Menikah Karena Melanggar

Menikah Karena Melanggar
Keuwuwan


__ADS_3

Kabar restu dari Mami Rianti membuat Kanaya ikut bahagia, ia tidak sabar untuk pernikahan Nadia dan Reno. Bahkan saking senangnya, Kanaya sampai melompat-lompat yang berakhir dimarahi oleh suaminya.


"Sayang, ihh masa marah. Kan aku senang makanya sampai lupa," ucap Kanaya sembari mengusap lengan suaminya.


Melvin diam tak menjawab, ia tetap bicara pada Reno dan Melvin tanpa mempedulikan ucapan istrinya yang sedang merayu. Lagipula ia tidak senang melihat Kanaya melompat seperti tadi, bagaimana jika terjadi sesuatu pada kandungan wanita itu.


"Vin, kasihan istri lo tuh." Celetuk Rey melirik Kanaya.


"Tau lo Vin, tega banget sama Adek gue." Tambah Nadia menatap adiknya kasihan.


"Mas, ihh kamu mah!" seru Kanaya terus menarik-narik tangan suaminya.


"Nay, kalo suami lo gak mau, sini peluk gue aja." Pinta Rey membuka tangannya lebar.


Kanaya mendesis melirik Melvin, ia hendak berpindah duduk di sebelah Rey untuk sekedar menggoda Melvin. Namun belum sempat ia bangun, Melvin sudah menarik tangannya hingga ia jatuh tepat dipangkuan Melvin.


"Ck, sayang nikah yuk buruan!" ajak Reno menatap jengah pasangan suami istri itu.


"Sial, pulang aja yuk. Enak banget mereka main pangku-pangkuan." Ajak Rey seraya menenggak minumannya cepat.


Sementara Kanaya bukan beranjak malah semakin melingkarkan tangan Melvin di perutnya, sembari membuat gerakan mengusap.


"Lain kali jangan gitu, kasihan baby nya nanti di dalam." Bisik Melvin dengan lembut.


"Iya, Mas. Maaf," balas Kanaya mengaku salah.


Kanaya bangun dari pangkuan Melvin, ia beralih duduk di sebelah suaminya karena tak enak juga pada kakak dan teman-teman yang ada disana.

__ADS_1


"Nay, si Melisa jomblo gak sih?" tanya Rey tiba-tiba.


"Kenapa, Kak? kakak suka?" tanya Kanaya balik.


Melvin berdecak. "Nay, gue kan nanya kenapa malah nanya balik anjirtt." Jawab Rey mengundang tatapan tajam Melvin.


"Gak usah nanya-nanya sama istri gue!" Ketus Melvin merengkuh pinggang istrinya.


"Lo pada gak tau ya, si Melisa itu mau nikah bulan depan. Kemarin kan sempet balik ke kampungnya, ternyata dia disana tuh tunangan." Jelas Nadia lalu menunjukkan sebuah foto yang memperhatikan gambar Melisa dengan tunangannya.


"Astaga, baru gue mau gebet." Desis Reno menghela nafas pelan.


"Aku sempet kaget, tapi ya ikut bahagia juga. Jadi Kak Rey mending cari cewek lain aja, lagian Kak Rey kan ganteng pasti banyak yang mau." Timpal Kanaya tak bermaksud apa-apa.


"Gantengan Rey atau Melvin, Nay?" tanya Reno sengaja menggoda.


"Ya gantengan suami aku lah, Kak. Udah ganteng, baik, terus penyayang lagi dan aku cinta." Jawab Kanaya memeluk lengan suaminya mesra.


"Eumm … Mas, sakit!!!" rengek Kanaya memukul bahu suaminya pelan.


"Vin, gue siram lo lama-lama ya!" desis Reno melirik sinis.


"Apa lo, gak suka? sana pulang kan gue mau sayang-sayangan sama istri gue." Balas Melvin tak kalah serius.


"Yaudah, yuk Sayang kita pulang." Ajak Reno menggandeng tangan Nadia.


"Lah terus gue gandeng siapa?" tanya Rey menunjuk dirinya disertai raut wajah mirisnya.

__ADS_1


"Gandeng stir mobil kak, kan enak tuh bisa diusap-usap." Jawab Kanaya ikut meledek teman suaminya.


***


Reno mengantarkan Nadia pulang ke rumahnya, mereka sudah sampai sejak 15 menit lalu, namun Reno sulit sekali melepaskan tangan kekasihnya itu.


"Aku harus pulang, Ren. Lepasin ya," pinta Nadia dengan lembut.


"Nggak ah, aku masih mau kaya gini." Balas Reno menggeleng.


"Besok aja ya kita nikah, gak sabar mau tidur sambil peluk kamu." Celetuk Reno langsung mendaratkan kepalanya di pangkuan Nadia.


Nadia terkekeh, ia mengusap kepala Reno dengan lembut.


"Nyaman banget tidur di pangkuan kamu, mau buru-buru punya anak yang cantik." Ucap Reno sambil mengusap perut Nadia.


"Makanya nikahin aku cepetan, nanti keburu aku di ambil orang lhoo …" canda Kanaya tertawa pelan.


Reno langsung mengangkat kepalanya, ia menatap Nadia dengan wajah di tekuk dan langsung menangkup wajah Nadia.


"Gak, gak boleh. Kamu cuma punya aku!!!" Ucap Reno sambil terus memberikan ciuman di seluruh wajah Nadia kecuali bibir.


Nadia terkekeh, ia tak menolak saat Reno mencium nya begini. Terkadang sifat Reno yang dingin berubah menjadi manja dan menggemaskan jika mereka sedang berdua.


MAKIN ROMANTIS AJA KALIAN WE🥵😂


BERSAMBUNG...........................................

__ADS_1


Visual Rey, barangkali ada yang mau adopsi 😜



__ADS_2