
"Tuan saya baru saja dapat informasi tentang adik anda tuan"ucap asisten pribadi bagas,bima
"Benadkah? katakan di mana adikku! "
"Maaf tuan saya hanya dapat menemukan informasi jika ada salah satu orang gila yang membawa bayi 18th lalu tuan yang di yakini itu nona muda tapi orang gila itu memberikan kepada salah satu pasangan yang tidak memiliki anak"
"Lalu di mana mereka membawa adikku? "
"Untuk itu saya masi berusaha mencari pasangan yang membawa nona muda tuan"
"Baiklah aku harap adik kecilku segera di temukan "ucapnya lirih
"Tuan yang sabar, saya akan berusaha menemukan nona muda, dan saya yakin anda, tuan besar dan nona muda segera berkumpul "
"Ya akupun berharap seperti itu"
"Kau boleh kembali bekerja bim"
"baik tuan saya permisi dulu"pamitnya seraya menundukkan kepalanya dan keluar dari ruangan bagas
"Harus kemana aku mencarimu adik kecilku, kakak bahkan belum sempat mengendongmu, jika saja kakak waktu itu bisa melindungi kau dan mom mungkin kita tidak akan terpisah"lirihnya tak terasa jatuh sudah air mata bagas yang sulit di kelurkan
"Kakak akan menmukanmu adik kecilku"
Drtttttttt drttttt
terdengar suara hp bergetar, ternyata panggilan telepon
bagas langsung mengusap air matanya dan mengangkat telepon dari luhan
"Hallo bro, apa kau sibuk? "tanya luhan setelah telepon di angkat
"Jangan banyak basa basi"jawab bagas
"Aku cuman mau ngasi tahu natali tinggal di mansionku sementara waktu"
"Kenapa? "
"Lixian pergi keluar negeri"
"Lalu"
"Hufhhhh apa kau tidak paham maksudku, aku merasa kasihan dengan natali bisakah kau dan yang lain datang sekedar menghibur natali? "
"Hmm baiklah aku juga sangat senang ketika berada di dekatnya"
"Heii, jangan bilang kau menyukainya"
"Kalo iya memang kenapa?"
"Kau jangan gila, kita semua tahu xian sudah mulai mencintai nata, jangan sampai persahabatan kita hancur karena kau menyukainya"grutu luhan
"Apa salahnya aku menyukainya, dia baik, cantik, lemah lembut aku sudah menganggapnya seperti adikku sendiri "
"Hufhhh aku kira... "ucapnya terpotong
"Apa? kau kira aku menyukainya sabagai wanita begitu? "
"Ya mungkin saja"
"Aku tidak akan bisa memikirkan hidupku sebelum adikku di temukan, aku tidak tahu apa hidupnya susah atau bahagia? "
"Kau sabarlah aku yakin adikmu segera di temukan, apa kau sudah mengerahkan semua anak buahmu di setiap penjuru dunia ini"
"Tanpa kau minta aku sudah melakukannya tapi sampai sekarang aku belum menemukan keberadaannya, hanya jejaknya saja "
"Kau harus lebih bersabar, aku yakin dia akan ketemu "
"Ya semoga saja"
"Yasusah aku tutup teleponnya, jangan lupa kau ke mansionku nanti"
"Ya dengan senang hati"
Setelah itu panggilan pun terputus dan dengan tubuh bersandar di kursi kebesarannya bagas membuang nafas beratnya
"Natali, kenapa perasaanku ini"ucap lirihnya dan setelah itu ia langsung melanjutkan pekerjaannya
__ADS_1
...***...
" Nak sebaiknya kau istirahat dulu ya di kamar"ucap nyonya laura
"Eh tidak aunty nata sudah banyak tidur"
"Mm yaudah kita duduk dulu yu di ruang keluarga "ajaknya yang di jawab anggukan oleh nata dan diikuti xia
"Sudah berapa bulan nak usia kandunganmu? "tanya nyonya laura sambil mengusap perut natali
"Baru 3 bulan aunty"
"Apa xian memanjakanmu? "sejenak nata diam
"Ya dia selalu memanjakanku, dia tak pernah kasar denganku auty"
"Kau beruntung mendapatkan xian nat, di antara mereka hanya xian yang tak pernah bermain wanita bahkan luhanpun, hufhhh aunty sampai tidak habis pikir dengan anak itu"
"mereka? "tanya nata bingung mengerutkan dahinya tipis
"Ya mereka, xian, luhan, luxi, bagas, dan kenan, oh iya apa kau tahu mereka? "
"Ohh, nata tahu tan mereka sahabat xian kan?"
"Ya mereka sudah sahabatan sejak menengaj pertama tapi luhan dan bagas sudah sejak sekolah dasar"
"Nata baru tahu aunty"
"Kak nata apa asisten lae sudah mempunyai pacar atau istri gitu? "
"Aku gak tau tentang dia xia, tapi sepertinya asisten lae itu seperti seorang yang hanya gila bekerja "
"Benarkan?! wahh sepertinya dia belum punya pasangan "ucap xia tersenyum senang
"Kau itu pikirkan saja kuliahmu jangan memikirkan tentang pacar pacaran"omel aunty laura
"Aunty itu seperti tidak pernah muda saja, aunty tahu kan gimana rasanya jatuh cinta"ucap xia mengercutkan bibirnya lucu, nata dan auntu laura hanya terkekeh lucu melihat xia
Mereka bertiga asik mengobrol dan di iringi canda dan tawa, natali merasa nyaman dengan aunty laura yang sangat wellcome dengannya dia seperti ibu bagi nata, ntah mengapa baru kenal dengan tante laura nata merasa nyaman, baginya xia itu sama cerewetnya dengan sahabatnya sherly yang sampai sekarang nata belum menghubunginya ntah sekesal apa sherly jika nata sampai sekarang belum memberikan kabarnya
...***...
"Hallo nyonya"
"ya ada apa? "
"Tuan lixian sedang pergi ke luar negeri nyonya"
"Lalu apa wanita itu ikut dengan li? "
"tidak nyonya, tuan xian membawa nona natali ke mansion keluarga tuan luhan"
"Apa? bagaimana bisa? "
"Ya karena tuan takut nyonya akan datang an menyakiti nona natali"
"Kuarang ajar" tut nyonya yen li langsung memutuskan teleponnya
Ia sangat geram karena jika dia berada di mansion luhan itu artinya dia tak akan bisa menyakiti nata atau mengancamnya agar meninggalkan xian
"Apa bella itu bodoh sepertinya dia tidak bisa aku andalkan lagi, heii kau itu bodoh sekali yenli tentu saja bella itu hanya wanita pelarian anakmu hanya mencintai sqtu wnita, ya aku harus segera menemukannya, tapi mungkin aku masi bisa memanfaatkan bella sampai lexa ditemukan"gumamnya
...***...
Malampun tiba sekarang waktunya untuk tertidur tapi samai sekarang nata belum bisa memejamkan matanya dia masi memikirkan lixian yang belum memberinya kabar jika ia sudah sampai atau belum, ntah mengapa ia sangat ingin xian memberinya kabar bahwa ia sudah sampai atau belum
Jam sudah menunjukan pukul 23.30 tapi xian belum juga memberikan kabar untuknya
Nata terus terjaga dari tidurnya sampai waktu menunjukkan jam 01.00 malam namun mata nata belum juga memejamkan matanya
...***...
Disisi lain di negara F xian baru sampai di hotel yang ia pesan yang akan ia tempati saat di negara f itu di sana masi menunjukan waktu 19.00, xian langsung membersihkan tubuhnya dia sangat lelah karena perjalanan jauh setelah selesai mandi xian keluar mengunakan bethrobs berwarna putih ketika ia ingin mengambil baju ia teringat natali yang belum dikabarkan
"Apa dia sudah tidur? di sana menunjukan pukul 01.00, tapi apa dia menunggu kabar dariku? "gumamnya bertanya tanya sendiri "haishhh kenapa aku sudah merindukannya, tapi nata pasti sudah tertidur "
Xian langsung memakai baju piyamanya setelah selesai ia memutuskan mencoba memanggil nata, ntah sudah tidur atau belum yang penting ia meneleponnya terlebih dahulu
__ADS_1
tanpa di duga nata mengangkat teleponnya yang berarati nata belum tidur
...***...
Nata yang sudah mulai gelisah karena belum mendapatkan telepon dari xian, tiba tiba handphonenya berbunyi tanda telepon masuk, dengan segera nata mengangkatnya
"Hallo, kenapa kau belum tidur hm? "
"Ak-aku gak bisa tidur? "
"Kenapa? "
"Ak-aku.... "
"Kau merindukan aku hmm? "godanya
"Ti-tidak mana mungkin"elaknya
"Lalu kebapa? "
"Aku hanya tidak bisa memjamkan mataku"
"Iya itu tandanya kau merindukan aku, baru beberapa jam aku meninggalkanmu kau sudah merindukan aku"goda xian, dalam hati ia terkekeh dia tahu nata tengah gugup
"Ti-tidak "
"Hey sayang jika kau merindukan aku lebih baik kau mengatakannya aku pasti akan cepat pulang "
"jangan! "
"loh kenapa?"tanya lixian mengerutkan dahinya
"Ka-kau selesai kan dulu pekerjaanmu baru pulang "
mendengar itu xian tersenyum bahagia "aku akan cepat pulang kok, tunggu aku kau baik baik di sana oke? "
"hmm"
"Apa dia rewel? "
"Ya sedikit "
"Aku akan melakukan panggilan video, coba kau arahkan hpnya di depan perutmu"nata langsung meneuruti perintah xian
"Hai jagoan, myanggel daddy apa kau baik baik saja hm? jangan menyusahkan mommy ya, daddy akan segera pulang sungguh daddy sangat menantimu sayang kau baik baik saja ya di sana jangan nakal, muachhh" xian berucap seolah berbicara dengan anaknya, nata hanya tersenyum mendengar ucapan xian pada anaknya
"Kau arahkan lagi ke wajahmu"ucap xian dan nata langsung mengarahkannya pada wajahnya
"Kau jaga baik baik ya di sana aku akan secepatnya menyelesaikan tugas tugasku jangan pernah pergi tanpa memberi tahukan aunty laura kau paham? "jawab nata hanya menagngguk
"Yasudah kau istirahat ya, oh ya apa kau sudah meminum susu? "
"Sudah ko tadi aunty laura yang membuatkan aku susu"
"Baiklah jangan lupa minum susu mu ya biar anak kita sehat, jaga diri baik baik ya dahh"
"Andai selamanya seperti ini"
"iya" setelah itu telepon di matikan lixian yang memang sudah sangat lelah langsung membaringkan tubuhnya di kasur dan nata yang sudah mendapatkan kabar dari lixian akhirnya tertidur dengan lelapnya
.
.
.
.
TBC
****
Maafya aku baru up tugas real life aku sedang numpuk numpuk nya
Ayoo tetap dukung aku ya bby
jangan lupa tinggalkan jejaknya😇
__ADS_1