
Fisha sungguh sangat bahagia, pasalnya lelaki yang dulu selalu menatapnya dingin bahkan enggan melirik dirinya, sekarang telah menjadi suaminya
" Bie kita jalan- jalan yuuk." ucap Fisha yang masih berada dalam rangkulan suaminya
" Emangnya mau jalan kemana." heuummm."?? tanya Hafidz mengeratkan rangkulannya itu
" Kemana aja" ke mall kek atau kemana aja deh" yang penting sama Habie."!! ucap Fisha melirik suaminya dengan ujung matanya
" Iya deh, tapi jangan sekarang yaa." kan kasihan keluarga kita masih ada diluar." ucap Hafidz memainkan jari- jari Istrinya
" Ooh Iya astaga."!! Mama sama Papa masih diluar, kelupaan."!! ya Sudah Fisha keluar dan Habie mandi aja dulu." okey."!!! ucap Fisha melepaskan rangkulan suaminya dan bergegas berlari keluar dari kamar
Melihat tingkah Istrinya seperti itu Hafidz hanya tersenyum kecil, gemes sendiri melihat Istrinya yak sok Imut itu padahal Aslinya suka nyeleneh kelakuannya
Hafidz bergegas masuk kekamar mandi dan membersihkan tubuhnya, tidak lama kemudian dirinya keluar dengan pakaian sudah lengkap menyusul Istrinya yang sedang digoda oleh Adiknya
" Iiiih pengantin baru pengennya ngurung diri terus dikamar." seru Hafidzah setelah melihat Kakak Iparnya yang baru keluar dari kamar
" Iiih Fidzah suka benar deh ngomongnya."!! heehe" ucap Fisha tersenyum
" Hmmmm Dasar K Fisha."!! berarti bentar lagi Fidzah punya ponakan dong."!! seru Fidzah dengan wajag berbinar
" Gimana mau Buat ponakan Buat Kamu, kalau sekarang lagi ada tamu langganan."!! seru Fisha spontan
" Aaaiiisss K Fisha , Malu- maluin" liat tuh pada laitin K Fisha." ucap Hafidzah mengedarkan pandangannya kepada seluruh keluarganya yang geleng- geleng kepala mendengar ocehan Fisha
" Emang benar kok, nggak percaya banget."!! seru Fisha cuek
__ADS_1
" Ekkheem." nggak baik lho ngomong kayak gitu didepan Banyak orang." bisik Hafidz ditelinga Istrinya yang baru keluar dari kamar itu berlalu dan duduk diantara keluarga yang lainnya
" Fidzah sih suka nanya."!! makanya ni mulut nggak bisa dikontrol." ucap Fisha cekikikan sementara Hafidz hanya menatap Istrinya tajam seolah memberikan isyarat kalau yang mereka bicarakan itu tidak layak dibahas di banyak orang
Fisha yang merasa mengerti dari tatapan tajam suaminya itu mencoba megalihkan obrolannya dengan Fidzah
" Dzah kita duduk didepan aja yuuk." ajak.Fisha melangkah keluar dan di ikuti Fidzah disampingnya
Sementara Hafidz yang tengah duduk di antara keluarganya malah dicandain sehingga membuat wajahnya memerah
" Gimana Nak.' sudah berhasil belum.
malam pertamanya.??? tanya Pak Dani tiba- tiba dan Hanya mendapat gelengan kepala dari anaknya
" Lho kok bisa."?? emangnya Fisha nggak mau .?? tanya Ibu Nia mama Fisha kaget
" Deek Fisha lagi ada tamu Istimewah", ucap Hafidz singkat
" Yang sabar Nak jangan dipaksa." Kasihan lho anak orang." ucap Pak Dani menggoda Anaknya
" Hmmmm salah tempat duduk rupanya." gumam Hafidz dalam hati
Setelah berbicara panjang lebar Kedua orang tua Fisha serta yang lainnya berpamitan dan meninggalkan Area rumah keluarga Hafidz
Waktu berputar begitu cepat, tampa terasa sudah seminggu lamanya Fisha dan Hafidz menikah namun keduanya belum juga berhubungan layaknya pasangan suami istri pada Umumnya
Hafidz dan Fisha kini telah berada di Rumah orang tua Fisha,meraka pindah kerumah Fisha dua hari yang lalu,setelah melaksanakan sholat Isya bersama, kini keduanya sedang mengobrol berdua di dalam kamar Fisha
__ADS_1
" Bie besok kekampus.".? tanya Fisha melirik suaminya sekilas yang tengah berdiri
" Insya Allah sayang," kenapa."?? tanya Hafidz mendekati Istrinya yang sedang duduk ditepi ranjang
" Nggak aja, Fisha hanya khawatir sama Fansnya Fisha," entar mereka semua pada ngambek lagi."!! ucap Fisha serius
" Maksudnya.".?? tanya Hafidz mengerutkan Dahinya bingung
" Yaa entar mereka cemburu," habisnya Fisha kekampus besok di temani sama Bodigard tampan."!! ucap Fisha tersenyum
" Hmmm jadi besok Abeenya hanya jadi bodigard aja nih."?? tanya Hafidz mencolek Hidung Istrinya
" Ya enggak." Habie adalah suaminya Fisha yang gantengnya bikin Hati Fisha meleleh dan selalu bikin Fisha ngiler."!! ucap Fisha spontan dan buru- buru menutup mulutnya
Mendengar penuturan Istrinya itu." hafidz hanya terkekeh dengan tingkah istrinya yang tiba- tiba jadi pemalu, padahal aslinya selalu bertingkah nekat
Hafidz menatap istrinya tajam, memperhatikan secara detail wajah istrinya itu, melihat tatapan suaminya yang seperti itu, Fisha beranjak dari duduknya dan berusaha menghindari suaminya
" Sayang sudah seminggu lho kita nikah, masa iya Abee disiksa terus seperti ini."?? keluh Hafidz menahan tangan istrinya dan mendudukanya dipangkuannya
Fisha hanya diam mendengar keluhan suaminya, sesungguhnya dia merasa bersalah kerena membiarkan suaminya tersiksa seperti itu
" Fisha sudah siap kok sekarang."!! ucap Fisha menatap ,menyentuh dan nekat menciumi wajah suaminya
__ADS_1