
"APA! "kaget nata yang sedari tadi melihat cek cok luxi dan kenan
"Apa yang apa nat? "tanya luxi
"It-itu kak kenan masa cuman masalah kek gitu tiba tiba mau beli restoran ini si kak? "
"Gak masalah kali nat buat si tuan mudah dingin gini mah"
"Ta-tapi kak kenan gak seriuskan? "tanya nata lagi pasalnya restoran ini sangat mewah
melihat reaksi nata yang terkejut membuat keempat pria tampan itu terkekeh lucu
"Kak kakak itu boros sekali sih! buat apa beli restoran kek gitu segala cuman masalah omongan kak luxi lebih baik uangnyaa di tabung kak atau di sumbangkan ke orang yang kurang mampu, belum tentu semua orang itu setiap hari makan, banyak di luaran sana yang harus kerja banting tulang buat sesuap nasi"ucap nata panjang lebar
deg
"Seperti aku dulu... "lirihnya yang masih terdengar keempat pria tampan itu
deg
deg
deg
.
.
"Aduh kok jadi kayak gini si? suadah sudah kenan kau hanya bercanda kan ya iya kan? "tanya luhan
"Eh.. iya aku hanya bercanda kok nat "
"Bagaimana nasibmu dulu nat? apa kau makan dengan layak? sepertiku selama ini? kau jangan khawatir sayang kakak akan menjagamu semampu kakak, kakak janji akan membuatmu bahagia sayang"lirih bagas dalam hati menatap sendu wajah cantik natali yang seperti lily
.
"Sudah yuk kita pulang, bentar lagi mau sore gak baik ibu hamil"
"Yasudah aku bayar dulu ya"ucap bagas yang akhirnya membayar semua makanan yang ia pesan
"Biar aku saja gas, biar gak di katakan pelit"
"Hahah kau itu sudahlah jangan terlalu serius, biar aku saja"ucap bagas lagi
akhirnya setelah bagas menyelesaikan pembayaran, Mereka langsung meninggalkan restoran itu dan menuju rumah xian
selama di perjalanan sesekali mengobrol ringan
"Apa yang xian lakukan di sana ya? apa dia baik baik saja? kenapa dia tidak memberiku kabar? "tanya nata dalam hati membatin sendiri
"Hufhhhhh"keluar nafas beratnya
"Ada apa nat? "tanya bagas yang mendengar helaian nafad berat nata
"ehh, tidak kok kak, nata gak apa apa"
"Pasti kau memikirkan xian kan?"
"eh..."
"Xian pasti pulang kok, kau jangan terlalu cemas. kasihan anakmau nanti dia yang terkena effeknya" ucap bagas nata hanya mengangguk tanda mengerti
"Kakak janji bakal melakukan apapun asal kau bahagia nat"
sesampainya di rumah xian mereka langsung keluar dari mobil, sudah ada mobil xian yang terparkir di halaman itu namun nata tidak menyadarinya
"Kak ayo masuk dulu"ucap nata
__ADS_1
"Hmm baiklah... "
nata terus berjalan masuk ke arah dapur melewati ruang tamu yang ternyata ada yang diam diam memperhatikannya siapa lagi kalo bukan xian
bagas dan yang lain kaget saat xian tengah duduk menatap tajam mereka
"Kapan kau pulang xi? "tanya luhan
namun bukannya menjawab xian malah semakin menatap tajam mereka
"Kau kenapa? menatap kita seperti itu? "lagi lagi luhan bertanya
"Kak ayo duduk dulu di..... "ucap nata dengan tidak melanjutkan ucapannya karena kaget melihat xian sudah pulang
PRAK!
Semua minuman yang nata bawa tumpah dan pecah sehingga kakinya terkena goresan beling
"Astaga Nata! "ucap bagas kaget melihat kaki nata yang luka, dan langsung menghampiri nata
sama halnya dengan bagas xian langsung berdiri dari duduknya dengan wajah cemasnya
"Nat apa kau tidak apa apa? "tanya xian cemas
saat bagas hendak membantu nata tangan bagas langsung di tepis oleh xian, dan xian langsung membopong nata dan di dudukan di sofa
"BIBIIIII! BIII! "teriak xian
"Iya tuan"
"Cepat bawakan p3k! "
"Sekarang tuan?"
"Apa kau buta tidak melihat keadaan! saya bilang cepat!"teriak xian
"Tidak apa apa, kau sudah pulang? "
"Hmm aku sudah pulang, tadinya aku mau mengajakmu memeriksa kandungan tapi ternyata kau sudah melakukannya"
"Maaf... "lirih nata
xian yang melihat nata dengan mata berkaca kaca langsung memeluk nata
ntah kemana kemarahan yang akan xin lontarkan yang jelas hatinya menghangat ketika memeluk nata
"Hufhhhh, tak apa masih ada lain kali kan? "
"apa kau baik baik saja? "tanya bagas. Xian baru ingat jika lexa mengatakan jika bagas punya rencana licik tapi ia ragu untuk mempercayainya sahabat yang selalu ada untuknya mengapa ia bisa tega melakukan hal itu?
"Li apa perlu gue priksa lagi natanya? "
"Tidak perlu, aku sudah memberikan obat agar tidak infrksei
"Sebaiknya aku bawa nata ke kamar dulu"ucap xian dan ia langsung membopong nata mrnuju kekamarnya
"Ke-kenapa aku di bopong? aku bisa sendiri"
"Tidak usah protes, diamlah"ucap xian tegas
saat tiba di kamar xian langsung mendudukan nata di ranjangnya
"Nat kau istirahat dulu, aku mau turun ke bawah menemani mereka "
"Kenapa kamu baru pulang ?"tanya nata lirih
sontak xian yang akan keluar langsung menengok kala mendengar ucapan nata
__ADS_1
"Kenapa apanya? "
"Kau sudah berminggu2 tidak pulang, aku berfikir kau akan meninggalkan ku karena kau sudah bosan"
"Maafkan aku karena aku baru pulang, sungguh pekerjaan aku sangat banyak"
"Pekerjaan apa? "lirihnya lagi
"Nat kenapa kamu tiba tiba seperti ini? kau tidak perlu tahu semuanya!"
Nata hanya tersenyum getir
"Pekerjaan menemui mantan kekasih kan? "ucap nata dengan menatap mata xian, ntah keberanian dari mana ia bisa berkata seperti itu
deg
"Ap-apa maksudmu? "
"Sudahlah kau tidak perlu berbohong aku tak apa, toh bukannya kita hanya pasangan kontrak kau menilahiku hanya karena anak inikan? dan aku tau kau sebenarnya merencanakan sesuatu untuk merebut anak ini dariku... "ucap nata lagi yang membuat xian kaget
deg
"Apa kau kaget aku tau semua rencanamu tuan lixian? aku memang hanya seorang yatim piatu yang hanya tamatan sma dan aku hanya bekerja sebagai cleaning servic, aku tidak pantas mendampingimu ahh iya jangankan mendampingimi menggarapkanmu saja aku tidak berani"ucap nata dengan air mata yang sudah jatuh membasahi pipinya
"Nat... "lirih xian
"Jika kau ingin anak ini aku akan menyerahkan kepada anda tuan setelah bayi ini lahir aku tau kau sangat mencintai bayi ini, aku tidak akan sangup membiayai anak ini untuk Sekolah jika aku egois"
"Bagaimana kau bisa tau semuanya? "ucap xian nampak termenung
nata langsung mengusap air matanya dan mencoba tetap tersenyum
"Selama ini aku hanya berpura pura tidak tahu rencanamu karena aku hanya ingin memenuhi keinginan anakmu? "
"anakku? "
"hmm? apa kau lupa jika tidak ada kau aku selalu di landa mual luar biasa? aku hanya akan bertahan sampai anak ini lahir itu sudah ada di surat perjanjian bukan? dan untuk kata kata manis yang pernah kau ucapkan aku anggap kau tidak pernah mengatakannya"ucap nata masih dengan senyumnya
"Natt"
"Semoga langkahku sudah benar tuhan... aku rela melepaskannya dan anakku kelak"ucap nata dalam hati
"Tidak! kenapa nata bisa tau semuanya? apa ada yang memberi tahukannya? kenapa aku Merasa aku yang bodoh"
Tanpa menjawab apaapa xian langsung keluar kamarnya dan saat xian keluar kamar nata langsung menangis, nata baru tahu kabar ini saat xian beberapa hari pergi ke negara f, ia tak sengaja mendengar ucapan bagas, luhan, luxi dan kenan
awalnya nata ingin pergi tapi saat di fikir fikir dengan lulusan Tamatan sma apa iya bisa membiayai anaknya kelak? dan hati nata sangat teriris kala mendengar jika xian mengunjungi kekasihnya dulu yang menghilang
nata berfikir mungkin xian dan kekasihnya kelal bisa menjaga anaknya nnti.
.
.
.
TBC
Maaf ya aky selalu telat upnya🙏
Mohon kritik dan sarannya bby
seeu next chapter
__ADS_1