Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 103


__ADS_3

Seminggu kemudian.....


Setelah datang kekantornya beberapa hari yang lalu,sekarang Hafidz dan Fisha kini telah berada dirumah baru mereka,yang lokasinya sangat dekat kantornya


Hafidz sibuk dengan beberap dokumen ditangannya, sementara Fisha.?? seperti biasa dirinya masih saja sibuk dengan Drama koreanya, tersenyum sendiri bahkan kadang- kadang terlihat sedih, sehingga membuat Hafidz bingung dengan sikap istrinya itu, yang suka berubah- ubah setiap kali menonton drama koreanya..


" Sayang makan dulu gih." udah jam sembilan lho."!! ucap Hafidz melirik sekilas ke arah istrinya yang sedang bersandar ditepi ranjang sambil memperhatikan ponselnya dengan serius


" Entar aja Bie, lagi tanggung nih." sahut Fisha namun masih menatap ponselnya


" Makan dulu gih, dari tadi siang sayang nggak makan lho."!! ucap Hafidz berdiri dari duduknya mengambil Ponsel Fisha dan mematikan Video yang ditontonnya


" Abieeee iiih, kok dimatiin sih." seru Fisha dengan wajah cemberut dan memalingkan wajahnya ketempat lain


" Fisha tau Abiee itu cemburu kan sama Abang Ichang, makanya Abie kayak gitu." ucap Fisha yang sangat kesal dengan suaminya


" Heeyy..heyy liat Abie sayang." Abie bukannya cemburu sayang." liat tuh kantung matanya dah kayak gitu, Sayang dah jarang tidur lho, Abie nggak mau sayang sakit hanya karena nonton drama nggak jelas kayak gini." ucap Hafidz berusaha menasehati istrinya yang demam koreanya semakin menjadi


" Iya Abie takut Fisha sakit, karena Abie nggak mau kan ngurus Fisha." seru Fisha beranjak dari ranjang dan berdiri dekat jendela


" Astagafirullah hal Adzim sayang, bukan kayak gitu lho, Abee ngomong kayak gini, karena Abee sayang sama kamu." ucap Hafidz mendekati Istrinya


" Abee cinta sama kamu sayang, jadi Abee nggak mau sayang sakit, kalau sayang sakit terus siapa donk yang ngurusin Abee." Hmmmmm." ucap Hafidz memeluk istrinya dari belakang melingkarkan tangannya di pinggang istrinya itu


" Nggak usah modus dech." ucap Fisha kesal

__ADS_1


" Siapa juga yang modus." beneran kok." ucap Hafidz menghadapkan dirinya ke hadapan Fisha


"Kalau nggak modus, kenapa juga peluk- peluk."?? tanya Fisha ketus


" Lah kalau bukan peluk sayang, terus peluk siapa donk."?? Hmmm.Abee minta maaf ya tadi." ucap mencium kening istrinya


" Okey Fisha maafin tapi ada syaratnya."!! seru Fisha tersenyum jahil


" Apa syaratnya, biar Abee dapat maaf dari sayang."!! tanya Hafidz tersenyum


" Besok aja dech bilangnya," ucap Fisha tersenyum dan memeluk suaminya


" Biee..hmmm boleh nggak soalnya Fisha penasaran." seru Fisha memperhatikan Bibir merah suaminya itu


" Emangnya sayang mau apa."?? tanya Hafidz yang mulai curiga dengan seringai yang dikeluarkan oleh istrinya itu


" Maksudnya."?? tanya Hafidz bingung


" Pengeen ciuman itu lho Bie kayak orang korea." seru Fisha garuk2 kepala


"pusing amat dech, pokoknya aku dah kepengen banget dari dulu dicipok kayak drama korea2 itu." dah lama banget nikahnya, tapi nggak pernah tuh ciuman bibir, suamiku yang kolot atau aku aja nih yang kecentilan, biarin dech, pokoknya malam ini harus dapat tuh ******* kayak orang korea itu, daripada mati penasaran entar." seru Fisha dalam hati


Hafidz melototkan matanya, mandengar keinginan istrinya itu yang sudah terhipnotis dengan adengan romantis melalui drama yang ditontonya, yang sebenarnya selama ini sudah berapa kali Istrinya ingin melakukan hal itu namun selalu gagal


" Sayang mau."?? tanya Hafidz yang sebenarnya merasa ragu karena dirinya sungguh tidak tau caranya berciuman seperti itu, tapi demi istrinya dia akan mencoba

__ADS_1


Melihat Hafidz ragu- ragu melakukan keinginannya, Fisha pun tidak tinggal diam dirinya nekat mencium Bibir suaminya itu dan menggigit kecil bibir suaminya dan terkekeh melihat ekspresi wajah Hafidz dan rupanya kini Hafidz telah terbawa suasana dengan keinginan istrinya dan membalas melakukan apa yang dilakukan istrinya itu


" Untung hanya berdua lho sayang, kalau nggak hancur sudah Wibawa Abee kalau kayak gini, entar dikira Ustadz mesum lagi." ucap Hafidz setelah menyudahi adengan ciuman panas yang direkomendasikan oleh Fisha itu


" Heeeheeee mesumnya kan sama Istri sendiri Bie." ucap Fisha tertawa mendengar ucapan Hafidz


" Makanya sayang jangan keseringan nonton, jadi Baper sendiri kan, untung dah punya suami kalau nggak, kan gawat."!! ucap Hafidz duduk disisi ranjang


"Hmmm sayang senang nggak disini."?? tanya Hafidz tiba- tiba


" Senang lah Bie, apalagi hidup sama Abie, Ustadz tampan yang Bikin Fisha klepek- klepek," yang coolnya kayak es Balok."!! seru Fisha duduk disamping Hafidz sehingga membuat Hafidz tersenyum


" Oh iya sayang..hmmm sayang ikut nggak besok."?? tanya Hafidz


" Emangnya kemana Bie."?? tanya Fisha


" Abee mau kepesantren, ada acara gitu Abee di Undang sama Hanan." ucap Hafidz


" Hmmmm pengen banget Bie, tapi Fisha ada Undangan juga Bie dari Pesantren yang Fisha tempati kemarin itu lho Bie." ucap Fisha menyesal karena tidak bisa menemani Suaminya


" Hmmmm sayang bangeet." terus Sayang pergi sama siapa."?? tanya Hafidz


" Mau Ajak Nana dan Fidzah dech." ucap Fisha lagi


*Tinggalkan jejak yaa, Vote, like dan komen*

__ADS_1


terimah kasih


__ADS_2