
Semua orang pasti iri dengan yang apa didapat oleh alika, Dia tidak sedang dinikahi oleh pria terkaya didesa itu. Tapi, ia dinikahi oleh pria yang paling bertanggung jawab. Adnan bukan berasal dari orang yang berada.
Kedua orang tua nya merintis usaha nya dari nol. Hingga mereka memiliki kehidupan yang sejahtera. Namun, usaha peternakan ayam milik keluarga nya harus bangkrut, Sejak sang ayah sakit-sakitan
Tak ada yang meneruskan usaha tersebut, Karena adnan mendapatkan pekerjaan dikota, Tepat setelah lulus kuliah.
Di kota adnan hanya pegawai biasa, Yang diupah cukup besar. Sebab, ia memiliki keahlian dibidang komputer.
"Sulit dimengerti." Gumam sena.
"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan." Ocehan sahabat nya itu terdengar ambigu.
"Kenapa kau mau menerima perjodohan nya?" Sena yang tidak pernah mengalami kesulitan dalam hidup, Mana mengerti apa yang dialami oleh nya.
"Mungkin ini adalah pilihan terbaik untuk ku." Alika mulai menunjukkan wajah serius.
"Apa kau bahagia dengan pernikahan nya?" Tanya sena yang meragukan sahabat tersebut.
"Bahagia. Semua keluarga kak adnan menerima ku dengan baik." Jawab alika dengan penuh keyakinan.
"Aku sangat menyayangkan impian mu. Terlebih lagi kau baru berusia 16 tahun. Bahkan, kau lebih muda daripada aku." Ucap sena.
"Setelah anak pertama ku lahir. Aku berencana untuk melanjutkan pendidikan ku ke jenjang yang lebih tinggi. Tidaak masalah bagi ku jika aku harus membagi waktu antara mengurus anak dan kuliah nanti nya." Balas alika.
"Selama kak adnan mampu membiayai ku. Aku tidak akan berhenti." Lanjut nya.
"Maafkan aku.. Karena tidak bisa bantu banyak." Sena merasa bersalah.
"Tidak usah khawatir, sena. Selama ini kau sudah banyak membantu ku." Alika memegang kedua pipi sena sambil memberikan senyuman hangat padanya, Ia merasa sangat bangga karena memiliki sahabat yang selalu ada disaat suka maupun duka.
"Alika.. kau memang gadis yang baik." Air mata sena mulai menetes perlahan.
"Aku bukan gadis lagi. Aku sudah menikah." Canda nya.
"Alika..."
"Sena..." Mereka akhir nya saling berpelukan, Melepas rasa rindu sebagai seorang sahabat.
"Kau mau chips ini?" Sena tidak pernah berubah dari dulu selalu menawari keripik kentang itu pada alika.
"Tidak. Terima kasih."
Rasa nya beda setelah menikah dan sebelum menikah, Saat masih lajang alika lebih senang berlama-lama main dengan sahabat nya. Sekarang, Ia merasa tidak enak dengan sang suami.
Alika pamit pulang pada sena. Ia beralasan jika ada banyak pekerjaan dirumah nya. Ia juga harus memasak dan mencuci pakaian.
"Sena, aku pulang dulu ya." Pamit nya.
__ADS_1
"Iya."
Alika bergegas pergi meninggalkan sahabat nya. Sena hanya termenung melihat kepergian nya. Ia tidak paham dengan kehidupan pernikahan. Sebegitu sibukkah dia? Sampai-sampai waktu untuk bermain pun terbatas. Pikir sena.
Selang beberapa saat kemudian, Sena meninggalkan tempat tersebut.
***
Saat sampai dirumah alika segera menyiapkan makan malam untuk suami nya.
Banyak perubahan setelah ia menikah. Mematuhi perintah suami adalah salah satu nya.
Dan sebagai istri yang baik, Ia tidak pernah melanggar nya.
"Fiuhh..." Dia mengelap dahi nya yang berkeringat, Sesaat setelah beres memasak.
Sebentar lagi sang suami pulang. Ia pun menunggu sambil menonton drama korea ditv.
"Assalamualaikum.." Tak lama adnan pulang.
Spontan alika langsung berdiri dan menghampiri nya. Ia menyalami tangan suami nya sebagai bentuk bakti pada adnan.
"Bagaimana hari kak adnan? apa semua nya lancar?" Tanya istri nya sambil tersenyum.
"Iya lancar. Ini berkat do'a dari seorang istri yang sholehah." Jawab adnan.
"Syukurlah."
"Mendekatlah."
Satu kecupan berhasil mendarat dikening alika.
Adegan romantis itu membuat, Pengantar paket diam membeku. Sepanjang hidup nya dia tidak pernah melihat momen antara pasutri seperti itu. Jelas saja, dia jomblo.
"Paket....!!"
Sontak alika dan adnan menoleh kearah sumber suara.
"Hyunbin dan yejin sudah menikah. Aku iri... dan sekarang aku dihadapkan lagi dengan kenyataan yang pahit. Ku kira menjomblo adalah jalan terbaik. Nyata nya aku sakit!!" Ucap nya seraya memukul-mukul dada nya. Orang itu sangat aneh.
Adnan dan alika dibuat tertawa oleh nya. Hiburan gratis. Orang tersebut terlalu berlebihan. Padahal cuman mengantar paket. wkwkkwk.
"Ada yang bisa kami bantu?" Tanya adnan yang berusaha bersikap cool.
"Saya mau antar paket ini. Kata nya ini kiriman dari bu lyla."
"Oke. terima kasih." Adnan menerima sebuah kotak yang cukup besar. Tidak tau apa isi nya. Namun, ia sangat senang dapat kiriman dari sang ibu.
__ADS_1
"Pasti kalian pengantin baru. Btw, selamat ya!! doa kan aku juga bisa seperti kalian tahun depan." Orang itu laki-laki tapi bertingkah seperti perempuan. Sangat lembek.
Adnan menggeleng-gelengkan kepala nya. Karena tidak habis pikir dengan tingkah nya.
"Jangan begitu!" Seru alika.
"Ku kira kau tidak akan memperhatikan ku." Ucap adnan sambil tersenyum.
Mereka berdua memutuskan untuk segera membuka barang yang dikirim oleh bu lyla.
"Pasti ibu membeli barang ini dari online shop." Celetuk adnan seraya menggunting bungkusan kotak yang menempel.
"Dalam rangka ibu mengirimi ini?"
"Entahlah. Mungkin kado pernikahan."
"Kado pernikahan?"
"Aku tidak begitu penasaran. Tapi, kita harus segera membuka nya supaya tidak lupa." Ucap adnan.
Dengan hati-hati mereka membuka kotak tersebut. Dan ternyata isi nya adalah album foto pernikahan adnan dan alika.
Ada 3 album. 1 yang kecil dan 2 yang besar. Rasa penasaran mereka sudah hilang. Dan sekarang perhatian kedua nya beralih ke sebuah album foto pernikahan yang baru selesai dibuat.
"Bagus sekali."
"Ku kira ibu mengirimi ku makanan." Gerutu adnan.
"Ekspetasi kak adnan terlalu tinggi." Tukas istri nya.
Ia terkekeh mentertawakan suami nya yang hobi makan. Di otak nya hanya berisi makanan. Untung saja alika pandai memasak. Jadi, sang suami jarang membeli makanan diluar.
"Pasti harga nya sangat mahal." Ucap alika.
"Hm.. bisa jadi."
"Cover album nya saja bagus sekali." Lengkap sudah kebahagiaan alika. Dia sangat bersyukur karena memiliki suami dan mertua yang perhatian.
Hal yang orang lain idamkan. Apapun atur rancang dengan sempurna. Termasuk album foto pernikahan nya. Sangat cantik.
Mungkin ini adalah anugerah yang telah Tuhan berikan pada alika. Setelah ia melewati ujian yang cukup memukul batin nya.
Ia tidak dapat lagi berkata apa-apa, Selain mengucap rasa syukur.
"Aku sangat bersyukur memiliki mu." Ucap adnan.
"Aku juga sangat beruntung karena dikelilingi orang-orang baik. Apa jadi nya jika aku hidup tanpa kalian. Kedua orang tua dan kakak perempuan sudah meninggal. Setelah itu aku hanya bergantung pada nenek. Tak lama kemudian aku dipersunting oleh kak adnan." Alika membayangkan betapa berat nya ujian yang ia dapatkan.
__ADS_1
"Selagi aku masih bernafas aku akan selalu berusaha melindungi dan membahagiakan mu." Adnan memandangi wajah alika yang sedikit menampakkan kesedihan.
BERSAMBUNG~~