
Setelah mandi dan berganti pakaian Hafidz menyusul Istrinya yang sedang menunggu diruang makan..
" Duduk sini bie." lama bener mandinya bie."?? ucap Fisha menarik kursi disampingnya sembari bertanya
" Kan bersih- bersih sayang."!! ucap Hafidz singkat
" Nih sarapan dulu,.biar tenaganya balik lagi."!! ucap Fisha berbisik sambil menyodorkan piring yang sudah berisi Nasi goreng ke hadapan suaminya
" Makasih sayang."!! ucap Hafidz tersenyum menatap Istrinya dan hanya dibalas senyum oleh Fisha
Melihat Anaknya begitu lihai mengurus suaminya,Ibu Nia dan juga suaminya ikut tersenyum, dan bahagia. karena putri tunggal mereka dinikahi oleh orang yang tepat
" Mama senang sayang." ternyata kamu tumbuh jadi gadis yang lihai dan pandai mengurus suami." ucap Ibu Nia menatap Anaknya Haru
" Ya iya dong Maa, entar kalau nggak lihai ngurus suami, bisa- bisa ada jalan buat pelakor masuk ngerebut suami Fisha." ucap Fisha sekenanya
" Hussss kok ngomongnya gitu."!! ucap Mama Nia menegur Fisha
" Emang benar kok Maa." apalagi sekarang Pelakornya sudah merajalela." Fisha nggak maulah Suaminya Fisha direbut." Jadi Fisha harus Jadi Istri yang lihai urusin suami." iya Kan Bie."?? ucap Fisha panjang lebar menatap suaminya
" Ooooh Iya."!! ucap Hafidz kaget ditanya seperti itu oleh istrinya,.Sementara Ibu Nia dan suaminya Hanya geleng- geleng kepala
Setelah sarapan Keduanya Pamit pergi ke kampus, Hari itu Hafidz memiliki jadwal kuliah siang dan sorenya Dirinya Harus mengisi Kegiatan Kajian Dimusholla yang sudah seminggu ini tak di isinya karena kesibukkan mengurus pernikahannya tempo hari ditambah lagi cutinya setelah menikah
" Bie entar makan siang bareng yaa.? ucap Fisha setelah sampai didepan Kampus
__ADS_1
" Insya Allah sayang." Abee nggak janji yach." Abee ada kuliah siang soalnya." ucap Hafidz menatap Istrinya
" Yaa elaah Bie." sama istri sendiri masak nggak bisa."!! ucap Fisha memanyunkan bibirnya
" Bukan nggak bisa sayang." Abee bilang tadi, nggak janji." udah sana masuk kelas." ucap Hafidz datar
" Mulai dech pasang tampang kayak gitu." shiit."!! ucap Fisha kesal sendiri melihat tampang suaminya yang datar
" Abee kekelas dulu, entar kalau ada waktu kosong," nanti Abee ajak makan". ucap Hafidz menatap Istrinya yang mulai kesal
" Sudah sana pergi." ucap Fisha melangkah
" Heeyy sudah lupa kalau yang di ajak ngomong tadi suaminy."?? panggil Hafidz menghentikan langkah Fisha lalu mendekati Istrinya
" Tauu Aah." sungut Fisha mengambil tangan Hafidz dan menciumnya
" Kok Bisa yaa, dia jadi sensitif begitu." jadi sering ngambek." sifat baru kali yh"? gumam".Hafidz dalam hati lalu tersenyum
setelah melihat Istrinya telah melengos pergi
Tidak lama kemudian dirinya pun ikut pergi setelah bayangan Istrinya sudah menghilang diantara dinding yang menjadi pembatas antara ruang satu dengan lainnya
Sementara dikelasnya Fisha sudah disambut dua sahabatnya, yang salah satunya telah menjadi adik iparnya
__ADS_1
"Fishaaa" hmmm kangeen tauuu." ucap Nana memeluk sahabatnya
" Yaa elaah Nana," nggak usah lebay dech." rumah aku sama kamu tuh hanya selangkah yach." ucap Fisha sewot
" Hmmm k Fisha, mentang- mentang udah nikah, nggak ada lagi tuh nelfon Fidzah."!! ucap Hafidzah manyun
" Oooh kasihan yaa," adik iparku ini."!! nggak usah alay ya dzah", baru aja 3 hari yang lalu ketemunya." masa iya, waktu aku hanya dihabisin buat kalian berdua." kasihan kan suami aku." entar jadi jablai lagi."!!seru Fisha menatap kedua sahabatnya itu datar
" Baru seminggu ya kamu nikah sama Ustadz,. udah ketularan aja tuh sama tampang datarnya."!! seru Nana malas
" Jagan gitu dong Naa, gitu- gitu dia Abang aku laah." ucap Hafidzah yang tidak terima Abangnya jadi Bahan candaan
" Lagian emang benar kok, Habie tuh tampangnya emang gitu." Datar kayak tembok." ucap Fisha cuek
" Iiiih dasar istri Durhaka." masa suaminya di omongin kayak gitu."!! sungut Hafidzah
" Laah emang benar kok." tadi aja aku disuguhin tampang datarnya." jadi males kan pagi- pagi." ucap Fisha santai
" Oyi..oyio, oyii penganten baru," loe belajar dukun dimana."?? sampai- sampai Ustadz mau nikahin loe."?? ucap Sinta yang baru saja datang
" Maksud kamu apa."?? tanya Fisha kaget dituduh seperti itue
" Udah Deh, lho ngilang selama berbulan- bulan, buat nyari dukun kan biar loe bisa dapetin Ustadz." ucap Sinta Kasar
" Kalau Iya kenapa."?? loe ngiri gitu." !! karena Ustadz lebih milih gue ketimbang loe."?? ucap Fisha kesal sehingga tampa sadar memakai bahasa gaul,sebenarnya selalu dihindarinya karena dirinya tidak mau melupakan bahasa yang sering dipakainya sewaktu masih di sulawesi
__ADS_1
" Loe nyadar nggak." sebenarnya Ustadz itu hanya kasihan aja sama loe." kita juga tau." selama ini kan Ustadz nggak pernah cinta sama loe." ucap Sinta dengan Nada mengejek
" Duuh jawab apa nih." emang benar juga sih omongannya, kan selama ini Habie nggak pernah terima guee." laah kok gue sih." bukannya aku."?? tau aaah." ucap Fisha dalam hati" kacau dengan pikirannya sendiri yang mulai terhasut dengan ucapan sinta