Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
An incident


__ADS_3

Nata keluar dari rumah itu dengan tatapan mata kosong


"Nona mau kemana? "tanya salah satu pengawal di sana


"Saya hanya ingin pergi ke taman"


"Baiklah mari saya antar"


"Tidak usah pak, lebih baik bapak diam saja saya hanya ingin menenangkan diri"


"Tapi nona nanti tuan marah dengan saya"


"Dia tak akan sepeduli itu denganku, lebih baik bapak tunggu saja saya di sisi toh taman itu hanya dekat dari sini"


"Tapi non... "


"Tolong pak kali ini saja"


"Hufhh baiklah tapi segera tekan tombol ini jika non sedang ada masalah "ucap pengawal itu sambil menyerahkan remot kecil ke tangan nata, nata hanya mengangguk dan menerima itu, ia langsung melangkahkan kakinya ntah mengapa kakinya membawa ia ke taman samping komplek namun saat ia hendak duduk di salah satu kursi taman itu


Matanya terpaku menatap dua sosok orang yang Selama ini ia takuti, wajah angkuh wanita itu membuat nata langsung menundukan kepalanya mencekram erat dres yang ia pakai


apalagi ketia ia sadar dua orang itu kini berjalan lurus ke arahnya


nata semakin ketakutan hingga ia mencoba untuk lari dari tempat itu, namun belum satu langkah kakinya berjalan, lengannya sudah di pengang erat


"Mau kemana kau hah! "


"Sa-sakit to-long lepaskan nyonya "mohon nata dengan terus memcoba melepaskan cengkraman mom xian dan lexa


Mereka menarik nata menuju mobilnya, nata berusaha merogoh kantong cardingan yang ia pakai hpeendak mencari remot yang pengawal tadi berikan


namun lexa yang melihat gelagat itu langsung merogoh kantong nata, dan mengambil benda tersebut


"Apa ini mom? "tanya lexa kepada mom xian dengan menunjukkan benda itu


"itu alat pangilan darurat setiap pembantu dan anak buah xian mempunyai itu untuk jaga jaga, jika tombol itu di tekan para pengawal itu langsung tau keberadaan orang itu"jelasnya dengan masi mencekram tangan nata


"Berarti mom kalo seperti itu tandanya tak ada pengawal di sini? "


"Ya sayang jika ada saat ini kita sudah di cegah, buang alat itu lexa"seringai licik keduanya terus ia tampakan, ny yenli dan lexa langsung memasukan nata ke dalam mobil penumpang dengan di apit dua wanita itu


"Mau kalian apa? Le-paskan aku nyonya"


"Mau mengugurkannya anakmu! "


"T-tidak jangan nyonya, tolong lepaskan aku"


"Dasar wanita tak tau diri, kau masih berharap xian akan mengharapkan anak itu lagi setelah kau ketahuan selingkuh hah? "sarkas lexa dengan mencekram dagu nata


"Aku tidak selingkuh "


"Hah! jika tidak xian tidak akan meragukan anak sialan yang kau kandung, ternyata kau tak sepolos yang aku kira ku pikir kau wanita baik baik ternyata kau hanya wanita murahan yang dengan sengaja menjebak xianku! "


Nata mengeleng kuat "tidak aku tidak selingkuh aku bukan seperti itu"


"Kau tau xian membawamu ke rumah sakit untuk melakukan tesDNA, dan ku fikir untuk hal itu kau tak bodoh bukan? kau tau jika hal itu akan membahayakan janinmu dan nyawamu tapi xian tetap melakukannya bukan? "


"Kau perusak masa depan anakku, wanita satu satunya yang ia cintai ialah lexa dia akan kembali dengan lexa sebaiknya kau jangan membebani anakku karena kau! "


"Ya dan aku mau kau gugurkan kandunganmu! karena xian sudah mendapatkan anak dariku! "ucap lexa


Jedarrr!


Deg


Nata bagai tersambar petir di siang bolong mendengar ucapan lexa


"Ap-apa maksudmu? "tanya nata dengan menatap lexa


"Seharusnya kau tau posisimu, xian menikahimu karena anak itu tapi pada akhirnya xian tau jika kau selingkuh ia meragukan anak itu bukan anaknya"ucapnya dengan menekankan kata anaknya


"Saat ini aku telah mengandung anak xian, sebaiknya kau pergi dari hidupnya sebelum aku membunuh anakmu itu! "lanjutnya


"Tidak kau bohong!"teriak nata, dengan senyum liciknya lexa meraih tasnya dan menunjukan surat keterangan hamil


"Baca!"air mata nata jatuh sudah


"Dan seharusnya kau tau jika selama ini xian sebenarnya selalu bersamaku! "ucap lexa


deg


"Xian tidak butuh anak dari rahimmu lagi, sebaiknya kau gugurkan anak itu dan pergi dari hudupnya"


"Tidak, jangan paksa aku"geleng nata


"Kau harus gugurkan anakmu! karena hanya anak lexa yang berkhak jadi cucuku kau hanya orang yang lancang masuk kedalam kehidupannya"


"Tidak kumohon tolong jangan paksa aku gugurkan anK ini"nata terus berteriak dengan Mencoba melepaskan dirinya dari cekalan ny. yenli dan lexa


Plak


Tamparan keras lexa layangkan di pipi nata, membuat nata langsung terdiam

__ADS_1


"Beraninya kau membantahku hah! "


Nata tertunduk merasakan panas di pipinya sedetik kemudian nata mengadah menatap lexa dan ny. yenli


"Apa kalian idak punya rasa kemanusiaan sedikitpun hah? apa kalian lupa jika kalian juga perempuan hah?!"teriak nata dengan kencang


"Teganya kalian menyuruhku mengugurkan anak ini demi keegoisan kalian! "


Plak


Satu tamparan ny. yenli mendarat di pipi nata sebelah kanan


Plak


kali ini tamparan di sebelah kiri


"KAU! Beraninya kau meneriakiku Hah! dasar ****** sudah bagus aku menyingkirkanmu dari anakku!"


"Kalian wanita orang yang hanya menyiksaku demi keegoisan kalian!"natah keberanian dari mana yang nata miliki hingga ia berani berucap seperti itu


Serkkk


Suara jambakan rambut


"Awww lepas! "


lexa menjambak rambut nata kuat


"Beraninya kau berteriak kepada kami"geram lexa


tangannya yang satu mengambil sebuah botol kecil yang ada di tasnya


"Jika dengan baik baik tidak bisa maka rasakan ini"


Lexa mencekram dagu nata untuk membuka mulut nata


"Buka mulutmu!"


"Tidak! "


"Sialan BUKA MULUTMU! "bentak lexa


Dengan terus mencekram nata membuat mulut nata terbuka sedikit, ia mengelengkan kepalanya dengan air mata terus bercucuran


Lexa langsung meminumkan sebuah ramuan pengugur kandungan, ia sudah tak sabar akibat teriakan nata membuat dadanya bergemuruh marah sedangkan ny yenli hanya terus memegangi tangan nata


Nata terus berontak


Lexa terus mencoba memasukan ramuan itu kedalam mulut nata


Semua minuman itu sudah berhasil mesuk kedalam mulut nata, lexa tersenyum penuh kemenangan


"Sekarang telan minumannya! "geram lexa, nata hanya mengeleng


"Telan sialan! "teriak ny. yenli


Dengan tetap melakukan paksaan lexa mendongakan wajah nata agar menelan minumannya, tangannya menutup mulut nata agar tidak ia semburkan


Dengan sekuat tenaga nata memberontak melepaskan diri


Byurrr


walaupun sempat tertelan sedikit nata menyembuhkan minuman itu di depan wajah lexa membuat lexa dan ny. yenli semakin marah


Nata melihat pangharum semprot mobil ia langsung meraihnya dan menyemprotkan parfum itu ke depan wajah lexa dan yenli, setelah itu dengan terpaksa nata membenturkan kepala keduanya di kaca


Mendapat celah untuk kabur nata langsung mengunakannya ia langsung membuka pintu mobil itu dan setelah keluar ia berlari dengan lemahnya dari sana


Keadaan sepi di taman itu membuat ny. yenli dan lexa mnggunakan kesempatan itu karena memang ini bukan hari libur lebih tepatnya ini masih jam kerja, hanya ada beberapa anak anak yang bermain di sana tapi mereka tidak menyadari akan kejadian itu


"Sialan kembali kau! "marah lexa ia langsung turun mengejar nata


Nata terus berlari dengan terus memeluk perutnya


Di sisi lain ada mobil yang baru sampai di taman, seseorang pria yang mengendarai mobil itu membulatkan matanya melihat wanita yang sedang berlari dalam keadaan mengandung apalagi menangis seperti ketakutan


Rahangnya mengeras kala ia baru menyadari seseorang mengejarnya


"Sialan apa yang terjadi! "geramnya ia langsung keluar dari mobil itu


Sementara nata terus berlari dengan ketakutan, otaknya blank kala ia mengingat ia sempat meminum sedikit minuman yang lexa berikan padanya


"Tolong aku tuhan, jangan sampai wanita iblis itu mencelakai anakku"doa nata dengan terus melangkahkan kakinya ia meraba kantong cardingan yang ia pakai


Sementara ny. yenli dan lexa terus mengejar nata


Awalnya sejak pagi ny yenli dan lexa sudah memantau ruamh xian, kali ini planning B yang ia gunakan untuk membuat nata lenyap dari xian


Lexa akan mengaku hamil dan menunjukan tanda bukti yang sudah ia siapkan agar nata percaya ia hamil


"Sial jangan sampai ia kabur, ini satu satunya kesempatan aku menyingkirkannya"geram lexa


Sedangkan ny. yenli tampak diam kala lexa menyuruh nata meminum sesuatu, ia tak tau rencana itu namun karena nata terus berontak membuat ia marah dan menuruti permainan yang lexa buat

__ADS_1


Nata terus berlari ke ke sebrang jalan tanpa sadar, ia tak melihat mobil pick up melaju dengan kencang, membuat seseorang pria berteriak


"NATA AWAS! "


TINNNN......


BRAKKKK


Tubuh wanita itu melayang "Bawa aku kemama papaku tuhan... "batinnya sebelum kesadaran menghilang


***


Seseorang yang tengah terfokus dengan leptopnya tak sengaja menyengol kopi panasnya, sehingga mengenai pahanya


prangg!


"Aw, shh "


"Nata...Ada apa dengannya" tiba tiba perasaannya tak enak ia langsung mengingat nata dan anaknya


Tanpa peduli tumpahan kopi ia langsung menyambar teleponnya menelepon nata


namun tidak ada respon darinya


"Sial kenapa tidak aktif!"


Xian langsung meraih jasnya, dan keluar dari ruangan itu sambil menelepon asisten di rumahnya


"Hallo? "


"Hallo bi apa nata baik baik saja? "


"Ini tuan muda? "


"Ya bi, katakan apa nata baik baik saja? "bi inah nampak bingung kenapa tuannya tiba tiba menelepon dan langsung menanyakan keadaan nata


"Bi katakan! apa nata baik baik saja! "Bentak xian yang mengundang kekagetan para pegawai yang melihatnya


*Bi inah nampak kaget


"Ii-iya tuan, anu tadi nona katanya meminta izin ke taman samping kompleks ini tuan yang ada di dekat jalanana itu*"


Tut


Xian langsung mematikan teleponnya ia beralih menelepon anak buahnya


Saat di lobi ia berteriak


"SIAPKAN MOBILKU SEKARANG! "hal itu justru membuat semua orang di sana ketakutan bosnha tiba tiba berteriak


Saat teleponnya tersambung dengan anak buahnya ia langsung mnanyakan keadaan nata


"Bagaimana keadaan istriku?!"


"Nona? "


"Apa kau tuli hah? bagaimana keadaan istriku?!"


"Maaf tuan nona saat ini berada di taman samping komplek ini"


"LALU BAGAIMANA KABARNYA! "


"K-kami tidak menemaninya tuan karena permintaan nona"


"APA! APA KALIAN BODOH HAH! AKU MENGAJI KALIAN BESAR UNTUK MENJAGANYA SIALAN! "


Tut


Xian langsung masuk kesalam mobilnya setelah mobil itu sudah di siapkan ia langsung menancapkan gasnya dengan kecepatan penuh


Semua orang terkejut mendengar CEOnya mengatakan "istriku" apa ia sudah menikah? tapi kapan? apa tuannya itu menikah diam diam? Semua karyawan mulai membicarakan hal itu


Banyak karyawan wanita yang memiliki hati untuk CEOnya mereka tak kalah terkejutnya mendengar itu


Xian mencekram erat setirnya


"Tidak tidak ia tak akan terjadi apa apa, semoga ini hanya firasatku"guama xian terus melajukan mobilnya


Di sisi lain sama halnya dengan xian seorang pria paruh baya, merasakan sesak di dadanya ia langsung mengingat anak yang belum ia temukan


"Ada apa denganku? kenapa dengen putriku tuhan? "


"Semoga dimanapun kau berada, tuhan selalu melindungimu sayang...


.


.


.


TBC


Maaf ya kalo kurang dapat feelnya, atau konfliknya seperti di buat buat karena apa? ya balik lagi namanya juga novel fiksi emang di buat buat, ya gimana dong bisanya aku kek gitu kalo bosen males tingalin aja ya guys gak usah di baca lagi hehe 😁

__ADS_1


__ADS_2