Menjadi Babbysitter Untuk Anakku

Menjadi Babbysitter Untuk Anakku
Ikatan batin yang begitu kuat


__ADS_3

"Daddy... Daddy jangan pergi, jangan tinggalkan kami." dalam tidurnya Kenzo mengigau sambil memangil-mangil Leo.


Calista yang baru memejamkan mata terbagun begitu mendengar teriakan Kenzo, dia segera berlari menghampiri kamar anaknya.


"Kenzo, kamu kenapa sayang?" Calista meraba suhu tubuh Kenzo seketika dia menjadi panik.


"Astaga Kenzo, tubuhmu panas sekali sayang. ya Tuhan aku harus bagaimana?" Calista menyambar ponselnya, menghubungi Micko karena hanya pria itu yang bisa membantunya saat ini.


"Hallo Micko, cepat datang kesini Kenzo demam tinggi. dia tidak henti-hentinya mengigau memangil Daddy-nya." Calista bingung harus berbuat apa selain mengompresnya sambil menagis pilu.


"Apa Kenzo demam tinggi, baiklah aku akan segera kesana." Micko langsung bergegas menuju mobil tidak lupa dia membawa peralatan medisnya.


Tidak lama Micko datang dengan tergesa-gesa, tanpa banyak tanya lagi, dia langsung memeriksa kondisi Kenzo.


"Kenzo harus mendapatkan perawatan terbaik, malam ini kita harus segera kerumah sakit."


"Baiklah Micko, aku mengikuti saja apa yang terbaik menurut mu."


Sampai dirumah sakit, Kenzo langsung mendapatkan perawatan medis terbaik. Calista tidak mau meninggalkan anaknya sedetikpun.

__ADS_1


Leo yang baru sampai merasa gelisah berpisah dengan Anak-anaknya, dia terus memikirkan Kenzo, seakan-akan anaknya begitu membutuhkan dirinya.


"Kenapa aku terus memikirkanmu nak, semoga kalian berdua baik-baik saja." Leo terus berdoa dalam hatinya semoga Anak-anaknya tidak mengalami hal yang buruk.


"Micko, aku sangat mengkhawatirkan Kenzo hick hick." Calista menghambur kedalam pelukan Micko yang berusaha untuk menghiburnya.


"Jangan takut Calista, aku akan berusaha yang terbaik untuk Kenzo. dia pasti bisa sembuh seperti sedia kala karena dia anak yang kuat." bujuk Micko yang sangat menyayangi Calista dan Anak-anaknya dengan tulus.


"Terimakasih Micko, kamu sudah sangat banyak membantuku dan Anak-anak selama ini. aku bahagia dipertemukan dengan mu."


"Ini sudah menjadi tugas ku, apalagi Kenzo akan menjadi anakku. ingat kita akan menjadi suatu keluarga yang saling melindungi dan menyayangi satu sama lain."


"Micko, apa kondisi Kenzo sudah membaik?" tanya Calista saat Micko kembali memeriksanya


"Kondisinya belum stabil, kita tunggu sampai besok pagi. obatnya masih bekerja."


Micko mengajak Calista duduk di sofa yang terdapat diruangan perawatan Kenzo, dia ingin calon isterinya bisa istrahat agar tidak ikut-ikutan sakit.


Satu persatu permasalahan yang terjadi diperusahaanya, sudah bisa diselesaikan Leo. bahkan sudah kembali berjalan normal seperti biasa, namun kegundahan yang dirasakannya belum juga berkurang, sehingga dia langsung memeriksa ponselnya yang terdapat banyak panggilan masuk dari salah satu anak kembarnya Kenzie.

__ADS_1


"Hallo Kenzie, kamu apa kabar sayang?"


"Daddy, Kenzo sakit sekarang dia dirumah sakit." terang Kenzie.


DEGH!!


Kenzo dilanda kecemasan mengigat sedari kecil Kenzo sudah sering sakit-sakitan, tanpa pikir panjang lagi dia langsung menuju airport mengabaikan beberapa pertemuan penting perusahaan yang masih membutuhkan kehadirannya. Leo tidak peduli apapun lagi, yang terpenting baginya kesehatan Kenzo.


Leo tidak peduli kondisi tubuhnya sendiri, yang sudah sangat kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh. begitu sampai dua langsung menuju rumah sakit tempat Kenzo dirawat. setengah berlari dia menulusuri koridor rumah sakit.


Ceklek!


Pintu ruangan perawatan Kenzo terbuka, Calista kaget begitu melihat kedatangan Leo yang masih ngos-ngosan berjalan kearah Kenzo.


"Kenzo, bagunlah nak. Daddy datang mengunjungi mu nak." bisik Leo, keajaiban seakan datang begitu Kenzo yang semula terbaring lemah membuka matanya.


"Daddy!" ucap Kenzo dengan wajah berbunga.


"Ya nak, Daddy datang untuk mu."

__ADS_1


Leo menarik Kenzo kedalam pelukannya, ikatan batin antara ayah dan anak begitu erat, sehingga memberikan kesembuhan yang nyata bagi kondisi kesehatan Kenzo yang sudah membaik.


__ADS_2