
Setetelah selesai berdebat dengan pikiranny sendiri Hafidz pun kembali masuk kekamarnya
Sementara Fisha yang berada di kampus, sangat gelisah menunggu balasan pesan yang dikirimnya hampir 20 menit ya lalu
" Hufff si Ustadz tega bangeet sama aku." nggak tau apa kangennya aku ini sudah di ubun- ubun."!! gerutu Fisha yang tidak lepas pandangannya dari layar ponsel
" Nunggu balasan pesan kayak nunggu Salju turun aja, Hadeeeh."!! Capeek dech Ustadz." gumam Fisha pada dirinya sendiri,
Setelah bosan menunggu pesan yang tak kunjung berbalas, akhirnya setelah sholat Ashar Fisha memutuskan untuk pulang kerumahnya
" Assalamua'alaikum Maa, ucap Fisha memberi salam setelah sampai didepan pintu rumahnya
" Waalaikum salaam sayang." kenapa tuh muka ditekuk kayak begitu."?? tanya Ibu Nia setelah melihat wajah anaknya yang muram
"Lagi patah Hati Maa." ucap Fisha masuk kedalam rumah dan membanting tubuhnya di atas sofa
" Ekheeem" Patah Hati sama siapa."?? tanya Ibunya penasaran
" Sama Ustadz lah sama siapa lagi." ucap Fisha murung
" Aaah kamu nih" sembarangan aja."!! ucap Ibunya lagi
" Iih Mama nggak percaya banget, Fisha itu lagi patah hati ini Maa, ngirim pesan malah dicuekin."!! gerutu Fisha kesal karena Ibunya tidak percaya kepadanya
" Astaga nih Anak."!! kamu beneran ngirim pesan ke Ustadz."?? tanya IbunYa keget tidak percaya
" Iih Mamaa, masak sama anak sendiri nggak percaya."!! ucap Fisha cemberut
__ADS_1
" Kamu itu anak perawan sayang, masak iya ngirim pesan lebih dulu ke cowok, mana Ustadz lagi." ckckkck" gerutu Ibunya tidak habis pikir dengan kelakuan anaknya
"Habisnya Fisha kangen banget," Seperti Kata Dilan" jangan rindu, rindu itu berat biar aku saja." seru Fisha jujur kepada Ibunya
" Astaga sayang" kamu ini.cewek lho" nggak malu sama si Ustadz" entar dikiranya kamu ini cewek apaan." gerutu IBunya yang tidak percaya dengan kelakuan anaknya
" Biarin"!! pusing Amaat"!!Fisha nggak peduli yang penting yang Fisha tau, Fisha suka sama si Ustadz ganteng yang bikin salfok itu." seru Fisha nyengir
" Kamu suka sama si Ustadz itu."?? tanya Ibunya keget bukan kepalang
" Huu'uuum" bukan lagi suka Maa, tapi Fisha cinta Maa sama Ustadz Hafidz, Fisha pengen dia jadi Suami Fisha."!! ucap Fisha memeluk Ibunya yang sedang duduk disampingnya
" Tapi sayang" Emang Ustadz juga suka sama kamu."?? tanya Ibunya Faham dengan perasaan anaknya
" Nggak tau Maa" Fisha bingung dengan perasaannya Ustadz ke Fisha." ucap Fisha berkata jujur
" Yaa Fisha siap Mundur Maa, itupun kalau Ustadz memang benar- benar nolak Fisha," ucap Fisha yang masih memeluk Ibunya
" Terserah kamu aja dech." tapi jangan berlebihan Nak,jangan buat si Ustadz malu, kamu harus jaga wibawanya juga." ucap Ibunya menasehati
Setelah berbicara panjang lebar, Fisha bergegas masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan diri dan melaksanakan sholat Magrib
**************
Keesokan Harinya setelah menyiapkan berkas pendaftarannya Hafidz dan Hafidzah bergegas kekampus dengan menggunakan mobil
" Bang Entar sampai dikampus" ajak Adek jalan- jalan yach." pinta Fidzah kepada Hafidz
__ADS_1
" Hmmmm, Insya Allah Abang nggak janji,." Ucap Hafidz datar
" Memangnya Abang mau kemana."?? tanya Fidzah melirik Hafidz yang fokus dengan kemudinya
" Abang ada kuliah, Jam sepuluh."ucap Hafidz tampa melirik ke arah Adiknya
" Okelah, tapi Abang temenin kan buat Daftar."?? tanya Fidzah
" Hummm." sahut Hafidz dengan bergumam
"Waduh punya Abang kok gini amat yaa." ngidam asem jawa kali ya si Mama, sampe punya abang sifatnya kayak asam jawa gini." nggak ada manis- manisnya, senyum dikit kek." iiiih kok ada juga sih cewek naksir dia." ucap Fidzah dalam hati melirik Hafidz ngeri
"tapi....kalau diperhatiin, Abang gue kok ganteng banget yaach." hiiihhii." Seru Fidzah dalam hati lalu tersenyum menatap Hafidz
Setelah sepuluh menit berkendara, keduanya telah sampai didepan Kampus, Hafidz memarkirkan mobilnya di Parkiran..
" Ayo turun." pinta Hafidz setelah selesai memarkir mobilnya
" Sabaar dikit kenapa sih Bang." seru Fidzah kesal
" Ayo buruan" Abang ada jam kuliah nih lima belas menit lagi." Ucap Hafidz berjalan kearah ruang dekan Fakultas tehnik di ikuti Hafidzah disampingnya
Semua mata tertuju kearah mereka berdua, karena tidak biasanya Hafidz berada di Fakultas itu apalagi bersama seorang gadis,
Berbagai macam komentar yang terdengar, mereka sangat memuji kecantikan dan ketampanan kedua kakak beradik itu.
" Hmmmm si Ustadz sama siapa tuh."??
__ADS_1
" Iih cantik banget, cocok sama Si Hafidz, wajah mereka mirip." itulah berbagai macam komentar yang mereka dengar saat.melintas masuk keruang dekan