Menjadi Babbysitter Untuk Anakku

Menjadi Babbysitter Untuk Anakku
Ucapan terimakasih


__ADS_3

Paginya Calista terbangun, dia merasa tubuh sudah jauh lebih ringan dan membaik. disudut ruangan dia melihat Leo yang tertidur pulas diatas sofa sambil memangku tangannya didada.


"Jadi Leo menemani dan menjagaku semalaman, ternyata aku salah menilai mu Leo. kamu memiliki hati yang lembut dan sangat peduli padaku." seulas senyuman mengembang dibibir Calista, terniat dihati nya untuk bersikap lebih lembut lagi pada Leo. perlahan Calista bangkit berjalan pelan kerah Leo, dia tahu jika Leo tengah kedinginan, Calista membawa selimut tebal yang semula digunakannya lalu menyelimuti ke tubuh Leo dengan sangat hati-hati agar pria itu tidak terbangun dari tidurnya.


Semalam Calista tidur sangat pulas, efek dari obat yang disuntik oleh Dokter, sehingga pagi ini dia merasa jauh lebih sehat dan segar.


"Sebagai ucapan terimakasih ku padamu, Leo. pagi ini aku akan memasak menu sarapan spesial untuk mu." ucap Calista turun kebawah menuju dapur.


Melihat kedatangan Calista, pelayan tersenyum ramah menyambut calon nyonya muda mereka.


"Selamat pagi nona muda, ada yang bisa kami bantu?" ucap kepala pelayan.


"Tidak, aku ingin memasak sendiri menu sarapan untuk Leo dan Anak-anak." jawab Calista mulai menyiapkan bahan-bahannya.


"Baiklah, jika nona butuh apa-apa kami siap membantu nona."


"Ya, terimakasih."


Setengah jam berkutat di dapur, Calista akirnya mampu menyelesaikan menu masakannya. aroma wangi dan lezat membuat Anak-anak tersenyum dan tidak sabaran menunggu mommy nya menyiapkan di meja makan, tidak lama Leo turun dengan stelan pakaian kantor yang sudah rapi.


"Apa semua ini kamu yang masak?" ucap Leo menatap makanan yang sudah tertata rapi di meja makan.

__ADS_1


"Iya, aku khusus memasak untuk mu dan Anak-anak, anggap saja sebagai ucapan terimakasih ku karena sudah merawat dan menjagaku semalaman." balas Calista, seulas senyum terukir dibibir Leo, merasa mendapatkan perhatian khusus dari Calista.


"Aku melakukannya demi anak-anak, mereka pasti sedih melihat mu sakit. meskipun begitu aku suka caramu yang mencoba menarik perhatian ku." bisik Leo tepat ditelinga Calista, membuat gadis itu kegelian dengan deru nafas Leo yang berat, ada debaran aneh yang membuatnya menjadi gugup.


"Apapun alasannya, aku tidak pernah mencoba merebut perhatian mu. percayalah, aku hanya ingin berterimakasih. Karena aku memasaknya tulus dari hatiku, silahkan dimakan kalau tidak suka abaikan saja." ucap Calista mengambil makanan untuk Anak-anak.


"Benarkah, tapi aku merasa kamu sangat menyukaiku." Leo menatap wajah cantik Calista tanpa ingin terlewatkan sedikitpun.


"Terserah jika tuan tidak percaya." Calista memutar bola matanya kesal, hal itu membuat Leo semakin ingin menggodanya.


"Benarkah, apa kamu yakin jika tidak menyukai ku?" ucap Leo kembali.


"Terimakasih mommy, ini sangat lezat sekali." puji Kenzie.


"Iya sayang."


Seulas senyum tersungging di bibir Leo, dia senang mendapatkan perlakuan manis seperti ini. dia merasa memiliki sebuah keluarga kecil yang hangat dan penuh kebahagiaan.


"Rasa makananmu lumayan juga." bisik Leo berdiri disamping Calista, dia sudah bersiap untuk berangkat ke kantor.


"Tuan, bolehkah aku izin untuk hari ini."

__ADS_1


"Sudah aku duga, kamu bersikap manis karena menginginkan sesuatu." Leo tersenyum miring, membuat Calista menjadi kesal.


"Kamu selalu salah sangka, baiklah aku akan bekerja." Calista segera hendak beranjak menuju kamarnya mengganti dengan pakaian kerja.


"Tunggu, kamu boleh libur hari ini. aku juga tidak ingin dikatakan sebagai atasan yang kejam, memaksamu bekerja ditengah kondisi mu yang masih sakit." ucap Leo.


"Sebenarnya aku sudah sembuh, cuma hari ini aku ingin pergi ke suatu tempat."


"Kemana?"


"Mengunjungi bibi Ani, sudah lama aku tidak pulang kerumahnya." ucap Calista.


"Kenapa nanny tidak mau tinggal bersama kita, mommy." tanya Kenzo.


"Bibi Ani tidak suka merepotkan kita, lagian berat baginya meninggalkan rumahnya yang nyaman dan asri."


"Iya mommy, aku juga sudah rindu untuk pulang kerumah itu lagi." jawab Kenzie.


"Apa kalian ingin ikut dengan mommy kesana?"


"Ya." ucap ke-dua bocah itu hampir berbarengan.

__ADS_1


__ADS_2