Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Pertemuan kedua dengan presdir


__ADS_3

Mata hari yang terbenam mulai menunjukan dirinya, kini sudah menunjukan pukul tujuh pagi, dan matahari mulai menampakan dirinya menyinari bumi


Natali masi tertidur dengan posisi sama seperti semalam, dan di sisi lain ada seorang laki laki yang terbangun akibat tergangu sorotan matahari yang melewati celah kaca ruangan kantornya


Dia adalah li xian dengan posisi sama seperti semalam dan dalm keadaan full ne**d "engeuhhhhh"lenguhnya sambil membuka matanya perlahan lahan


"Aw kepalaku pusing! "katanya sambil memijat kedua pelipis dengan tangannya


Dan setelah beberapa menit kesadaran li xian mulai ada, dan betapa terkejutnya dia melihat diri sendiri dengan keadaan full ne**d dan melihat baju bajunya berserakan di lantai


"Ohh Astaga! apa yang terjadi padaku"ucapnya sambil mengingat kejadian semalam, dan usahanya membuahkan hasil dan kini li xian panik bukan main setelah mengingat kejadian semalam, pasalnya dia tidak tau siapa yang dia tiduri tadi malam dalam keadaan mabuk tadi, tapi itu semua akan dia ketahui setelah melihat cctv nanti


Dan li xian bangkit dari duduknya dan mulai memunguti pakaiannya dan hanya mengunakan bo**r saja dan berjalan ke ruangan pribadi miliknya untuk membersihkan diri, fikirannya masi mengingat ngingat kejadian semalam yang sudah memaksa seseorang untuk dia tiduri, setelah mandi dia memakai baju lain yang sudah di sediakan di kamar itu, dan keluar dari kamar yang terletak di dalam ruangannya, berjalan ke arah sofa


Lagi dan lagi li xian di buat terkejut melihat noda merah seperti darah, lalu dia menyentuhnya dan menciumnya, dan ternyata itu benar noda darah


"Ini darah siapa? dan inikan tempat tadi malam aku melakukan itu sama orang yang tadi malam aku paksa, dan perasaan tadi pas aku mandi, aku nggak merasakan sakit di bagian manapun, lalau ini darah apa? "tanyanya ada diri sendiri, lalu li xian kembali terkejut


"Astaga! perempuan yang tadi malam aku tiduri masi perawan dan ya aku mengingatnya pada saat aku mau memasukinya, sedikit kesulitan, aku harus cari tau siapa perempuan itu, tapi aku ingat dia mengunakan baju petugas kebersihan perusahaanku, dan pasti dia bekerja di sini"gumam batin li xian


Dan li xian berjalan ke arah meja kebesarannya untuk menelepon asisten pribadinya


"Lae segera ke ruanganku sekarang! "perintahnya dan langsung menutup teleponnya tanpa menunggu jawaban lae si asisten pribadi li xian sekaligus kaki tangan kanannya


tok tok tok


suara pintu ruangan li xian di ketuk


"MASUK! "perintahnya


"Selamat pagi tuan"Hormatnya membungkukan badannya sedikit


"Ya selamat pagi"ucapnya beribawa


"Ada yang bisa saya bantu tuan? "


"Kemana kamu semalam? kenapa kamu tidak menjagaku?"tanyanya tegas! menatap tajam asisten pribadinya


"Maaf tuan kemarin bukannya anda menyuruh saya agar tidak mengangu tuan? "jawabnya hormat


"Ya memeang dan bukan berarti kau meningalkanku, aku kemarin mabuk berat kau tau! dan gara gara itu semua aku memperko**** gadis yang sepertinya itu petugas kebersihan di sini!"katanya sambil menatap tajam asistennya


Lae terkejut mendengarnya"Maaf kan saya tuan saya salah, karena saya meninggakkan ada sendiri, saya fikir anda butuh waktu sendiri jadi saya memutuskan untuk pulang sebentar dan niatnya saya ingin kembali ke sini, tapi kemarin saya dapat telepon dari orang yang minggu lalu mengajukan kerja sama tuan, dan saya fikir tuan tidak apa apa, tolong maaf kan saya tuan"ucapnya menjelaskan panjang lebar apa yang sebenarnya terjadi


"Baiklah lupakan! kau cari tau gadis itu siapa? dan segera kau temui dia dan bawa kehadapanku sekarang! "perintahnya tegas


"Baik tuan 10 menit lagi saya akan kembali membawa data data gadis itu, kalo tidak ada lagi saya pamit tuan"pamitnya menunduk hormat

__ADS_1


Setelah beberapa menit lae kembali ke ruangan presdirnya membawakan data data natali


"Ini tuan, gadis itu bernama Natalia Angelia Putri, anak yatim piatu, umur 18th dan dia bekerja di sini sebagai petugas cleanning service bagian lantai 2 & 3. dan alasannya bisa sampai ke lantai ini adalah untuk mengantikan temannya yang kemarin sakit tuan, hanya itu saja yang saya dapatkan informasinya"ucapnya menjelaskan


"Natalia Angelia Putri"ucapnya mengulangi nama nata"Baiklah kau temui dia bawa dia ke hadapanku di restoran vilef(angap aja ada nama restoran itu reader sayang) , dan siapkan perjanjian agar gadis itu tidak macam macam, juga kau pesankan ruangan vvip di sana, aku akan menunggu nya di sana, semuanya harus beres lae!"perintahnya kepada lae


"Baik tuan saya akan membawanya kehadapan tuan"ucapnya menunduk hormat, langsung pergi dari ruangan presdirnya dan menjalankan tugasnya


Natali yang tertidur pulaspun akhirnya perlahan lahan membuka kelopak matanya yang sembab, dan terlihat jelas garis garis kelelahan di samping matanya.


Tubuhnya masi merasakan sakit apalagi bagian ************ yang masi terasa sakit, dan seketia matanya mulai berembun tanda ingin menumpahkan cairan bening itu.


Natali kembali menangis mengingat kejadiaan naas yang menimpanya


"Hiks hiks hiksss... Tuhannnn apa yang harus aku lakukan, apa yang akan di katakan orang orang jika nanti aku hamil tanpa suami, hiks hiks hiks, kenaa engkau jahat padaku tuhan! apa salahku sehingga kau tega kepadaku! hiks hikss" katanya menangis histeris memikirkan nasibnya kedepan seperti apa


"Tapi apakah nanti aku bakal di pecat dari perusahaan itu? kalo sampa itu terjadi harus dengan apa aku menafkahi hidupku yang hanya sebatang kara ini? hiks hikss, sherlyy andaikan kamu ada di sini aku terluka sherr hiks hiks hiksssss"katanya kembali, dan mengingat sherly sahabat baiknya yang kini tengah belajar di negara lain


Setelah puas menangis natali beranjak dari tempat tidurnya berjalan dengan tertatih tatih akibat masi merasakan sakit di area Selangkangannyaa menuju kamar mandi untuk membersihkan diri


Setelah sekesai, nata keluar dari kamar mandi dan langsung melangkahkan kakinya menuju lemari pakaian dan langsung memakai pakaianya, setelah selesai nata kembali duduk di kasurnya dan meraih teleponnya untuk menelepon seseorang


"Hallo pak, saya mau minta izin untuk tidak masuk hari ini karena saya sedang sakit pak"ucapnya dengan sura serak menelepon orang bagian piket


"oh iya, baillah dan semoga cepat sembuh, saya harap lusa kamu sudah lebih baik"ucapnya orang bagian piket


Natali tidak berohong bahwa dirinya sakit, nata memang merasakan sakit kepala dan badannya terasa remuk juga lemas, setelah menelepon natali kembali membaringkan tubuh mungilnya di kasur dan mencoba menejamkan matanya.


Belum lama nata memejamkan matanya, natali kembali membuka kedua matanya tak kala mendengar pintu di ketok oleh seseorang, langsung saja natali membukakan pintunya dan melihat siapa orang yang mengedor pintunya


tok tok tokkkkk


dan setelah pintu nya di buka"Maaf tuan siapa ya?"tanyanya masi dengan suara seraknya


"Selamat siang nona, saya asisten tuan li xian, ingin menjemput nona untuk menemui tuan saya, saya harap nona mau ikut dengan saya"salamnya dan katanya dengan suara selembut mungkin


"Tuan li xian? "tanyanya masi belum mengingat siapa tuan li xian, seperti tidak asing baginya


"iya nona tuan presdir perusahaan namoung grup tempat anda bekerja nona"ucapnya kembali asisten lae


seketika jantung nata berdetak kencang,kakinya tiba tiba lemas, matanya kembali berembun tada alan ada air yang akan jatuh lagi dari matanya tak kala mengingat nama itu, ya nama orang yang sudah merebut paksa mahkotanya"ap_apa dia mau menemuiku? Ti_tidak tuan saya tidak mau bertemu dengannya"ucapnya mendadak histeris di depan lae


lae di buat terkejut atas respon yang dia dapatlan dari nata, terlihat raut ketakutan dari dalam dirinya, langsung saja lae mencoba menenangkan nata yang terduduk sambil memegang kakinya sambil menangis


"Nona tenanglah saya tidak akan jahat pada anda, dan tuan saya tidak akan melakukan hal macam macam lagi pada anda, dia hanya ingin brtemu dengan nona untuk meluruskan masalah ini agar kedua belah pihak sama sama tidak di rugikan, jadi tenang lah nona"ucap lae dengan lembut mencoba menenagkan nata yang seperti orang ketakutan


"Ayo nona ikut saya, saya janji tidak akan ngala ngapain kamu nona, ayok ke mobil"ajaknya lembut agar nata tidak merasa ketakutan

__ADS_1


"A_apa itu benar? kalian tidak akan ngapa ngapain saya lagi?"tanyanya masi dengan keadaan terduduk menatap kedua mata lae mencari kebohongan, tapi tidak ada


"Benar nona ayok ikut saya"ajaknya lagi, dan di anguki nata dan lae membawa nata dengan mobil yang berisikan 2 Bodyguard di depan nya dan salah satunya menyupir mobil itu, nata bersama lae duduk di kursi penumpang


tidak ada perckapan dalam mobil itu hanya ada keheningan.


setelah beberapa menit nata dan lae telah sampai di restoran vilef yang tadi lae pesankan, di sana sudah ada li xian yang tengah duduk


"siang tuan, ini nona natali"ucapnya hormat


dan seketika li xian menoleh melihat orang yang di belakangnya, dan matanya terus memandangi natali yang tengah meremas pakaiannya sambil menundukkan kepalanya, siapapun yang melihat natali pasti sudah mengetahui bahwa natali tengah ketakutan


"oh baiklah silahkan duduk"ucap li xian memerintahkan lae dan nata duduk


tapi yang terjadi natali hanya diam mematung, sorot mata li xian langsung memandang lae meminta jawbaan,


lae yang paham tatapan tuannya membisikan sesuatu


"begini tuan, pada saat saya menjemput tadi dan memberi tahukan nama tuan, nona natali langsung berteriak histeris dan sangat takut, bahkan saya tadi harus merayunya terlebih dahulu"bisiknya pada li xian


li xian yg mendengarnya merasa bersalah dengan apa yang telah di lakukannya pada natali


"kau tidak perlu takut, saya tidak akan ngapa ngapain kamu lagi jadi tolong jangan takut oke?"ucapnya mencoba dibuat lembut


natali yang mendengar kata lembut li xianpun luluh dan duduk dengan masi menundukkan kepalanya


"Baiklah saya mulai pembahasan ini, jadi saya mengundangmu untuk datang ke sini, saya ingin mengajukan perjanjian agar kita sama sama enak"ucapnya


natali yang mendengar itupun mendongskan kepalanya, dan bertanya"a_apa maksud tuan? perjanjian apa tuan? "tanyanya bingung


li xian yang malas menjelaskan itupun menatap lae dan meminta lae agar menjelaskankannya, dengan kontak mata dan lae mengerti dengan tatapan tuannya ity


"Sebelumnya atas tuan saya, saya minta maaf kepada anda karna perlakuan kemarin malam tuan saya, dan saya di sini ingin menyelesaikannya secara baik baik agar tidak ada lagi masalah kedepannya"


"jadi kami sudah membuat surat perjanjian untuk anda dengan tuan li xian, yang di mana isi surat tersebut tuan saya akan bertengung jawab atas apa yang dia lakukan kepada anda tapi bukan maksud dengan menikah karena tuan saya tidak ingin menikahi wanita ysng tidak dia cintai, dan silahkan anda baca suratnya terlebih dahulu, dan apabila anda merasa keberatan maka silahkan anda bicara"ucap asisten lae sambil menyerahkan surat perjanjian


natali menerimanya dan mrmbacanya point demi point yang ada di dalam surat perjanjian tersebut


"Apa saya masih bisa bekerja?"


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2