
Meskipun masih setengah mengantuk, Fisha memaksakan dirinya untuk bangkit dari tempat tidur dan bergegas masuk kekamar mandi untuk membersihkan wajahnya dan mengambil air wudhu
Keduanya melaksanakan sholat Malam dan Sholat subuh bersama dengan kusuknya, setelah sholat dilanjutkan dengan membaca Al-Quran bersama
Hafidz sungguh kagum dengan Istrinya itu, meskipun terlihat cuek dan sering bersikap nyeleneh tetapi Pembacaan Al- Qurannya sungguh indah
" Subbahanallah..Alangkah indahnya suaramu Deek, sungguh dirimu adalah Anugerah yang terindah buat aku." gumam Hafidz dalam hati begitu terpesona dengan suara merdu Istrinya ditambah lagi dengan wajah yang begitu cantiknya
" Suara Kamu merdu Deek."!! ucap Hafidz setelah menyudahi pembacaan Al- Qurannya
" Makasih." tapi lagi nggak ada maunya kan."?? seru Fisha langsung
" Serius lho Deek."!! belajar lagunya dimana."?? tanya Hafidz menatap Istrinya
" Di Pesantren kemarin."!! ucap Fisha singkat
" Oooh jadi kemaren kaburnya kepesantren toh.!! baguslah." ucap Hafidz manggut- manggut
" Hoo'oo," Ustadznya ganteng- ganteng lho."!! ucap Fisha tersenyum mengingat wajah ganteng Ustadznya yang dipesantren itu
" Ekheeem." lupa ya?? kalau suaminya ada didepan sini, malah muji lelaki lain Deek." ucap Hafidz dingin berdiri dari tempatnya dan mengganti pakaiannya
__ADS_1
" Haiiss gitu aja sewot."!!ucap Fisha dalam hati melihat perubahan pada wajah suaminya
" Masih gelap Deek, kita tidur aja lagi."!! ucap Hafidz membaringkan kembali tubuhnya ditempat tidur
" Ustadz tidur aja." saya masih pengen nonton drama korea."!! ucap Fisha membuka mukenanya
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi, Hafidz masih setia dengan tempat tidurnya, berbeda dengan Fisha, setelah menonton dirinya langsung Membersihkan diri dan memesan makanan melalui online
" Ustadzz."!! panggil Fisha mendekati Suaminya yang masih tidur pulas. meneliti dengan seksama wajah suaminya itu, kini hatinya tergoda ketika melihat raut wajah suaminya yang teduh, sehingga dirinya menjadi gemas sendiri
" Kerjain Aah, mumpung tidur, paling si Ustadz nggak sadar tuh kalau dicium dikit." heehee." ucap Fisha dalam hati lalu segera mempraktekkan apa yang dipikirkannya itu...
Fisha mencium Pipi suaminya itu sekilas, lalu terkekeh merasa geli sendiri dengan tingkahnya, baru saja dirinya akan beranjak tiba- tiba saja ada sebuah tangan tengan melingkar diperutnya
" Eeh Ustadz sudah bangun toh." Maaf tadi refleks."!! heeehee " ucap Fisha terkekeh sesungguhnya dirinya sangat malu karena terciduk mencium suaminya diam- diam
" Sudah dua kali lho Deek nyuri ciuman kayak gitu," Saya berusaha Nahan lho."!! ucap Hafidz bangun dan mendekatkan wajahnya ke wajah Istrinya itu
" Ustadz mau ngapain."?? tanya Fisha melotot kaget ketika bibir suaminya itu mulai Nakal menciumi seluruh wajahnya
Hafidz tersenyum menatap wajah Istrinya itu, tatapannya di alihkan ke arah bibir Istrinya tanpa berkedip, kini dirinya sudah tidak bisa menahan lagi Hasratnya,
__ADS_1
Namun baru saja ingin menciumi cuping telinga Istrinya itu tiba- tiba Fisha membisikkan sesuatu ditelinga suaminya
" Astagafirullah hal adzim" hampir aja Deek." ucap Hafidz kaget gusar menyaput wajahnya sendiri
" Huuufff" kenapa datangnya sekarang sih." gumam hafidz dalam hati menarik nafas panjangnya kesal sendiri karena Istrinya kedatangan tamu bulanannya, padahal hasratnya telah berada di ubun- ubun
Melihat wajah suaminya yang gusar, Fisha hanya terkekeh merasa lucu sendiri
" Yang sabar ya Ustadzz." hehehee." ucap Fisha menyaput Dada suaminya lalu tertawa
"Huuuu'uuum" ucap Hafidz datar kesal sendiri, karena disituasi seperti ini, istrinya malah menggoda dirinya
" Ustadz mandi gih, biar segar."!! ucap Fisha tersenyum lalu mencium pipi suaminya sekilas dan dibalas oleh Hafidz dengan mencium Hidung Istrinya itu
Setelah mandi keduanya duduk di sofa, menikmati sarapan yang telah dipesannya melalui online tadi pagi
" Ustadz kita pulang kerumah Mama ya."?? ucap Fisha melirik suaminya
" Huuuu'uuum" dihabisin tuh makanannya, setelah itu kita pulang." ucap Hafidz
" Ustadzz kalau saya panggil Ustadz Abang boleh."?? tanya Fisha
__ADS_1
" Terserah Deek Fisha manggilnya apa" tapi nggak boleh panggil nama ya., ucap Hafidz tersenyum
" Siip dech." Abang Ustadznya Fisha."!! seru Fisha tersenyum, Hafidz pun ikut tersenyum mendengar penuturan istrinya itu