
Hafidz dan Hanan mendekati jembatan tempat Fisha dan Nana sedang berdiri,bingung entah apa yang dilakukan oleh gadis itu, Raut wajahnya panik, sangat khawatir bila Fisha akan berbuat macam- macam
Sementara Fisha yang tidak sadar akan kehadiran Hafidz dan Hanan.Berteriak kembali dengan kata- kata yang sama untuk meluapkan Isi Hatinya
" Ustaaaaad, Aku cinta Kamuu, kenapa sih Ustadz selalu nolak aku"
" Aku sumpahin yaaa, Ustadz nggak bakalan nikah kalau bukan sama aku" ucap Fisha sambil berteriak bak orang kerasukan
Hafidz yang mendengar teriakan Fisha, Kaget bukan kepalang, wajahnya memerah mendengar kata- kata Fisha, sementara Hanan hanya tertawa terpingkal- pingkal dia tidak kuat melihat tingkah Fisha yang mampu membuat sahabatnya itu mati kutu
" Astagafirullah hal Adziim, Dek Fisha kenapa teriak- teriak seperti orang kerasukan seperti ini."?? tanya Hafidz tiba- tiba sehingga membuat Fisha yang masih berdiri diatas penyangga berbalik karena kaget dengan suara Hafidz
" Ustaadzz, iih bikin kaget aja." ucap Fisha turun dari penyangga
"Dek Fisha nggak malu ya" dilihatin orang- orang yang lewat." dikira mereka orang kerasukan" ucap Hafidz menatap dingin ke arah Fisha
" Emaang beneer kok, Aku lagi kerasukan cintanya Ustadz" ucap Fisha menahan tawa melihat ekspresi kaku Hafidz
__ADS_1
Mendengar Ucapan Fisha, Nana dan Hanan berusaha menyembunyikan tawa mereka, sedangkan Hafidz hanya mampu menarik nafas panjangnya menahan kekesalan dihatinya karena tingkah Fisha
" Astagafirullah hal adziim.ya Allah gadis ini kenapa setiap hari tingkahnya semakin nyeleneh aja,, bukannya insyaf eeeeeh malah nambah kelakuannya." gumam Hafidz yang hanya mampu berkata dalam hati..dirinya sudah tak tahu lagi, apa yang harus dilakukan
" Sudah selesai teriak- teriak nggak jelasnya Dek Fisha".??Tanya Hafidz menahan kekesalannya dalam hati
" Belum."!! jawab Fisha singkat dan itu berhasil membuat Hafidz merasa Frustasi
" Yaa Allah Dek Fisha."!! mau ngapain lagi sih."?? tanya Hafidz berusaha sabar menahan jengkel dihatinya yang sebentar lagi rasanya akan membludak
" Astagafirullah hal adziim2x, kok ada gadis tingkahnya seperti ini."Author loe kok jahat amat ama gue, " udah nikmatin aja, lebih bagus mana gue nyakitin loe atau loe gue bikin kesal kayak gini." seraah dech thor. capeek gue" gumam Hafidz dengan wajah kesal berjalan kearah mobil di ikuti Hanan
Sesampainya di dalam mobil tawa Fisha pecah, dirinya sudah tak kuat lagi menahan tawanya
" Fisha kamu kok jahat banget sama si Ustadz.. nggak liat tadi wajahnya kayak gimana.? kayak kepiting rebus tauu." ucap Nana
" Biarin, senang aja liat ekpresinya." ucap Fisha tertawa lepas
__ADS_1
" Seraàah kamu aja dech." ucap Nana pasrah
Sementara di mobil Hafidz masih dengan kekesalannya, Berbeda dengan Hanan yang sedari tadi menahan tawa akhirnya bisa tertawa lepas, mengingat tingkah nyeleneh Fisha tadi
" Ada yang lucu kah Naan."?? tanya Hafidz dingin
" Iya lucu dengan tingkah Calon Istri kamu itu." ucap Hanan menggoda Hafidz
" Jangan ngomong sembarangan Naan." ucap Hafidz dengan wajah datar
" Tapi kamu sebenarnya suka kan sama dia."?? tanya Hanan
" Ekkhem."nggak usah dibahas."!! ucap Hafidz
Hafidz pun mulai menjalankan mobilnya setelah melihat Mobil Fisha telah bergerak melaju dijalan raya, di ikuti Bus yang berada dibelakang yang semua penumpangnya telah tertidur kecuali pak sopir sendiri yang masih membuka matanya dan melihat kejadian menggemaskan dihadapannya tadi.
" Hayyyy Guys jangan lupa like dan komennya yah serta vote juga lah.😂😂" Makasih!!
__ADS_1