Menjadi Babbysitter Untuk Anakku

Menjadi Babbysitter Untuk Anakku
Dalang dibalik kecelakaan Kenzie


__ADS_3

"Leo benar-benar keterlaluan sudah membuat mu jatuh, barusan mami memperingatkanya, dia juga berjanji bakal mengobatimu sampai sembuh." ucap Sarah yang sebenarnya sangat bahagia dengan keberadaan Calista di rumahnya, karena justru akan mempermudah nya dalam menjodohkan keduanya.


"Aku tidak apa-apa, mi. Ini hanya cidera ringan, yang tidak perlu penanganan khusus." jawab Calista.


"Calista, tinggallah bersama kami sampai kondisimu benar-benar pulih." bujuk Sandra kembali.


"Iya, mommy. Kami berdua sangat senang jika mommy ada bersama kita disini." bujuk Kenzo dan Kenzie menatap penuh harap.


"Baiklah, mommy akan menginap disini sampai besok pagi." ucap Calista mengalah demi kedua buah hatinya.


"Mommy, bolehkah malam ini kita tidur bareng sama Daddy juga. karena kami berdua sudah lama merindukan sebuah keluarga yang lengkap."


"Ta... tapi permintaan kalian ini terlalu mengada-ada."


"Calista sayang, mengalah sesekali demi Anak-anak tidak apa-apa. lagian mami bisa menjamin jika Leo tidak akan pernah berani macam-macam padamu selagi ada anak-anak diantara kalian." bujuk Sarah yang membuat Calista kembali tidak mampu untuk berkata tidak.


Ditempat lain, para orang-orang kepercayaan Leo sudah berhasil mendapatkan bukti jika mobil yang telah menabrak Kenzie, adalah mobil yang dikendarai oleh Bella.

__ADS_1


"Kita harus memberitahukan pada tuan Leo, sebelum Bella kabur dan meninggalkan negara ini." ucap Jason.


"Baiklah, lebih cepat lebih baik." mereka langsung menghubungi Leo.


"Ada apa?"


"Tuan Leo, kami sudah berhasil mendapatkan bukti-bukti tentang siapa dalang di balik kecelakaan Kenzie." ucap Jason.


"Cepat katakan siapa orangnya, biar dia menerima dan merasakan akibatnya. berani-beraninya dia mencelakai putraku." ucap Leo geram.


"Dia adalah Bella, tuan. sahabat sekaligus kerabat keluarga Anda sendiri."


"Ya, kami akan kirimkan beberapa bukti yang berhasil kami dapatkan dari cctv yang terdapat di beberapa titik jalan."


"Awas kamu Bella." Leo mengepalkan tangannya emosi.


"Cepat kalian temukan perempuan itu dan bawa dia ke markas." perintah Leo.

__ADS_1


Leo menyambar kunci mobil, melaju menuju markas tempat biasanya dia berkumpul dengan teman-teman ataupun para anak buahnya. Leo sampai terlebih dahulu, tidak lama enam orang anak buahnya menyeret Bella yang terus meronta-ronta ingin melepaskan diri.


"Leo, tolong aku. para anak buahmu menuduhku yang bukan-bukan." ucap Bella begitu tubuh nya didorong kasar menghadap Leo, yang tengah menatap tajam kearah nya.


"Katakan, apa alasanmu mencelakai putraku?"


"Tidak! aku tidak pernah menyakiti Kenzo. tolong percaya padaku." Bella mengatupkan kedua tangannya, memohon belas kasih dari Leo.


"Kamu benar tidak mencelakai Kenzo, tapi Kenzie. saudara kembarnya Kenzo." ucap Leo.


"Jadi Kenzo mempunyai kembaran?" tanya Bella seakan tidak percaya dengan pendengarannya barusan.


"Ya, tapi Tuhan masih sayang. anakku berhasil diselamatkan dari iblis betina seperti kamu." Leo menarik rahang Bella dengan kasar.


"Please, Leo. pasti ada kesalahpahaman disini ataupun seseorang yang ingin memprovokasi kita, karena kamu tahu sendiri bagaimana aku memperlakukan anakmu dengan baik selama ini."


"Kamu tidak akan bisa berkelit lagi Bella, aku sudah mengantongi beberapa bukti perbuatan mu. selamat mendekam di penjara Bella."

__ADS_1


"Tidak Leo, aku mohon tolong maafkan dan ampuni aku hick....hick..."


"Jangan bermimpi aku akan mengampunimu, Bella. katakan apa tujuan mu menyakiti anakku?" ulang Leo. membuat Bella semakin ketakutan karena baru kali ini dia melihat api kemarahan Leo yang begitu menyala siap untuk membakar tubuhnya. dengan aura membunuh yang sangat kuat.


__ADS_2