Menjadi Babbysitter Untuk Anakku

Menjadi Babbysitter Untuk Anakku
Dasar otak cabul


__ADS_3

"Aku akan tidur bersama anak-anak ku dikamar ini, kamu silahkan keluar." ucap Calista berdiri diambang pintu.


"Apa kamu ingin mengusirku, dirumah ku sendiri?" Leo semakin mendekati Calista, hingga tubuh Calista sudah terbentur tembok, Leo langsung mengunci pergerakan nya.


DEGH!!!


Tubuh Calista ditarik hingga terbentur dada kekar Leo, lalu menarik Calista untuk memasuki kamar pribadinya.


"Leo, lepaskan!"


"Shutt!!! kecilkan suaramu, karena bisa membangunkan semua orang."


"Biarkan saja mereka semua terbagun, agar mereka tahu betapa mesum nya dirimu, tuan Leonardo." umpat Calista, namun Leo langsung membungkam mulutnya dengan ciuman. tatapan Leo yang lembut dan dalam membuat Calista terdiam dan salah tingkah, sehingga dia memalingkan wajahnya kearah lain.


"Calista, tatap mataku."


Leo menarik dagu Calista dengan kelembutan, lalu mengangkat nya keatas, agar pandangan mata mereka kembali bertemu.


Calista membalas tatapan mata hazel tersebut, hembusan nafas Leo menyentuh kulit wajahnya, tidak dapat dipungkiri jika Calista juga sudah jatuh cinta. wajahnya menjadi menghangat dan merah merona, membuat Leo semakin gemas dan ingin kembali mencium kening, kedua pipi dan bibir Calista. menciptakan sebuah perasaan hangat dan nyaman dihati mereka berdua.

__ADS_1


Leo menarik Calista menuju ranjang, senyum dan kerlingan nakal terpancar dari wajah tampan nya. sedangkan langkah Calista terhenti menahan tubuh pria tersebut, namun celakanya tanpa sengaja sebelah tangannya menyentuh junior Leo yang langsung beraksi dan semakin menegang.


"Maaf, aku tidak sengaja." kembali menerik tangannya, namun ditahan oleh Leo.


"Kamu telah membangunkan nya, kamu juga harus bertanggungjawab untuk menenangkannya kembali." bisik Leo dengan wajah memerah.


"Tidak akan, dasar otak mesum, cabul."


"Ya, aku memang mesum dan cabul. malam ini akan menjadi milik kita berdua."


"Jangan Leo, aku tidak ingin dua kali melakukan kesalahan yang sama dengan mu." Calista mendorong tubuh Leo agar menjauh darinya.


"Itu sama saja Leo, dimana akhirnya kamu tidak akan bisa mengontrol dirimu. aku lelah dan ingin tidur bersama anak-anak, jadi jangan halangi aku lagi." ucap Calista keluar, meskipun sesungguhnya dia juga menikmati sentuhan Leo.


"Maafkan aku, Calista."


Tidak terdengar jawaban dari Calista, yang berjalan cepat menuju kamar Anak-anak lalu mengunci pintunya dari dalam, gadis itu menarik nafas dalam-dalam seraya mengerucutkan bibir mungilnya. sedangkan Leo mengusap kasar wajahnya berusaha menahan dan mengendalikan gejolak hasrat yang sudah memuncak.


Pagi harinya, Calista terlihat sangat segar dan cantik. dia ikut ke dapur membantu menyiapkan sarapan pagi untuk kedua Anak-anaknya.

__ADS_1


"Selamat pagi, nona muda. apa ada yang bisa kami bantu?" sapa pelayan.


"Tidak, aku kesini ingin membantu menyiapkan sarapan." jawab Calista santai dan mulai menyiapkan dua gelas susu vanilla.


"Nona, ini kopi hitam kesukaan tuan muda Leo." ucap kepala pelayan, yang mengira Calista akan membuatkan sarapan untuk Leo juga.


"Baiklah, sekalian saya akan buatkan untuk Leo. anggap saja sebagai ucapan terimakasih karena dia memperlakukan kedua Anak-anakku dengan sangat baik." gumam Calista menuangkan air panas kedalam gelas Kopi, sehingga menciptakan aroma kopi panas yang begitu harum dan nikmat karena sudah dicampur dengan krimer susu.


Setelah selesai dengan dua gelas susu panas dan kopi, Calista membawanya menuju meja makan dimana Leo dan ke-dua Anak-anaknya sudah menunggu untuk sarapan bareng.


"Susu dan kopi panasnya sudah siap!"


"Terimakasih mommy." ucap Kenzo dan Kenzie antusias menerima gelas susu mereka masing-masing.


"Tuan muda Leo, ini kopi mu." ucap Calista meletakan kopi hitam dihadapan Leo. seketika bibir Leo berkedut, memperlihatkan sebuah senyuman manis kearah Calista.


"Aromanya nikmat, tapi aku masih ragu akan cita rasa nya."


"Jangan menilai dari tampilan luarnya tuan, sebelum Anda mencobanya." ucap Calista tersenyum sinis.

__ADS_1


__ADS_2