
Segala rangkaian kegiatan dipantai semuanya telah selesai. mereka balik ketempatnya masing2.
" Duuuh dingin banget eyy." kalau punya pasangan pas dingin2 gini kan enak." pas pulang rumah ada yang dipeluk." seru Fisha mendekap tubuhnya yang kedinginan
" Noch minta dipeluk tuh sama.."?? ucap Nana memberi kode dengan mulutnya ke arah Hafids yang berjalan di antara mereka
" Hmmmm kayak nggak tau dia aja." jangankan minta dipeluk." minta dia buat cinta sama aku aja, belum tentu mau." balas Fisha sengaja membesarkan Volume suaranya
" Eekheem" Hafids hanya berdekhem mendengar ocehan keduanya
Sementara Sinta dan teman- temannya melihat Fisha dengan tatapan sinis, karena sedari tadi menahan dongkol dihatinya
" Hiiiii ngarep banget jadi istrinya Ustad" kelakuannya aja kayak gitu." Ucap Sinta dengan Nada sinis
" Iyy benar banget Sin." nggak si Evan, si Ustad pokoknya hampir semua cowok2 di embat sama dia"!! ucap Tiwi
" Ganjen banget jadi Cewe."!! ucap Sinta semakin kesal
Hanan dan Zaki yang mendengar ocehan mereka hanya geleng2 kepala..
Berapa jam kemudian..selesai sholat Isya Hafids tengah duduk santai diteras depan sambil berbicara dengan ibunya lewat telpon.
Setelah selesai menelpon , Hafids, Zaki dan Hanan berjalan menuju Rumah Pak Kades,.
"Assalamualaikum , Ustadz mau kemana."?? tanya Sinta yang kebetulan berpapasan dengan mereka dijalan.yang baru pulang dari rumah Pak Kades
" Waalaikum salaam." Jawab ketiganya bersamaan
__ADS_1
"Mau kerumah Pak Kades."!! jawab Hafidz datar
" Yakin Ustad mau kesana."?? sebaiknya nggak usah dech." seru Sinta
" Memangnya kenapa Sin."?? tanya Zaki penasaran
" Yaa elaah, kayak kamu nggak tau aja." ini kan malam minggu."!! ucap Sinta lagi
" Iyaa emangnya ada ap dengan malam minggu."?? tanya Zaki kesal
" Liat aja sendiri."!! Noch ada orang pacaran."!! ucap Sinta tersenyum sinis
" ****** loe Fish." aku yakin Ustadz bakalan tambah Infil." gumam Sinta lirih
" Aah nggak jelas."!! ucap Zaki meneruskan perjalanan kerumah Pak Kades bersama Hafids dan Hanan
Setelah sampai didepan rumah, ketiganya terkejut melihat pemandangan yang terjadi dihadapan mereka
" Owaalaah rupanya Ada yang nyolong Star duluan nich." ucap Hanan ikut berkomentar
" Ustadz kami tunggu didepan yaa." ucap Zaki sengaja tidak ikut
" Baiklah kalau begitu, aku kedalam dulu.
" Assalamualaikum" ucap Hafids memberi salam" wajahnya terasa panas melihat kejadian didepannya
" Waalaikum saalam." Ustaad."!! ucap Fisha langsung berdiri kaget melihat siapa yang memberi salam
__ADS_1
" Heeii Fidz." tegur Evan ikut berdiri ketika melihat Hafids
" Hummm."??Gumam Hafids dengan wajah datarnya
" Sudah lama.".? tanya Hafids dingin
" Lumayan sih." ucap Evan yang merasa tidak enak melihat tatapan Hafidz yang dingin tampa Ekspresi
" Nggak baik lho, berdua2n berlama2 dengan yang bukan muhrim."!! ucap Hafids Dingin menatap tajam kearah Fisha, lalu melangkah masuk kedalam rumah
Setelah masuk Hafids bertemu dan mengobrol dengan Pak Kades."Sesekali terdengar gelak tawa yang berasal dari arah teras.
" Astagafirullah." Kenapa dengan perasaan ini." sesak rasanya." gumam Hafids menarik nafasnya pelan
" Oh Iya Fidz, gimana Kuliah kamu."?? tanya Pak Kades membuyarkan lamunannya
" Alhamdulillah lancar." Insya Allah tahun depan bisa selesai." ucap Hafids
" Insya Allah "kamu duduk dulu yaa." kok tiba2 sakit perut nih." ucap Pak kades pamit menuju kebelakang
" Ustaad kok duduk sendiri." Pak Kades mana."?? tanya Fisha sambil duduk didepan Hafidz
" Lagi kebelakang."Evan sudah pulang."?? tanya Hafids datar
" Huu'uumm.." Ustad boleh nanya."?? tanya Fisha
" Mau Nanya apa".?? tanya Hafids
__ADS_1
" Ustad punya perasaan nggak sama aku."?? tanya Fisha Spontan
"