
Selesai melaksanakan sholat Ashar bersama Fisha mencium Punggung tangan Suaminya itu dan Hafidzpun mencium pucuk kepala Istrinya itu yang masih tertutup Mukena
Setelah Sholat Fisha buru- buru beranjak dari tempatnya dan membuka mukenanya kemudian duduk di sofa yang terletak dikamar itu, keduanya sama- sama bingung entah apa yang harus mereka lakukan
Rasa canggung kini melanda Fisha, dirinya mati kutu sekarang, padahal sebelum menikah dirinya begitu nekat dan berani menggoda Hafidz
" Duuuh kok jadi grogi gini sih, si Ustadz juga."!! ngajak ngomong kek apa kek, eeh ini malah diam kayak robot" sungut Fisha dalam Hati menatap ke arah suaminya.sekilas
" Dek Fisha istirahat aja dulu." atau dek Fisha lapar."?? tanya Hafidz ikut duduk disofa seakan tau apa yang dipikirkan istrinya itu
" Saya nggak lapar."!! ucap Fisha singkat
" Hmmm ya Udah Dek Fisha istirahat ditempat tidur aja, biar saya baring disofa ini dulu." Hafidz menatap Istrinya sekilas
" Ya udah dech."!! ucap Fisha singkat bergegas naik ketempat tidur untuk beristirahat sejenak
Tiada suara yang terdengar diruangan.itu keduanya sama - sama membisu, Fisha membaringkan tubuhnya diranjang namun sesekali melirik sekilas ke arah suaminya yang tengah berbaring disofa
Tanpa terasa waktu Isya telah tiba, kini keduanya tengah bersiap melaksanakan sholat Isya bersama, masih seperti tadi Hafidz memakaikan Mukena kepada Istrinya itu
" Masya Allah, sungguh cantik ciptaanMu ini ya Allah, dan Engkau peruntukkan dia Untukku." lirih Hafidz pelan dan menatap dalam wajah yang ada didepannya itu
__ADS_1
" Duuh kenapa Natapnya kayak gitu sih.?? nggak tau apa ni jantung Dah berdebar kayak gendang" Busyeet dech."!! didengar Ustadz nggak ya debarannya." ucap Fisha dalam hati sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal untuk menutupi groginya
" Ayo sholat."!!! sebentar lagi resepsinya akan dimulai." bisik Hafidz beranjak dari tempatnya sehingga membuat Fisha sedikit terkejut
" Iya Ustadz."!! sahut Fisha ikut berdiri mengikuti Suaminya
Setelah sholat Isya, Kini Keduanya telah bersiap untuk mengikuti rangkaian acara resepsinya, pihak W.O pun telah datang kekamar mereka untuk menghias kedua mempelai tersebut
Tidak lama kemudian, acarapun dimulai, tamu undangan dari berbagai kalangan pun turut hadir, tidak ketinggalan teman- teman mereka dikampus pun turut hadir dan para dosen tempat mereka kuliahpun ikut hadir untuk memberikan restu pada kedua Mempelai..
Keluarga Mirza pun turut hadir dalam acara tersebut, tidak ketinggalan Nana pun turut hadir kembali di acara tersebut, karena dirinya bertugas sebagai pembawa acara bersama Hafidzah
" Duduk aja Dek kalau sudah nggak kuat." ucap Hafidz melirik ke arah Fisha
" Masih kuat Kok."!! ucap Fisha tersenyum menyembunyikan kegelisahannya, Hafidz hanya menarik Nafas panjang ketika melihat Fisha
Kini Jam menujukkan pukul sepuluh malam, acara resepsipun telah selesai, tamu Undangan yang Hadir kini telah pulang Hanya tersisa keluarga kedua belah pihak dan juga Nana yang masih ada ditempat itu
Setelah berganti Pakaian Hafidz tengah duduk disofa memperhatikan Istrinya dengan seksama
__ADS_1
Matanya tidak berkedip menatap Fisha, yang malam itu terlihat begitu cantik dengan menggunakan Hijab Putih dan menggunakan perhiasan yang diberikannya sebagai mahar
" Dek Fisha mau kemana."?? tanya Hafidz ketika melihat Fisha berjalan ke arah pintu
" Mau kebawa sebentar."!! ucap Fisha canggung menatap suaminya yang tengah menatap tajam ke arahnya
" Hmmmm saya mau ketemu Mama sama Papa."!! ucap Fisha gelagapan karena kini suaminya telah berjalan mendekati dirinya, sehingga mau tidak maupun dirinya harus memudurkan langkahnya sehingga tampa sadar dirinya telah tersandar di dinding
" Ustadz mau ngapain."?? tanya Fisha merasa khawatir suaminya akan berbuat macam- macam
" Duuuh jangan- jangan dirinya mau minta Haknya lagi.." enggak aah aku belum siap." tapi gimana,? entar aku dapat dosa lagi kalau nolak." aaaah pusingg." tapu nggak pp dech siap nggak siap sudah resiko."ucap Fisha dalam Hati pasrah kemudian memejamkan matanya
"Saya mau ikut Dek Fisha kebawah lah." Ngapain Dek Fisha nutup mata kayak gitu."?? tanya Hafidz menatap dan menarik pelan Hidung Istrinya itu sembari tersenyum
" Shiit..".malu- maluin aja."kirain Dah mau minta jatah."!! duuuh mikirin apa sih aku ini."?? entar dikiranya aku dah kebelet pengen malam pertama lagi."!! ucap Fisha dalam hati merutuk kebodohannya
" Jadi pergi nggak."?? tanya Hafidz datar yang melihat istrinya masih diam mematung
"Iya."!! jawab Fisha sedikit kesal dia merasa dikerjai oleh suaminya sendiri
" Ayo."!! ajak Hafidz menggengam tangan Istrinya dan menuntunnya berjalan kebawah, ditempat dimana keluarganya berada
__ADS_1