Menjadi Babbysitter Untuk Anakku

Menjadi Babbysitter Untuk Anakku
Bukannya egois


__ADS_3

Calista menatap ke-dua Anak-anaknya yang masih tertidur pulas, wajah keduanya mewarisi sebagian dari ketampanan yang dimiliki Leo.


"Kenzo, Kenzie sayang. Bukannya mommy egois karena ingin memiliki kalian sendiri. tapi semua ini mommy lakukan karena sangat menyayangi dan tidak ingin kehilangan kalian berdua, nak." gumam Calista sambil mengecup lembut kening Anak-anaknya.


Leo kembali ke penginapan dengan perasaan sedih sekaligus bahagia, dia merebahkan tubuhnya diranjang berusaha menenangkan gemuruh dalam dadanya.


"Daddy akan berusaha merebut perhatian kalian, setelah itu meluluhkan hati dan membuat Calista jatuh cinta. dengan cara ini kalian akan Kembali kedalam pelukanku, Daddy berjanji tidak akan mengecewakan kalian lagi." gumam Leo kalut.


Malam ini Leo tidak bisa memejamkan matanya, dia ingin kembali ke rumah Calista. namun kembali diurungkan takut sikapnya yang terlalu berambisi membuat Calista semakin membencinya.


Leo berjalan mondar-mandir, rasanya sudah tidak sabar menunggu pagi menjelang. sehingga malam ini dilalui Leo tanpa tidur barang sepicing pun.


"Aku harus menemui Calista dan anak-anak kembali, semoga kali ini mereka sudah bisa menerima kehadiran ku."


Leo menjalankan mobilnya dengan dada berdebar-debar, membayangkan jika nanti Calista dan anaknya menolak kehadirannya. sehingga dia berusaha menyiapkan fisik dan mentalnya untuk menghadapi kemungkinan tersebut.

__ADS_1


"Sudah pukul tujuh lewat, kenapa suasana rumah ini masih terlihat sepi. apa Calista dan anak-anak masih tidur?" gumam Leo begitu sampai didepan pintu yang masih tertutup rapat. rasa rindu dan tidak sabaran, membuat Leo memencet bel berulangkali namun tidak terdengar jawaban apapun dari dalam rumah sehingga Leo semakin gelisah dengan rasa takut jika mereka benar-benar telah kabur kembali.


"Calista! tolong buka pintunya, aku datang dengan tujuan baik-baik." teriak Leo namun masih tidak terdengar jawaban.


"Maaf tuan, anda cari siapa?" seorang wanita paruh baya menghampiri Leo.


"Aku ingin menemui Calista, perempuan yang tinggal dirumah ini, namun sudah satu setengah jam menunggu dia juga belum keluar rumah." tunjuk Leo cemas.


"Tuan apa anda tidak tahu jika semalam Calista dan Anak-anaknya sudah pindah."


"Coba semalam aku tidak pulang dan memilih untuk tetap bertahan di sini, mungkin sekarang mereka masih bersamaku." gumam Leo kesal dengan keadaan dan dirinya sendiri. perlahan langkah Leo terserah pada sebuah mainan anaknya yang tertinggal disudut teras, dia mengambil benda tersebut lalu memeluknya dengan penuh perasaan dan rasa kehilangan separuh jiwanya.


Dengan langkah gontai, Leo berjalan menuju mobilnya, dia bingung harus mencari kemana lagi keberadaan Calista dan Anak-anaknya.


"Calista, mungkin saat ini kamu berhasil melarikan diri dari ku, namun suatu saat aku pasti akan menemukan mu kembali." ucap Leo penuh penekanan.

__ADS_1


Dua hari dihabiskan Calista dengan mengurung dirinya dirumah, tepat dihari ke-tiga dia memutuskan untuk bekerja, meskipun Micko memberikannya kesempatan libur selama seminggu. namun Calista merasa tidak enak hati pada pria yang begitu baik padanya dan kedua Anak-anaknya.


"Sayang, mommy berangkat kerja dulu ya. kalian jaga diri dirumah, semoga Leo tidak menemukan tempat tinggal kita yang baru." ucap Calista.


"Ya mom." jawab Kenzo dan Kenzie yang terlihat tidak bersemangat.


"Sayang kalian kenapa?"


"Kami merasa bersalah pada Daddy, bagaimana pun juga dia adalah ayah kami." ucap Kenzo menerawang.


"Sayang, maafkan mommy nak." Calista merasa tidak tega tapi dia juga tidak rela kedua anaknya diambil Leo, hatinya sudah terlanjur sakit.


"Mommy tidak bersalah, begitu juga dengan Daddy. aku berharap semua kesalahpahaman ini akan berakhir, sehingga kita bisa tinggal satu rumah lagi sebagai keluarga." ucap Kenzie yang menginginkannya kedua orang tuanya kembali akur dan bisa bersama mereka selamanya.


"Kenzie, untuk saat ini mommy tidak bisa mengabulkan keinginan mu. mommy hanya punya kalian berdua, dan tidak menginginkan yang lain lagi." ucap Calista.

__ADS_1


***


__ADS_2