Menjadi Babbysitter Untuk Anakku

Menjadi Babbysitter Untuk Anakku
Calon istriku


__ADS_3

Micko yang menunggu Calista di mobilnya, segera turun saat melihat Leo menarik sebelah tangan calon istrinya.


"Tuan, apa yang kamu lakukan pada calon istriku, lepaskan tanganya?" teriak Micko.


"Apa? calon istrimu?" tanya Leo seakan tidak percaya lalu menatap Calista meminta kepastian.


"Ya Leo, aku sekarang sudah bertunangan dengan Micko." jawab Calista menundukkan kepalanya saat melihat raut kecewa di wajah Leo.


"Ayo sayang, kita harus segera pergi dari sini." Micko merangkul mesra Calista, membuat Leo sangat geram dan muak melihat kemesraan yang sengaja mereka tunjukkan dihadapannya.


"Tahan dirimu Leo, demi mendapatkan Calista dan anak-anakmu kembali." Leo berusaha untuk bersabar dia ingin berubah demi mendapatkan hati Calista.


Secara diam-diam Leo mengikuti mobil Micko, kali ini keberuntungan berpihak pada Leo. karena mengetahui rumah sakit tempat Calista bekerja.

__ADS_1


Leo rela menghabiskan waktu berjam-jam demi menunggu Calista, yang kali ini berjalan seorang diri keluar dari rumah sakit, sedangkan Micko tidak bisa pulang lebih awal dari biasanya karena ada pasien darurat yang harus segera dia tangani bersama Tim dokter rumah sakitnya.


Tangan Calista kembali ditarik, lalu dipaksa masuk kedalam mobil Leo. gadis itu berusaha berontak namun tenaga Leo jauh lebih kuat darinya.


"Jangan berteriak, aku tidak akan menyakiti mu Calista. tapi ingin kita berdamai." ucap Leo sedikit melunak.


"Leo diantara kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, aku dan Anak-anak ingin hidup tenang tanpa kehadiran mu diantara kami lagi." tolak Calista.


"Katakan dimana rumahmu?"


"Aku tidak akan memberitahu mu, Leo." jawab Calista geram bahkan dia mengepalkan kedua tangannya seakan ingin mencakar-cakar wajah tampan Leo dengan jurus kucing garong yang dimilikinya.


"Oke jika kamu masih keras kepala, terpaksa aku melibatkan orang-orang terdekat mu, misalnya tunggangan mu ataupun bisnis kedua orang tua mu." ancam Leo dengan senyuman iblisnya.

__ADS_1


"Jangan libatkan mereka yang tidak tahu menahu permasalahan kita, dasar licik kamu Leo aku tidak akan pernah memaafkan dirimu jika menyakiti orang-orang yang tidak bersalah." umpat Calista bahkan dia mengeluarkan sumpah serapahnya untuk mencaci maki Leo yang hanya tersenyum melihat kemarahannya.


"Ingat Calista, aku tidak akan pernah menyerah. meskipun kamu kabur kelubang semut sekalipun akan tetap aku cari-cari." ancam Leo.


"Terserah kamu, yang jelas selagi aku masih bisa bertahan aku tidak akan pernah menyerah pada pria egois seperti mu."


"Kamu lucu Calista, seperti kita memiliki banyak kesamaan, terutama sifat yang sama-sama egois." Leo tersenyum manis sehingga pesona ketampanan semakin terlihat, namun tidak dengan Calista yang masih kesal karena Leo tidak mau melepaskan dirinya.


"Apa kamu mau Kuta tetap disini sampai pagi, cepat katakan dimana rumahmu dan keberadaan Anak-anak kita sekarang." ulang Leo.


Sikap keras kepala dan egois Leo, membuat Calista akirnya menyerah lalu menyebut tempat tinggal mereka yang baru, senyum kepuasan dan kemenangan terpancar dari wajah tampan Leo saat melihat Calista yang akhirnya menyerah.


Leo melajukan mobilnya dengan tenang mengabaikan sumpah serapah Calista, bahkan sesekali dia menggoda Calista membuat perempuan itu semakin kesal dengan meninju keras bahu Leo, namun gagal karena Leo langsung menepis dan menarik tangan Calista hingga jatuh kedalam pelukannya.

__ADS_1


__ADS_2