
Setelah menyelesaikan semua kegiatannya, Hari itu Hafidz hanya berdiam diri dirumahnya tampa melakukan kegiatan apapun kecuali melaksanakan Ibadah yang sering dia lakukan
Hafidz termenung seorang diri Disudut kamarnya, entah apa yang mengganggu pikirannya saat ini." Hatinya kian gelisah, berkecamuk menjadi satu."
" Kamu kemana Dek Fisha.."?? mengapa semuanya harus terjadi seperti ini."!! ya Allah ampuni HambaMu ini yang tak mampu lagi menahan perasaan ini." sakit rasanya harus kehilangan dia." Keluh hafidz lirih tampa sadar ada titik bening yang keluar dari sudut matanya
Ibu Rania kebetulan lewat depan kamar Hafidz yang tidak tertutup itu terhenyak melihat Anaknya seperti itu
" Ada apa dengan dia."?? apa ini semua ada hubungannya dengan gadis itu."?? kenapa kamu menyiksa diri seperti ini sih sayang."!!" ucap Ibu Rania lirih
" Bang lagi mikirin apa sih."?? tanya Ibu Rania yang mendekati Hafidz
" Eeh Mama, ada yang bisa Hafidz bantu Ma."?? tanya Hafidz kaget dengan kedatangan Mamanya yang tiba- tiba tampa menjawab pertanyaan Mamanya
" Nggak ada Kok, Abang lagi mikirin apa sih sebenarnya."?? apa lagi mikirin Nak Fisha ya.?? tanya Ibu Rania tiba- tiba
Hafidz hanya terdiam mendengar Pertanyaan Mamanya, Mamanya seakan tau apa yang lagi mengganggu pikirannya saat ini
" Paling si Abang tuh lagi kangen sama Ka Fisha, makanya Bang sama cewek peka dikit dong." Nah nanti ditinggal kayak gini kan baru tau rasanya." sakit..Bang sakit.."!! seru Hafidzah tiba- tiba dari balik pintu yang kebetulan mendengar pertayaan yang dilontarkan Mamanya
__ADS_1
" Sok tau kamu Dek."!! sahut Hafidz dingin menatap tajam ke arah Adiknya
" Emang bener Kok, Adek perhatiin sejak K Fisha pergi sebulan yang lalu, Abang itu suka menyendiri." nyesel kan sekarang."!!! seru Hafidzah kesal dengan Kakaknya
" Apa itu Benar Nak."?? kenapa tidak jujur sama Mama dari dulu, biar Mama dan Papa lamarin dia buat kamu."!! ucap Mamanya yang prihatin dengan Anaknya itu
" Sudah telat Maa, K Fisha sudah pergi jauh sebulan yang lalu."!! sahut Hafidzah
" Apa."?? memangnya Nak Fisha kemana."?? tanya Mamanya kaget karena benar- benar tidak mengetahui lagi perkembangan hubungan Anaknya itu
" Nggak tau sih Maa, sampai sekarang Ka Fisha nggak ada kabar" semua akses yang berhubungan dengan dirinya di Non aktifkan semua." ucap Hafidzah menjelaskan
" Kok Mama bisa tau tentang Fisha."? tanya Hafidz heran karena selama ini tidak pernah membahas hal seperti ini dengan Keluarganya
" Ngomongin apa aja Dek."?? tanya Hafidz dingin
" Nggak ada kok, ya Kan Maa."?? Maa kita keluar Yuuk." ucap Hafidzah sengaja mengajak ibunya keluar untuk menghindari pertanyaan dari Abangnya itu
Setelah keduanya keluar, Hafidz kembali dengan pemikirannya sendiri
Disisi lain Di salah satu Pesantren ..Fisha nampak serius menerima Penjelasan dari seorang Ustadzah yang ada dipesantren itu
__ADS_1
Kini dirinya berbalut Hijab, nampak cantik meskipun dirinya masih terasa gerah bila seharian memakai hijab tersebut." karena tinggal dipesantren Mewajibkan dirinya harus menggunakan Hijab sepanjang waktu, kecuali dirinya akan tidur dan Mandi
" Bagaimana Nak Fisha, apa sudah Paham"?? tanya Ibu Mariati. Ibu mariati adalah salah satu pengajar yang ada dipesantren itu
" Alhamdulillah Buk," ucap Fisha singkat
" Bagaimana dengan kuliah kamu."?? apa tidak terganggu."?? tanya Ibu Mariati disela- sela pembicaraan mereka
" Nggak kok Buk,". kebetulan saya ikut kuliah secara online, jadi Insya Allah semuanya Lancar
" Ya sudah sekarang kamu Istirahat," karena sudah malam", besok kita sambung lagi pembahasannya." ucap Ibu Mariati meninggalkan Fisha yang masih belum bergerak dari tempatnya
Setelah Kepergian Ibu Mariati, Fisha beranjak dari duduknya menuju kamarnya,Kini dirinya duduk merenung ditepi ranjang sesekali melihat Foto yang terpanpang di layar ponselnya itu
" Ustadz apa kamu merindukan aku."?? seperti aku merindukan kamu sekarang ini."!! sejauh apapun langkah kaki ini pergi menjauh, tapi kenapa hati ini malah semakin merindukanmu." ku harap setelah ini, aku menjadi wanita yang pantas buat kamu." ucap Fisha lirih
Sementara ditempat Hafidz, Kini dirinya sedang terhanyut dalam sujudnya, Mencurahkan segala keluh kesahnya kepada Sang Pemilik Waktu, berharap Hatinya mendapatkan ketenangan jiwa dan terbebas dari Belenggu hati yang kian Merontak..
'"Yaa Allah Ijinkan HambaMu Ini, menyebut Namanya dalam setiap doa-doaku ini, apabila dia wanita yang Engkau pilihkan untukku, jagalah Hati , cinta dan jiwanya untuk aku Ya Allah lindungilah dimana pun dia berada." Aamiin3×" ucap Hafidz dipenghujung doanya
__ADS_1
Like,Vota dan Koment yaa, Biar Authornya semangat😍😍