
"hiiiitsss ustad nyebeelin".!! sungut fisha membanting tubuhnya ditempat tidur
" tapi kalau dipikir-pikir, tambah hari kok tambah ganteng aja."ucap fisha
berbicara pada dirinya sendiri ."tersenyum, sembari membayangkan wajah hafids
fisha terlarut dalam pikirannya sendiri.,sampai tidak menyadari jam telah menunjukkan pukul 11 malam..
" astagaaa..sudah jam 11 aja."!! huuuu dasar ****."!! kebanyakan mikirin cowok sih."!! maki fisha pada dirinya sendiri
" meet tidur ustadku sayaang." mimpiin aku yaaah." bathin fisha menatap langit2 dikamarnya..
keeesokan harinya fisha dan nana kembali kekampus.untuk mengikuti perkuliahan
" naaa.. kita keperpus dulu yuuk."!! aku mau minjam buku nih." ajak fisha menarik tangan nana
"enggak usah tarik-tarik kali fiish." keluh nana
" ooh sorry.."!! habisnya kamu jalannya lelet banget kayak sipuut." ucap fisha cengengesan
" enak aja."!! aku ini cewek feminim tauu." makanya jalannya pelan." emangnya kamu."?? sungut nana jengkel
" ooh yaah."???? kok baru tau yaa, ada cewek feminim tapi lebih suka pake celana sobek kayak gini."?? ucap fisha menunjuk celana yang dipakai nana, celana yang sobek bagian- bagian lututnya
" aaaah resee bangeet dech."!! mau ditemanin apa enggak nih."?? kesal nana
__ADS_1
" mauu laah." ayoo."!! ucap fisha menggandeng tangan nana tampa rasa bersalah
sesampainya diperpustakaan keduanya sibuk mencari- cari buku yang sesuai dengan tugasnya masing- masing
" kalian disini juga."?? mau nyari buku atau mau tebar pesona."!! ?? tanya sinta dengan tatapan sinisnya
" mau nyari buku lah." kalau mau tebar pesona ntar yang cowok2 nggak fokus lagi bacanya." yaa kaan naa"?? ucap fisha melirik dan meminta persetujuan dari nana
" hmmm bener bangeet tuh." emang kayak kamu." tebar pesona kesemua cowok "!! sahut nana membalas cuitan sinta
" yaa yaa yaa." tapi se enggaknya aku nggak pernah ya, pepetin cowok seperti yang kamu lakuin." balas sinta merasa menang
" maksud kamu apa."?? tanya fisha yang mulai emosi
" enggak nyadaar yaaa".??? kamu kan enggak tau malu." ustad aja dikejar- kejar." ucap sinta kasar.
"saadaar woyy." mana mau seorang ustad punya bakal calon istri kayak kamu."entar malu- maluin lagi." ustad itu lebih cocok sama wanita yang tertutup pakaianya."!! ucap sinta menatap kearah fisha dengan sinis
kata- kata sinta kali ini membuat perasaan fisha tercabik- cabik. ingin rasanya dia merobek- robek mulut sinta yang sok tauu itu
" oooh jadi menurut kamu, ustad itu lebih cocok sama kamu ketimbang aku."?? nggak salah nih."??? tanya fisha dengan nada mengejek
" yaa iyalah." tau diri dong, jangan kayak perempuan murahan." takut enggak laku yaa."??kalau aku wajar2 aja," pake jilbab,cantik pula, cocoklah sama ustad hafids." puji sinta pada dirinya sendiri
" dijaga tuu mulut yaa, jangan asal ngomong"!!.apa cantiik."??? astagaa." cantikan aku kemana- mana kali." kamu tuh nggak sebanding sama aku, yang hanya seujung kuku." gaya kamu aja yang sok berkelas, padahal aslinya tinggal digubuk."!! ucap fisha ketus
__ADS_1
ucapan fisha kali ini berhasil membuat wajah sinta memerah menahan malu." sejujurnya fisha tidak tega mengeluarkan kata- kata kasar seperti itu. " tapi kali ini perasaannya sungguh sangat terluka dengan kata2 sinta
" kenapa ngomong begitu dee fisha."?? tidak baik menghina orang seperti itu."!! ucap hafids yang mendengar kata- kata kasar yang diucapkan fisha
tak tau kenapa perasaannya sangat kecewa mendengar gadis itu mengeluarkan kata2 kasar..ada sesuatu disana yang menganjal direlung hatinya
" dia yang salah ustad." dia yang lebih dulu kok."!! yaa kan naaa."?? ucap fisha mengharapkan membelaan dari nana
" iya ustad" dia lebih dulu memaki- maki fisha". jelas nana
" tetap aja. " apa yang kalian lakuin tidak baik, dan tak terpuji." apalagi dee fisha.. ucapan2 hinaan itu tidak pantas diucapin oleh seorang wanita." lebih baik kalian saling memaafkan."!! ucap hafids lembut menatap ke arah fisha
" ogaah"!! sahut fisha kesal
" baiklah terserah dee fisha aja." sayang aja yaa, allah sudah memberikan rupa yang cantik.tapi tidak bisa mempercantik hatinya juga."ucap hafids menyindir
"iyaaaa."karena aku bukan ustazah seperti yang ustad harapkan." jadi ngga segampang itu aku maafin orang, maupun minta maaf." jawab fisha ketus
kata- kata fisha sangat menusuk relung hati hafids.hatinya terluka mendengar ucapan fisha
" bukan seperti itu dee fisha." saya hanya mengigatkan sesuatu yang baik." semuanya terserah dee fisha aja. mau nerima dengan baik atau tidak." ucap hafids memberikan nasehatnya
nana, hanan dan sinta hanya diam membisu, menyimak perdebatan keduanya
"makasih yaa ustad atas nasehatnya, entar kalau sudah jadi ustadzah yaa, baru aku minta maaf."!! permisi."!! ucap fisha melengos begitu saja di ikuti nana menatap sinis ke arah sinta
__ADS_1
^like dan komen yaa^