Mengejar Cinta Sang Ustad

Mengejar Cinta Sang Ustad
BAB 82


__ADS_3

Mendengar pernyataan Hafidz, Fisha begitu bahagia, dirinya tidak pernah menyangka bahwa pria yang selalu bersikap dingin dan acuh tak acuh kepadanya, kini akan melamar dirinya


" Hmmmm Emangnya Ustadz yakin."?? kalau aku nggak mau gimana.".? tanya Fisha menatap Hafidz


" Huu'uuum" apa Dek Fisha benar- benar tidak mau menerima saya.'"?? ucap Hafidz menatap Fisha sekilas


" Iihh aku kan nanya ke Ustadz, masa Nanya balik."!! sungut Fisha kesal


" Saya serius Dek Fisha" andaikan Dek Fisha menolak, saya bisa apa."!! ucap Hafidz menatap Fisha dingin


" Haaiis kenapa tuh tatapannya kayak gitu."?? padahal bentar lagi sudah mau jadi Istri lho."!! ucap Fisha yang kesal melihat tatapan dingin bakal calon suaminya itu


" Nii orang nggak bisa di ajak bercanda kali yaa, maunya serius melulu." pantesan tuh muka kayak tembok." datar aja nggak ada ekspresinya." ckckck gimana kalau udah nikah yaa."?? penasaran'!! gumam Fisha memperhatikan hafidz secara detail


Wajah Hafidz memerah karena ditegur oleh calon istrinya seperti itu dan segera menyadari kesalahannya


" Saya minta maaf Dek Fisha"!! ucap Hafidz


" Iya nggak pp."!! ucap Fisha singkat


" Dek Fisha masih ada jam kuliah."?? tanya Hafidz perlahan


" Sudah nggak ada sih."mangnya kenapa."?? tanya Fisha


" Cuma nanya aja."!! ucap Hafidz singkat

__ADS_1


" Yaaa elaah kirain mau ngajak pulang bareng." padahal bentar lagi dah mau jadi calon istri."" nggak ada romantis- romantisnya kayak drama korea."!! hadeeuh nasib jatuh cinta sama Ustadz yang punya sifat limited edition." capeek dech."!! sungut Fisha dalam hati


Ingin rasanya dia menendang bangku yang ada dihadapannya itu, saking kesalnya


Setelah 15 menit mengobrol, Fisha dan Hafidz memutuskan untuk pulang, setelah berpamitan terlebih dahulu kepada teman- temannya tidak lupa Hafidz memanggil Adiknya yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari mereka


Sesampainya dirumah setelah mengucapkan salam kepada kedua orang tuanya, Fisha menceritakan keinginan Hafidz yang akan kerumahnya


" Maa Paa Ustadz Hafidz sama keluarganya mau kesini besok."!! ucap Fisha dengan wajah bahagia


" Ya bagus dong sayang," bukannya itu yang kamu harapkan."?? seenggaknya Papa sama Mama nggak jadi ngelamarnya kan."?? ucap Papanya tersenyum


" Iih papa masih ingat aja." Fisha malu tauu."!! ucap Fisha menyembunyikan wajahnya dipundak mamanya


" Baru tau ya papa, sejak sepulang dari pesantren kamu jadi kalem gini ya." biasanya juga nggak bisa diam." ucap Papanya


" Papa bangga sayang" kamu itu anak kesayangan Papa sama Mama," seperti apapun kamu."!! ucap Papanya mendekati Fisha dan membelainya


Malam harinya setelah sholat isya, Fisha tak dapat menutup matanya," dirinya sekarang merasa tegang dan grogi menanti hari esok


Sementara Hafidz masih berada dalam Sujud malamnya yang khusuk, bermunajat kepada Allah" mencurahkan segala isi hatinya


"Ya Allah Ijinkan HambaMu ini menjalankan syariahMu, Mudahkanlah Urusan Hamba besok, dalam mempersunting wanita yang Enggau gerakkan Hatiku untuk meminangnya menjadi pendamping hidupku kelak." Sesungguhnya kami hanya berencana dan Engkaulah yang menentukan." Aamiin " ucap Hafidz dipenghujung doanya


Hari ini adalah hari yang menegangkan buat Fisha, pasalnya tinggal menghitung menit lagi keluarga dari Pihak lelaki akan tiba untuk melamar dirinya

__ADS_1


Ada beberapa Sanak saudara Fisha yang datang untuk menyaksikan secara langsung proses lamaran tersebut


"Assalamualaikum." ucap kedua orang tua Hafidz yang telah berada didepan pintu memberi salam


" Waalaikum salaam" ucap kedua orang tua Fisha lalu mempersilahkan Hafidz dan keluarganya masuk


Mereka semua duduk melantai, karena dihadiri beberapa pihak keluarga Fisha dan juga Hafidz


Setelah proses perkenalan antar keluarga, kini tiba saatnya proses lamaran yang akan disampaikan oleh Hafidz, sebelum itu mereka mempersilahkan Fisha untuk duduk diantara mereka dengan diapit oleh kedua orang tuanya



Fisha terlihat sangat cantik hari itu, ada semburat merah dari wajahnya, semua keluarga Hafidz yang datangpun ikut terpesona, begitupun sebaliknya keluarga Fisha yang kebanyakan para wanita itu menatap kagum ke Hafidz



" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."ucap Hafidz Mengucapkan salam


" Waa'alaikum salam warahmattullahi wabarakatuuh." jawab semua orang yang hadir serentak


" Bismillahirahmanirrahim" Bapak - Ibu serta semua keluarga yang hadir disini, sebelum saya meminta kepada Bapak dan Ibu selaku orang tua Dari Dek Fisha, ijinkan saya bertanya langsung kepada Dek Fisha."!! ucap Hafidz menatap kedua orang tua Fisha


"Silahkan Nak Ustadz." ucap Pak Dani memberikan Isyarat


" Dek Fisha "!!apakah Dek Fisha mau jadi pendamping saya dan bersedia menemani saya sampai tua, sehingga hanya ajal sajalah yang akan memisahkan kita."??? tanya Hafidz menatap dalam ke arah Fisha

__ADS_1


" *Duuh jawab apa nih, kok jadi grogi gini sih." mana Ustadz nanyanya pake kata romantis banget lagi." gumam Fisha bingung entah apa yang akan dijawabnya


*** Like, koment dan vote ya**


__ADS_2