
Tepat pada jam dua siang sebuah berita besar terungkap mengenai kebenaran jika Seorang CEO Namoung yang memiliki kekayaan masuk dalam sepuluh besar orang terkaya di dunia itu sudah memiliki istri dan anak, banyak yang terkejut bahkan merasa sakit hati atas berita yang tersebar terlebih kaum wanita yang mengidolakan Xian sebagai suami impian para wanita wanita
"Sebenarnya tidak ada gunanya jika saya mengumumkan berita pernikahan saya namun karena demi kebaikan saya dan istri maka saya umumkan hari ini jika berita yang tersebar mengenai jika saya sudah menikah itu adalah benar, saya sudah menikah empat tahun lalu bersama seseorang yang sangat saya cintai dan sekarang saya sudah menjadi seorang daddy"ucap tegas Xian setelah ada wartawan yang bertanya mengenai kebenarannya
"Wanita mana yang beruntung Anda nikahi itu tuan? apa dia salah satu anak dari orang berpengaruh juga?"
"siapa nama istri anda dan mengapa anda tidak mengenalkan wajah istri anda di depan publik apa ada sesuatu terjadi?"
""Sebenarnya bukan istri saya yang beruntung memiliki saya namun justru saya yang sangat sangat beruntung memiliki wanita setulus dan secantik dia, dan mengenai pertanyaan kedua mengapa alasan saya tidak menaikkan wajahnya karena jujur saja istri saya sangat cantik jauh di dalam fikiran kalian, saya orang pencemburu maka dari itu saya tidak suka juka nanti banyak orang yang mengaguminya, Istri saya berasal dari keluarga wingson dia putri bungsu dari tuan Wiliam Wingson "
Satu berita besar yang semakin mengemparkan jika ternyata yang menjadi istri dari Lixian Namoung adalah salah satu putri keluarga wingson yang di takuti namun yang membuat mereka bingung bukannya putri dari keluarga wingson itu hilang namun sekarang mengapa ia kembai
"Saya rasa pernyataan ini lebih dari cukup untuk semuanya"setelah mengatakan itu
Di rasa membuang buang waktunya Xian langung beranjak dari tempat itu banyak wartawan yang masih bertanya tanya namun ia hiraukan baginya informasi segitu cukup untuk ia tak ingin urusan pribadinya di ganggu lagi sudah cukup semua orang tahu jika ia memiliki Natali dan natali memiliki Xian seutuhnya
...***...
Pagi pagi Natali sudah bertempur dengan peralatan dapurnya karena hari ini mertuanya akan berkunjung ke rumahnya, ini untuk pertama kalinya Natali bertemu dengan Daddy Xian, Selama ini ia belum pernah bertemu atau melihat foto tuan namoung.
Maka dari itu ia sebagai menantu yang baik ingin memberikan kesan pertama untuk mertuanya dan khusus makanan hari ini ia yang akan memasak, dengan hobinya yang memang suka sekali memasak Natali membuat berbagai macam masakan mulai dari masakan kesukaan mertuanya dan masakan lain lain serta cake yang akan ia hidangkan sedangkan bi Inah yang sudah tinggal di ruamh itu hanya membantu nyonya mudanya jika Natali membutuhkan
Begitu terpancar senyuman tulus Natali saat membuat semua jenis makanan untuk mertuanya sehingga siapa yang melihatnya ikut tersehyum karena melihat wajah Natali yang selalu tersenyum terlebih Xian yang sejak tadi terus memandang Natali dari arah tangga ia hanya mengeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah Natali, istrinya itu terlalu manis dan tulus
Xian menuruni tangga dengan tatapan mata terus memuja istri cantiknya
"Istri cantiknya aku lagi apa sihh? kok pagi pagi udah ninggalin suaminya aja di ranjang?"ucap Xian setelah memeluk Natali dari belakang membuat Natali terperanjat kaget
"Astaga kak, kak kaget tau!"
"Kok tumben kamu pagi pagi udah ngilang dari kamar mana nggak bangunin aku lagi"ucap Xian pura pura kesel karena Natali yang tidak biasanya meningalkan ia sebelum ia terbangun
"Aku lagi masak kak, lepasin malu tau ada bibi sama paman"
"Ngapain malu sayang, kita juga suami istri dan mereka semua udah pernah ngalamin juga"
"Tapi kak, aku lagi masak ihh lepasin dulu"
"Morning kiss dulu"
"Nggak mau"
"Yaudah aku gak mau lepasin "
Cup
Dengan cepat Natali mencium pipi kiri Xian
"Udah kak lepasin"
"Nggak sah sayang itu cuman di pipi, bibirnya belum "
Cup
Karena terlalu lama menunggu ciuman Natali Xian langsung mencium bibir Natali dengan sedikit ******* di ciumannya, Natali hanya bisa menahan malunya karena bi Inah dan paman Han yang masih ada di dapur
"Jangan cape cape, apapun masakan kamu aku yakin Daddy suka sayang, mau aku bantuin ?"
Sebelum Natali menjawab suara anak kecil dari arah tangga mengalihkan pembicaraan mereka
"Mommy Daddy!" teriak lano yang masih mengunakan baju tidur, ia berlari menuruni tangga membuat mata Xian membulat
"Sayang jangan lari lari hey!"teriak Xian yang juga langsung berlari ke arah tangga takut anaknya terjatuh
"Lanoo!"teriak Natali saat saat melihat lano hampir terjatuh
Benar saja lano hampir terjatuh jika saja Xian tak sigap menangkap tubuh mungil lano
"Astaga sayang jangan lari lari nanti jatuh gimana?"ucap Xian lembut ia mengusap usap Pungung lano
Natali mendekat ke arah lano dan Xian, dengan wajah cemas
"sorry dad"
"Sayang apa ada yang sakit nak?"tanya Natali saat sudah dekat dengan Xian dan natali
"No mommy, ano gak papa ko untung ada Daddy"
"Sayang lain kali jangan lari lari ya kalo turun tangga, hampir jantung mommy mau copot"lano mengangguk
"Gakapa apa sayang, kamu jangan cemas gitu udah lanjutin lagi ya aku mau mandiin lano"ucap Xian dengan mengelus kepala nata
"Lano mandi bareng Daddy ya mommy mau masakin sarapan buat lano, lano mau makan apa nak?"
"Ano mau nasi goleng seafood aja mommy yang banyak "Natali mengangguk setelah itu Xian membawa lano kembali ke atas untuk segera memandikan anaknya
"Siang nanti Daddy ada kejutan buat lano"
"Really?"
"Yes Boy, Daddy yakin kamu suka"
"Apa itu Daddy?"
"Secret!"Xian tertawa melihat wajah kesal anaknya
"Kalo Daddy kasi tau namanya bukan kejutan boy"
__ADS_1
Natali melanjutkan masaknya terlebih dahulu ia memasak untuk sarapan Xian dan lano hampir saja ia lupa karena terlalu bersemangat menghidangkan makan siang untuk mertuanya
Waktu tak terasa untuk Natali jam sudah menunjukan pukul sebelas siang, saat ini semua masakan dan cake yang ia buat selesai hanya tinggal menghidangkannya
Natali tersenyum melihat semua hasil masakannya namun ia sedikit takut apabila tuan namoung tidak menyukai masakannya
Ia melepas apron dari tubuhnya dan segera menaiki tangga menuju kamar tujuannya ialah mandi karena badannya terasa lengket
Setelah beberapa lama ia mandi dan berdandan dengan cantik dan mengunakan dress rumahan di atas paha, ia Kemabli turun mencari anak dan suaminya yang ternyata sedang bermain di ruang keluarga
"Kak..."panggil natali
"Sudah masaknya sayang?"Natali mengangguk
"Mommy kata Daddy, Daddy punya kejutan untuk Ano"
"Benarkan? apa itu?"
"Secret mommy, kata Daddy kalo di kasi tau namanya bukan kejutan"Natali terkekh mendengar kepolosan anaknya
"Kamu cantik banget sayang"Bisik Xian tepat di telinga Natali dengan sedikit mencium pipi Natali, Natali hanya tersenyum malu malu karena setiap hari Xian selalu memujinya
Mereka bertiga bercengkrama penuh dengan tawa tak berapa lama salah satu pengawal mendatangi mereka
"Permisi tuan, nyonya, Di depan ada tamu"
nata dan Xian saling pandang dan tersenyum
"sepertinya itu Daddy sayang"
"Saya akan keluar, terimakasih pak"
Natali menjadi salah tingkah sekaligus takut karena baru pertama kali ia akan bertemu mertua laki lakinya
"Ayo sayang kita sambut Daddy"
"Tapi kak..."
"Gak perlu takut Daddy orang yang menyenangkan"Natali dengan ragu mengangguk
"Lano Kamu tunggu di sini ya Daddy sama mommy mau jemput kejutan untuk lano"
"Benalkah? apa kejutannya sudah datang Daddy?"
"Hmmmm daddy yakin lano akan suka"
"Lano mau ikut Daddy"
Xian tersenyum dan langsung membopong lano dalam gendongannya
"Sepertinya anak Daddy tidak sabaran"
Empat mobil mewah masuk kedalam plataran rumah Xian dan Natali tiga di antaranya adalah mobil para pengawal dan satu mobil tuannya
Dua pria paruh baya yang masih terlihat gagah keluar dari mobil mewah, keduanya sama sama tersenyum terlebih tuan namoung karena sudah tak sabar bertemu cucu pertamanya
Ia datang bersama Daddy Natali, ya siapa lagi kalau bukan tuan Wingson
"Aku tak menyangka ternyata Xian bisa membangun rumah dengan megah dengan penjagaan ketat seperti ini, bahkan melebihi mansionku di negara A dan S"
"Ya dan aku juga baru mengetahui akan hal ini"
"Opahhhh!"Teriak lano girang begitu melihat sang opa berdiri di depan rumahnya bersama opah yang belum di ketahui lano
Ia langsung bergegas turun dari gendongan Xian dan berlari ke arah tuan wingson
"Cucukuuu jagoan opahh!"tuan wingson langsung mengendong lano dan tak lupa mencium dahi lano
"Apa kamu baik baik saja hidup bersama dengan Daddy mommymu tanpa opah dan uncle?"
"Opah Ano cekalang gak bisa tidul baleng opah lagi, Ano cekalang tidul cendiri"
"Benarkah? lano sudah bisa tertidur dengan nyenyak tanpa memikirkan hal lain?"Lano mengangguk lucu
sedangkan di sisi lain tuan namoung hanya menatap haru cucunya yang baru ia temui, wajahnya dan suaranya percis seperti Xian waktu kecil
"Apa Lano tidak ingin memeluk Grandpa?"tiba tiba suara tuan namoung membuat lano menoleh ke samping opanya, seakan mengerti dengan tatapan putranya Xian mendekati Daddynya
"Daddy, how are you?"
"Ah daddy selalu baik xi"Xian tersenyum
"Sayang ini kejutan yang Daddy maksud, kenalkan ini Daddynya Daddy, Opah lano juga seperti mommy yang memiliki Daddy yang lano sebut opah, ayo sapa dia panggil dia Grandpa"
"Really Daddy? belalti Ano punya dua opah?"Xian mengangguk, lano langsung tersenyum bahagia begitu mengetahui jika ia memiliki banyak opah
Lano langsung turun dari gendongan tuan wingson dan langsung menyapa tuan namoung
"Hallo glanpa, Nama aku ano nice to meet you glandpa"Sapa lano dengan suara cadelnya, tuan namoung tak kuasa menahan nangisnya ia berjongkok menyamai tubuh mungil lano, ia langsung memeluk tubuh lano dan terisak di pundak kecil cucunya
"Cucuku, maafkan grendpa sayang"
"Glanpa tenapa menangis?"tanya lano yang ikut menangis , tuan namoung melepaskan pelukannya ia menatap wajah cucunya wajah ini seperti wajah Xian waktu kecil
"Glanpa hanya rindu lano, maafkan granpa yang baru menemui lano"
"Opa jangan cedih"ucap lano dengan mengusap air mata grandpanya, tuan namoung menagngguk namun tatapan matanya begitu memuji wajah cucunya
__ADS_1
"Kenapa malah sedih sedih seperti ini, seharusnya Daddy bahagia jangan menangis dad"Ucap Xian
"Ah apa ini menantuku?"tanya tuan namoung yang melihat Natali
"Ya dad kenalkan ini Natali menantimu"
"Hallo dad, mm apa kabar?"
"Daddy baik seperti yang kamu lihat nak"
"Ternyata kalian memang berjodoh nak, kau tumbuh cantik seperti mendiang ibumu"Natali mengerutkan dahinya bingung dengan tersenyum cangung meminta penjelasan Daddy wingson yang hanya tersenyum
"Daddy dengan mertuamu sejak dulu adalah sahabat sayang, kami berteman sejak sekolah dasar pada saat itu sebenarnya mommymu adalah incaran kita berdua tapi mommy kamu lebih memilih Daddy"
"Namun pada akhirnya kami memiliki masing masing pasangan dan saat mommy kamu hamil kamu, Xian kecil yang pada saat itu berumur 7 tahun sering sekali mengusap perut mommymu katanya dia sangat suka melakukann hal itu, dia sangat ingin segera bertemu kamu dan akhirnya kita berempat sepakat ingin menjodohkan mu dengan Xian suatu saat nanti namun setelah kau lahir ternyata kejadian naas itu hadir dan takdir tak pernah salah saat ini tanpa tahu kalian sudah di pertemukan dan semoga kalian berjodoh hingga maut memisahkan kalian"jelas panjang lebar tuan namoung yang membuat Natali terkejut karena baru mengetahui jika ia sudah di jodohkan sejak dalam kandungan oleh kedua orangtuanya
Sedangkan Xian sendiri ia baru mengingat akan hal itu, dia tersenyum mengingatnya Daddynya benar takdir yang membawa mereka seperti ini dan semoga tuhan memang mnjodohkannya dengan Natali hingga maut memisahkan mereka
"Loh kenapa kita jadi mengobrol di depan begini, ayo masuk Daddy Natali sudah memask makanan kesukaan Daddy loh"ucap Xian yang tersadar, semuanya terkekh
"Daddy kok Daddy gak ngabarin Nana kali mau ke sini"
"Itu kejutan sayang, Daddy sangat rindu putri kecil Daddy ini, kakakmu juga akhir akhir ini jarang pulang ke mansion, sepertinya dia kumat lagi"
"Daddy tahu kak Bagas suka jajan di luar?"
"Hmm Daddy selalu mengawasi anak anak Daddy di manapun mereka berada, hanya saja Daddy membiarkannya karena Daddy tau kakakmu tak mungkin mengecewakan Daddy"Natali menagguk setuju karena meskipun begitu kakaknya memang tak pernah macem macem selain jajan dengan para wanita yang di sewanya
"Kita langsung makan saja ya dad, kebetulan ini sudah waktunya makan siang"
"Wahh sepetinya masakan kamu enak nata"ucap tuan namoung
"Lebih dari enak dad, Xian yakin Daddy tidak pernah bosan memakan masakan Natali, dan dia juga sudah memasakkan makanan kesukaan Daddy loh"
"Benarkah?"
"Hmmm sampai sampai dari pagi buta dia sudah bertempur dengan dapur dan meningalkan aku sendiri di ranjang"ucap Xian menyindir natali
"Kakkkk..."Xian hanya terkekh melihat wajah malu istri cantiknya
Di meja makan
Semuanya menikmati masakan Natali yang memang pas di lidah semuanya
"Wah ternyata benar masakan menantu sangat lzat mengalahkan chef bintang lima loh"
"Ah tidak Daddy ini hanya kebetulan"
"Masakan putriku memang sangat lezat percis mommynya dulu yang sangat ahli dalam hal memasak "Sombong tuan wingson
"Ya ku akui memang masakn natali sangat percis dengan masakan Iilly"
Semua orang tertawa tanpa sadar jika lano sudah menghabiskan dua pirng nasi yang tidak wajar bagi usianya
"Astaga, apa lano memang makan sebanyak ini?" Kaget tuan namoung yang melihat porsi makan lano yang besar
Xian melirik putranya yang asik memakan makanannya, dia terkekeh melihat reaksi Daddynya
"Iya dad tapi jika seperti itu mulutnya hanya masuk makanan yang di masak Natali saja jika yang lain ia akan makan seperempat saja itupun dengan paksaan"
***
Setelah makan sinag mereka mengobrol di ruang keluarga dengan lano yang bermain dengan grandpanya, lano bisa langsung akrab dengan granpanya karena mungkin ikatan darah mereka yang terlaku kental
Sedangkan tuan wingson mengobrol bersama Xian dan Natali
"Xian Daddy titip Natali dan lano terus ingat pesan Daddy jangan sampai kau membuka identitas lano sebagai anakmu sebelum dia dewasa"
"Ya dad Xian janji akan selalu jaga Natali dan anak anak kita dengan jiwa dan nafas Xian"
"Daddy pegang janjimu xi"
"Mmmm apa belum ada tanda tanda Daddy punya cucu lagi?"tanya tuan namoung
"Apa Daddy ingin segera memiliki cucu lagi?"tanya Natali
"Ya sejujurnya Daddy ingin cucu perempuan"
"Kenapa Daddy tidak meminta kepada kakak saja?"
"Ah kau tau sendiri kakakmu itu di suruh menikah saja ia tidak mau bagaimana Daddy memiliki cucu, coba kau lihat cucuku satu satunya sudah di rebut namoung lalu bagaimana Daddy bisa memilikinya"
"Heh Wiliam kau itu seharusnya bisa berbagi denganku aku baru bertemu cucuku, benar kata menantuku kenapa kau tidak meminta lagi dengan anak laki lakimu, biarkan lano bersamaku lagian kamu sudah puaskan menjaga lano"
"Enak saja kau ini ya, lano juga cucuku kau tak bisa memilikinya sepenuhnya"
"Udah udah kenapa Daddy malah bertengkar begini, nanti Xian dan nata bakal buat cucu kembar buat kalian okey? jadi jangan ribut"
"Kalau begitu bagaimana kalian bulan madu? daddy bakal siapin tiket ke maldives buat kalian"ucap tuan wingson
"Maldiv? lalu lano dengan siapa Daddy, tidak tidak di rumah saja nata gak pernah istirahat apalagi bulan madu"protes Natali tanpa sadar
"Boleh juga dad, nanti Xian atur waktuny" ucap Xian tersenyum licik menatap Natali yang merasa ngerii sendiri
...***...
Maaf ya baru up lagi habis selesai UTS🙏
__ADS_1
mohon pengertiannya, kalo mau di lanjut baca mangga kalo nggak juga mangga😁🙏