Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Pencarian


__ADS_3

Xian langsung di tangani oleh dokter ia kembali di rawat untuk beberapa hari karena kondisinya semakin lemah


Sedangkan lae saat ini menunggu dengan setia selama dokter masih memeriksa keadaan xian dengan duduk di kursi luar ia masih merasa bingung kenapa tuannya tiba tiba pingsan dan berada di lorong atas rumah sakit?


***


Sedangkan di belahan negara lain, tepatnya negara F Bagas yang saat itu sedang melakukan meeting tiba tiba handphonenya berdering, ia melirik handphonenya di sana ia melihat ternyata panggilan dari salah satu anak buahnya


Bagas melihat sekretarisnya sekretarisnya sedang menjelaskan sesuatu, ia langsung mengangkat tangannya untuk menghentikan sebentar


"saya harus mengangkat telepon "ujarnya dan langsung berdiri berjalan keluar pintu


"Ada apa? "tanya bagas dengan suara dinginnya


"Tuan, tuan xian sedang berada di negara S"ucap pengawal bagas


"Apa?"


"Ya tuan beliau sedang melakukan perjalanan bisnis"


"Pastikan dia tidak bertemu dengan adikku! "


"Baik tuan saya akan terus mengawasinya"


"baiklah awasi terus, besok aku akan segera kembali "


"Baik tuan"


tut


Bagas langsung masuk ke ruangan meetingnya yang di tunda sebentar, meeting di lanjut namun fikiran bagas tak henti hentinya memikirkan adiknya jika ia bertemu xian


Karena tak fokus, bagas langsung membubarkan meetingnya, ia langsung menghubungi asistennya


"Bramm! siapkan jetku sekarang! dan gantikan aku di sini, jaga daddyku di sini"


"Tuan akan kemana? "


"Aku harus pulang sekarang "


"Baik tuan"


tut


Setelah itu bagas menyambar jasnya dia berjalan, tujuannya saat ini ialah bertemu sang daddy yang berada di ruangannya


Tok tok


"Masuk"


"Dad"


"Loh bukannya meeting belum selesai? "


"Maaf dad bagas terpaksa harus menghantikannya"


"Ada apa son? "tanya dad bagas dan bangkit dari kursi kebesarannya ia berjalan duduk di sofa, bagas mengikuti sang daddy untuk duduk di sofa


"Pengawal bagas mengatakn jika xian saat ini berada di negara S dad, bagas takut ia akan bertemu natali"


"Huffh, apa dia sedang mencari my angel? "


"No dia sedang melakukan perjalanan bisnis di sana"


"Kalu seperti itu sebaiknya kau kembali daddy takut jika ia bertemu dengan my angel, ia akan membawanya pergi "


"Daddy tak ikut pulang? "


"No son, jika daddy dan kau ikut pulang lalu siapa yang harus mengurus ini? "ujarnya


"Baiklah bagas akan segera pulang, daddy jaga kesehatan di sini jangan lupa makan dan meminum obat"


"Iya son, kau ini rewel seperti mommymu"kekeh tuan wingson


"Aku pamit dad"bagas langsung berdiri, memeluk singkat sang daddy dan mencium kening sang daddy yang amat ia cintai itu


Bagas langsung keluar dari ruangan itu


***


Malam kembali datang bersama rintikan hujan, seorang wanita duduk dekat jendela dengan memeluk kedua lututnya


Sedari tadi air matanya tak henti hentinya turun membasahi pipi mulusnya


Ia adalah natali, setelah menidurkan putranya ia kembali ke kamar dan duduk termenung menatap rintikan hujan yang turun membasahi bumi


Ia tak mengerti dengan hatinya, di sisi lain ia sangat merindukan sosok laki laki yang selalu bersayang di kepalanya namun rasa kekecewaanya lebih mendominasi


"Apa tadi itu kau kak? "gumamnya mengingat pertemuannya tak sengaja tadi siang

__ADS_1


Ia kembali mengingat wajah xian yang seperti tak terurus dengan rambut gondrongnya


"Apa wanita itu baik menjagamu kak? apa kau memanjakan dia seperti kau memanjakanku kak? "gumamnya, hatinya bertanya tanya mengenai hidup xian setelah ia meningalkan xian


Sebenearnya ini bukan salah xian ia pergi namun melihat nyonya yenli yang membencinya dan juga wanita yang di sebut sebut cinta pertamanya itu sangat tidak menginginkan dirinya berada di sisi xian, nata menganggap ia perusak hubungan mereka dan perusak hubungan ibu dan anak itu


Di tambah kekecewaanya yang besar karena xian meragukan anaknya, dan melakukan tes DNA yang jelas membahayakan janinnya


"Hiks kenapa kau menorehkan luka yang begitu dalam tuhan? aku sangat mencintainya hiks hiks" Ya natali memang sangat mencintai xian walaupun rasa kekecewaannya sangat besar untuk pria itu, xian bisa di bilang cinta keduanya setelah papa yang dulu ia ketahui ayah kandungnya.


Walaupun saat Sekolah ia termasuk siswi terpopuler dan banyak laki laki di sana yang mengatakan cintanya untuk nata, namun natali tak pernah tertarik dengan laki laki selain xian, baginya hanya satu prioritasnya yaitu meraih cita cita dan membahagiakan kedua mama papanya yang sudah berpulang


Natali terus menangis hingga ia tertidur karena lelah di sofa yang ia duduki


***


Pagi harinya natali terbangun, ia melihat sekelilingnya ternyata ia tertidur di sofa kamarnya


"Hufhh pantas badanku merasa sakit"gumamnya dan langsung bergegas keluar kamarnya menuju dapur untuk membuat sarapan untuk anaknya


Setelah siap ia kembali ke kamarnya untuk memebersihkan dirinya, dan bersiap siap menuju kampus karena ia harus menyerahkan laporan bulanannya, bebera bulan lagi ia selesai melakukan internship sebelum mengambil spesialis itu


Setelah selesai ia keluar dan mengetuk pintu anaknya yang ternyata sudah rapih


"Wah anak mommy sudah rapih!"


"iya mommy, ano mau cekolah"


"Yasudah yuk kita turun untuk sarapan"


"Let's go mommy"natali langsung mengendong anaknya, tak lupa ia mencium kedua pipi gembul anaknya


"Anak mommy tampan "


Natali dan iliano langsung turun namun belum selesai ia menginjakan anak tangga terakhir ia di kejutkan dengan suara pintu terbuka


"Unclee! "teriak iliano, dan meminta mommynya menurunkannya


Iliano langsung berlari memeluk unclenya


"Hallo juniorr"sapa bagas dan langsung mengangkat badan kecil itu di gendongannya


"Kau tampan sekali berpakaian sekolah"


"Tentu kan mommy ano Cantikkk"


"Karena kakaknya juga tampan dong"kekeh bagas


"Hai sayang, apa kau baik baik saja? "tanya bagas seraya memdekat adiknya, tak lupa ia mencium kening natali


"Angel baik baik saja kak, kenapa kakak pulang? bukannya kakak mengatakan dua minggu di sana? "


"Kakak menghawatirkan kalian sayang, makanya kakak segera pulang tapi nanti kakak akan menyusul daddy di sana setelah memastikan dia kembali "Ucapnya dengan di akiri kata batinnya


"Aku sudah besar kak, angel baik baik saja ko di sini"


"Yasudah kakak lapar sayang, apa kamu membuat nasi goreng? "ucap bagas mengalihkan pembicaraannya


"Iya kebetulan pagi ini angel buat"


"Yu sarapan, sejak di pesawat kakak tidak makan" bagas memang berangkat dari sana sebelum malam


"Lagian baru juga tiga hari di sana kakak udah pulang, perjalanan di sana kan sangat jauh"


"Gakpp sayang lagian kakak udah istirahat di dalam pesawat "


Mereka bertiga memakan sarapan dengan sesekali bercanda dengan iliano


"Sayang apa sudah selesai sarapannya? "


"Done mommy"


"Yaudah kak aku pergi dulu ya, ayo sayang mommy anter kamu"ucap nata setelah menghabiskan makanannya


"Tunggu biar kakak antar"cegah bagas


"Tidak perlu kak, kakak pasti cape akibat perjalanan jauh"


"Gakapa apa sayang, yuk kakak antar" bagas langsung berdiri, sebelumnya ia sudah membersihkan tubuhnya di pesawatnya"


"Iya mommy sama uncle aja ya, biar temen ano tau ano punya daddy hehe daddy uncle"ucap iliano dengan suara cadelnya


Deg


Bagas hanya terkekeh mendengar ucapan keponakannya, ia tak melihat ekspresi natali yang tiba tiba pucat kembali


"Let's go boyy"


Dengan terpaksa natali mengikuti kakaknya

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan lima belas menit mereka sampai di Sekolah dasa iliano


"Kamu jangan nakal ya sayang, mommy berangkat dulu nannti mommy jemput kamu okey? "


"Okey mom"


"Kiss dulu dong sayang"ucap natali


Cup


"Untuk uncel? "


Cup


"Pinter, dah boy"


"Dah uncle"


"Oh iya, iliano ingatkan pesan mommy? "


"Ya mom, tangan tunjukin kemampuan ano"


"Ucuicuu anak mommy, cup"


"Dah mommy"iliano langsung berlari masuk ke sekolahnya


Bagas dan nata langsung kembali masuk ke dalam mobil


"Kita sekarang ke kampus aku ya kak"bagas mengangguk


"Berapa bulan lagi kamu selesai internship? "


"Sebentar lagi kak hanya beberapa bulan lagi"


"Mau ngambil spesialis apa nanti? "


"Mmm belum kepikiran si kak, tapi kayaknya aku mau ngambil spesialis bedah "


"Kenapa bedah? kenapa gak yang lain aja? "


"Gak apa apa si kak karena angel pengen aja si"


"Gak takut gitu? liat organ organ manusia "


"Nggaklah kalo takut buat apa jadi dokter kak"


"Kakak bercanda kok, lagian apapun keinginanmu kakak dan daddy akan dukung kamu sayang, kamu gak jadi dokter juga kakak masih bisa hidupin kamu dan iliano "


"Ishhh kakak nih mulai sombong! "


"Faktanya sayang"kekeh bagas


***


"Lae kerahkan semua anak buahmu untuk mencari natali di negara ini "Ucap lixian dengan suara dinginnya


Lae langsung tersentak kaget


"Apa tuan curiga nona di negara ini? "


"Ya, karena kemarin aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri dia sedang berada di rumah sakit ini"


"Apa? tapi apa anda tidak salah melihatnya tuan? "


"Walaupun keadaanku seperti ini aku tidak mungkin salah melihatnya lae"


"Jadi tuan xin seperti itu akibat ia melihat nona? apa yang terjadi sebenarnya? "batin lae


"Cari tahu sedetail mungkin aku yakin dia ada di negara ini "


"Baik tuan"


"Untuk perusahaan X apa kau sudah membicarakannya? "


"Sudah tuan, pihak di sana memaklumi keadaan anda dan kontrak sudah di tanda tangani"


"Bagus lae, untuk sementara aku serahkan semuanya padamu, dan tolong kau hubungi dr. luhah agar menyusulku, aku hanya ingin di rawat olehnya"


"Baik tuan, apa ada lagi? "


"Siapkan apartemen di sini untukku, aku tidak betah jika terus terusan di hotel, dan juga pangil jack untuk menyusulku juga karena aku tidak mungkin merepotkanmu untuk dua urusan berbeda" Jacak adalah salah satu kaki tangan xian yang ia percayai sebagai ketua dari kelompok dunia bawahnya


Bukan sebagai mafia namun lebih tepatnya kelompok tersebut berperan untuk melawan musuh musuh xian dan bisa di bilang orang orang yang berhutang nyawa dengan xian dulu


"Baik tuan akan saya laksanakan"ucap lae dan langsung membungkukan badannya setelah itu ia pamit keluar melakukan perintahnya


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2