ada niat sedikitpun untuk memeluk Ustadz,, aaahhh kenapa.jadi gini siihhh." kenapa.siih main nyosor- nyosor aja."!! omel Fisha pada dirinya sendiri
Sementara Dari jauh, Hafidz memperhatikan Fisha yang tidak bergerak dari tempatnya..
" Mungkin aku terlalu kasar padanya.. maafkan saya dek Fisha, tiada maksud untuk melukai hatimu, aku hanya ingin melindungimu dan diriku dari Hawa nafsu yang sesaat.walau bagaimana pun, aku ini lelaki normal dek Fisha. yang menginginkan wanita disampingku." gumam Hafidz dalam hati menarik nafasnya dalam- dalam
" Fidz, sebaiknya kamu hampiri dia lagi, kasian lho,"!! ucap Hanan
" Kita tunggu disini aja."ucap Hafidz melihat ke arah Fisha yang berjalan ke arah mereka
*** Like, vote dan komen yaaa*** makasih
__ADS_1