Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Restu


__ADS_3

Setelah itu Xian langsung memakan makanannya bersama Natali dan lano setelah itu Xian meminta izin agar bertemu tuan wingson setelah mendapatkan izin dari Bagas dan menganti bajunya dengan baju Bagas yang baru yang belum terpakai Xian melangkahkan kakinya menuju ruang kerja tuan wingson


Tok tok tok


"Masukk"tersengar suara bariton dari dalam membuat Xian langsung membuka pintu itu


dengan keberaniannya Xian membuka pintu ruang kerja itu


"Katakan ada hal apa yang kau ingin bicarakan tuan LiXian"


"Baiklah saya di sini tidak akan berbasa basi lagi dengan anda tuan wingson, saya Lixian Namoung dengan sepenuh raga hati saya meminta izin anda untuk membawa istri dan anak saya"ujar Xian lugas dengan tegas namun dari ekspresinya Xian tak bisa berbohong jika saat ini ia sedang merasa takut akibat tuan wingson tidak mengizinkannya bersama Natali namun jika itu terjadi sudahlah Xian akan memilih jalan kedua, yaitu membawa Natali dan iliano secara paksa


Tuan Wingson langsung membalikan kursinga menghadap Xian yang masih berdiri


"Apa aku tidak salah mendengar jika tuan LiXian Namoung putra tungal Keluarga Namoung yang perusahaannya sudah mendunia dan termasuk saah satu orang terkaya di dunia saat ini sedang meminta izin kepadaku untuk memiliki putri semata wayang keluarga Wingson? Oh good, aku merasa tersanjung tuan"Ujar tuan namoung dengan tatapan sulit di artikan


"Maaf tuan saya di sini berdiri bukan sebagai seseorang yang memiliki perusahaan terbesar dan orang terkaya, saya di sini berdiri dengan nama saya sendiri dan seorang suami sekaligus Daddy yang meminta izin membawa putri kalian untuk hidup bersama sampai nyawa ini masih bernafas "


"Hufh..."


(Hening)


(Hening)


(Hening)


Untuk beberapa menit hanya keheningan yang ada Xian dengan setia berdiri dengan tangan yang bertautan


"Sebenarnya aku tak merasa keberatan dengan hubungan tuan Xian dengan putri saya, hanya saja saya saya kecewa dengan anda tuan"

__ADS_1


"Dulu__ saat Bagas mengenalkan saya dengan nata yang ternyata putri kecilku yang selama ini saya cari saya merasa bahagia rasanya saya ingin memeluknya dan pada saat itu saat saya belum mengetahui apapun saya berjanji kepada diri saya jika saya akan menjadi Daddy yang tak akan menyerahkan anak saya ke sembarang laki laki namun apa kamu tau tuan Xian?"


"Saat itu sebuah fikiran terlintas di benak saya jika saya ingin menjodohkan putri saya itu dengan Dirimu tuan Xian, karena memang sejak dulu Lily istri saya saat mengandung putri kami dia sangat menyukaimu saat kau bermain dengan bagas, setiap malam dia selalu berbicara ingin menjodohkan putri kami dengan putra tungal keluarga namoung tapi saya kembali teringat ucapanmu saat itu jika kau sudah memiliki istri dan istrimu sedang mengandung buah hati kalian"


"Akhirnya saya menepis semuanya karena saya fikir itu bukan waktunya saya memikirkan hal itu, tapi begitu sampai di rumah sakit saya terkejut dengan wajah putri saya yang sangat mirip dengan istri anda dan dalam keadaan hamil pada saat itu namun kondisi keduanya mengenaskan, saya hancur sehancur hancurnya begitu Bagas menceritakan hal yang sebenarnya, saya ingin membalas semua orang yang menyakiti putri kecil saya namun saya sadar tidak ada hal yang lebih penting dari fokus penyembuhan Natali pada saat itu, akhirnya saya melupakan dendam saya termasuk dendam dengan ibumu dan wanita yang bernama lexa itu"


"Saya lebih memilih fokus untuk menjaga cucuku dan nata yang saat itu sangat terpukul dan trauma akibat kejadian yang menimpanya, Natali nyaris hampir tak tertolong akibat dia yang selalu mencoba bunuh diri dan depresi dokter yang menanganinya pun sangat kewalahan dengan keadaan Natali yang seperti itu apalagi ia setelah melahirkan jadi dengan bersamaan sindrom babby blus menimpanya, anaknyapun ia tidak mengenalinya"


"Tapi Setelah berkonsultasi dengan dokter di Amerika Bagas dan saya sepakat menghilangkan ingatan natali dengn menghipnotisnya dan membuat perlahan lahan ingatannya hilang dengan cara mencampurkan obat khusus dengan susu yang selalu Natali minum karena kadang Natali menganggap jika dia masih hamil anakmu"


"Dan akhirnya semua rencana kami berhasil perlahan lahan kami mencoba menjelaskan apa yang terjadi dengan mengatakan jika suaminya sudah meningal akibat sebuah kecelakaan seperti yang menimpanya pada saat itu, dan dia meminta izin untuk melanjutkan kuliahnya dengan mengambil kedokteran seperti mimpinya, tapi ternyata kami salah selama itu ternyata nata tidak sama sekali kehilangan ingatannya dia hanya berpura pura untuk terlihat baik baik saja di depanku dan Bagas dan parahnya kami mengetahui hal itu baru baru ini, dan apa kamu tahu tuan Xian? iliano pernah mengatakan jika Natali sering menangis dengan memeluk sebuah foto yang tidak iliano tahu dan setelah ku selidiki sekarang ternyata itu fotomu yang Natali daoatkan dari sebuah majalah yang ntah dari mana ia dapatkan"Tuan winson menatap Xian yang masih berdiri di depannya dengan kepala menunduk, Xian menangis mendengar penuturan tuan wingson


"Apa kau sangat mencintai putriku tuan LiXian Namoung?"Ucap tuan namoung dengan menatap LiXian dengan ekspresi yang sulit di jabarkan


"Sangat Uncle, aku sangat mencintai Natali dengan seluruh nafas dan hidup saya"jawabnya dengan tak memakai embel embel tuan yang terdengar formal itu


"Apa saat kalian bersama kalian bahagia?"


"Iya uncle, saya sangat bahagia sampai kebahiaan itu tidak dapat di jelaskan "


"Apa kamu berjanji akan menjaga putri kecilku ,cucuku dan mencintai mereka selamanya?"


"Saya berjanji uncle jika saya melangar uncle bisa melakukan hal apapun terhadap saya" ucap Xian yakin "Saya akan menjaga mereka dengan nyawa saya uncle"


"Baiklah dengan ini saya merestui hubungan kalian, tapi dengan syarat __"


"Syarat Apa itu uncle ?"


"Jangan menyelenggarakan pesta walaupun Natali memintanya jika memang ia sangat menginginkannya boleh kau buat tapi jangan pernah mengundang khalayak ramai selain orang orang terpecaya seperti keluaraga mahrdika, Prasetya, dan shinan"ucap tuan wingson yang kali ini terdengar sangat serius

__ADS_1


"Tapi kenapa uncle ?"


"Saya memiliki musuh di mana mana Xian dan pernikahan antar keluarga besar tidak menutup kemungkinan iliano yang akan terkena imbasnya karena dia cucu pertama dua keluarga berpengaruh"


"Baiklah uncle saya akan mengingat pesan itu"


"dan satu lagi__"


"Apa uncle?"


"Umumkan jika dirimu sudah tak melajang lagi dan sudah memiliki putra karena saya tidak mau ada plakor yang nantiny akan menyakiti putri saya"


Xian tersenyum dengan menganggukkan kepalanya


"Baiklah jika semua itu mau uncle, berarti uncle merestui hubungan kami?"


Tuk


dengan gemas tuan wingson memukul kepala Xian mengunakan tongkat yang sering ia bawa


"Dasar bodoh, saya sudah mengatakanny tadi apa kau itu tuli hah?"ucap tn.wingson dengan brrdiri bertolak pingang yang di balas kekehan Xian


Xian mendekat dan memeluk tubuh pria paruh baya itu


"Terimakasih uncle"peluknya hangat


"Jaga mereka nak, dan jangan panggil aku dengan uncle lagi panggil akh daddy seperti Bagas dan Natali"


"Yes Daddy"

__ADS_1


__ADS_2