
Sudah dua hari setelah kejadian perkelahian bagas dan xian kini bgas sudah pergi ke negara z untuk mengurusi perusahaan di sana yang terkena masalah besar
Selama dua hari ini xian melihat sosok natali yang berbeda sebelumnya nata begitu manja dengannya, bahkan sekarang nata kembali lagi ke kamar awal dia waktu tinggal pertamakali xian hanya diam karena mungkin nata butuh waktu sendiri tapi sejujurnya rasa sayang untuk nata sudah ada mungkin benih benih cinta dalam hati xian juga sudah ada namun sayang xian belum menyadari jika ia sudah mencintai nata ia masih terjebak dengan cinta pertamanya
Sunggug xian merasa kasihan dengan nata karena setiap pagi nata selalu merasa mual padahal usia kandungan nata sudah lima bulan usianya namun rasa mual masih ada, dan yang lebih membingungkan untuk nata kenapa bayinya sangat suka dekat dengan daddynya sejujurnya nata juga ingin bermanja manja namun hatinya menolak ia takut jika ia akan semakin terjebak dalam cinta xian walaupun memang xian adalah suami sahnya
"uweek uwekkk uwekkk"
terdengar oleh xian suara nata yang terus muntah
Tok tok tok
ketukan pintu dari kamar mandi di dalam kamar nata
"Nat, apa kau baik baik saja? "saat akan turun sarapan xian mendengar suara nata, memang kamar nata tidak kedap suara tidak seperti kamar yang xian tempati
tidak ada jawaban dari nata
"Nat tolong buka pintunya!"
masih tidak ada suara nata, xian langsung membuka pintu yang ternyata tidak di kunci ia melihat nata duduk dengan bersandar di tembok dekat closet
"Astaga nata"kaget xian melihat nata yang lemah dengan wajah pucat, dan langsung saja xian membopong nata menuju ke tempat tidurnya
dengan hati hati xian membaringkan nata ia langsung menghubungi dokter kandungan nata
tak berapa lama dokter maya datang dan langsung memeriksa keadaan nata dan bayinya
"Bagaimana keadaannya dok? "
"Keadaan nyonya nata baik baik saja mungkin karena ia tidak makan semalam"
"Tidak makan? "
"Lalu apa babynya baik baik saja dok? "
"Tuan tenang saja babbynya baik baik saja tapi tolong di jaga kondisi kesehatan dan asupan ibu nata, saya takut jika sering terjadi akan ada suatu yang terjadi setelah babbynya lahir, tapi sejauh ini anak kalian sehat dan kuat tuan"jelas dokter maya
"Baik dok terimakasih "
"Iya tuan sama sama, saya pamit dulu "ucapnya dengan senyum
dokter maya keluar dengan di antar bi minah sampai depan rumah
sementara xian langsung duduk di sebelah nata mengenggam tangan nata
"Apa karena aku kau tidak makan malam? apa karena kau menungguku Pulang nat? "lirih xian
"Sayang maafkan daddy, kau jaga momny ya di dalam sana daddy hanya butuh waktu sedikit saja
tak berama nata membuka matanya
"enguhhh "
"Nat kau sudah sadar? "
"hmmmm"
"Kau makan dulu ya"
"Aku mual kalo harus makan"
"Sedikit saja ya"
__ADS_1
"Nggak xi"
"Biar aku suapin, kata dokter kamu harus tetap makan supaya babbynya baik baik aja"
"Apa hanya bayi ini yang kamu khawatirkan?"batin nata
"Yasudah aku mau"
xian langsung mengambil makanan yang di letakan di atas narkas, saat xian hendak menyuapi nata makan nata langsung menahannya
"Gak perlu, aku bisa sendiri "
"Biar aku saja kamu masih lemah"
"Ayok makan"
dengan terpaksa nata memakannya dan tak terasa nata menghabisi 1 piring, xian tersenyum melihat nata mau makan dari suapannya sampaj habis
"Nah gitu dong makannya habis "ucap xian dengan senyum hangatnya
"Tolong jangan seperti ini xian, aku takut hati ini tidak bisa lari darimu"ucap batin nata
"mmm kamu gak pergi ke kantor?"
"Nggak, aku bakal temenin kamu"
"Kenapa? "
"Kenapa apanya nat?"heran xian sambil menaikan salah satu alisnya
"Ya kenapa kamu gak kekantor demi nemenin aku? "
"Lah kok suami mau nemenin istrinya kenapa sih?
"Nat...."
"Maaf"
"Untuk apa? "
"Untuk rasa sakit yang aku ciptakan untukmu "
"Tidak ada yang perlu di maafkan"
"Maafkan aku nat, sejujurnya memang sejak awal aku merencanakan itu semua tapi...."
"Sudahlah aku juga tau ko aku hanya ibu dari anakmu jadi kau tidak perlu khawatir hal apapun aku kan memberikan anak ini kepadamu jika ia sudah lahir"
"Tapi.. "
"Aku lelah aku mau tidur lagi "ucap nata mengalihkan pembicaraan "
sementara xian hanya diam dan ia langsung pergi dari kamar nata menuju ruang kerjanya
...***...
Suara langkah wanita terdengar di bandara, seorang wanita cantik dan seksi masuk kedalam sebuah taksi, banyak orang yang memandangnya penuh kagum pada sosok wanita cantik itu
"Jalan xx senopati"
"Baik nona"
"Aku datang li, aku tidak sabar menjadi nyonya namoung haha"gumamnya dengan tersenyum licik
__ADS_1
Tak berapa lama taksi yang di tumpangi lexa tiba di sebuah mansion besar, lexa langsung turun dari taksi itu dan si supir langsung menurunkan koper yang di bawa lexa
"Ternyata masih sama seperti yang dulu"
seorang satpan melihat wanita berdiri di depan mansion langsung menyamperinya
"Siang nona ada yang perlu saya bantu? "
"Eh saya pak satpan apa kabar? "
"maaf non siapa ya? "
"apa bapak lupa saya lexa pak"
"Oh non lexa, astaga non sangat cantik sekali bagaimana kabarnya non? "
"Seperti yang bapak lihat"
"iya non, ayo non masuk"
"Iya terimakasih pak satpan"
.
.
Nyonya yenli sedang fokus menonton tv di kagetkan oleh pelayan di rumahnya
"Ada apa bi? "
"itu anu nyonya ada tamu"
"siapa emang bi? "
"Maaf nyonya saya kurang tahu dia seorang wanita cantik"
"Wanita cantik? siapa? "
"Ya sudah bi biar saya keluar saja"
"iya nyonya"
nyonya yenlioun langsung berdiri dari tempat duduknya melangkahkan kakinya menuju pintu luar
Cklekkk
"Auntyyyyy! "
"LEXA?! "
"Haiiu aunty apa kabar? "
.
.
.
TBC
huhu garing banget ya 😆
maaf ya Hehe
__ADS_1
kira kira gimana ya tanggapan nyonya yenli atas kedatangan lexa?