Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Muali Dari Awal (?)


__ADS_3

Siang berganti malam dan saat hendak menuju dapur xian seperti mendengar suara orang menangis dari arah taman, karena memang untuk ke dapur ia melewati pintu samping yang mengarah ke taman sampingnya


"Siapa yang menangis ya, astaga kok gue merinding sih! "langkah xian terhenti saat mendengar seseorang sedang menangis walaupun terdengar samar tapi xian yakin ada seseorang yang sedang menangis


"Hiks hiks"


"Dari pada penasaran gue liat kali ya"


Dengan rambut di gerai bergerak saat angin menerpa wajah cantik wanita yang sedang duduk menunduk mengunakan baju tidur model dres putih dengan di padukan bunga bunga berbahan satin, sejak tadi ia menangis ntah apa yang ia tangisi


tangisan wanita itu terdengar pilu saat di dengar bagi siapa saja yang mendengar Tangisannya


"Mah... pah... nata kangen, nata sendiri di sini, kini nata sudah hamil cucu kalian tapi apa kalian tau mah pah? saat ia lahir mungkin nata tidak bisa bertemu lagi dengannya"lirihnya dengan air mata yang terus mengalir deras, yah dia natali yang sedang menangisi hidupnya yang tidak tau arah ia hanya menunggu takdir untuk membuatnya bahagia ntah kapan hari itu tiba


"Apa boleh nata ikut kalian jika suatu saat nanti nata tidak bisa bertemu dengan anak nata, nata tidak bisa membayangkan berpisah dengannya mah, tidak ada orang untuk nata mengadu mah pah... sahabat baiku saja ia sedang jauh dariku aku sendiri mah pah... hiks"lanjutnya dengan isak tangis


"Sayang maafkan mommy jika suatu saat kau tidak bisa melihat mommy, tidak bisa menjaga, merawatmu, kau akan bahagia bersama daddymu dan mommy sambungmu"ucapnya bicara dengan anaknya sendiri, tangannya terus mengusap perutnya yang sedikit buncit


"Mungkin wanita itu wanita baik makanya xian akan kembali padanya, dasar nata sudah jelas ia lebih segala galanya di bandingkan denganmu"


Deg!


Seseorang yang mendengar ucapan pilu yang keluar dari mulut istrinya ntah mengapa hatinya seperti di sayat sayat bagaimana ia bisa sejahat itu dengan istri kecilnya, istri yang sejak 3 bulan lalu menyandang gelar istri sahnya walaupun pernikahannya atas dasar anak dan hitam di atas putih, Nata begitu cantik dengan bulu mata lentik wajah mungil serta bibir pink alami rambut panjang yang sangat indah dan masih banyak kelebihan dalam tubuh natali ia bak seorang putri raja tapi nasibnya tidak sebanding dengan kesemurnaan tubuhnya ia hanya hidup sebatang kara, sejak usia 15th ia sudah harus bisa mandiri dimana semua anak pada usia itu banyak yang menikmati hidup menghamburkan harta mamah dan papahnya tapi tidak dengan natali ia harus kuat


Dengan tutur kata yang lemah lembut banyak pria yang dulu mengajak nata menikag walaupun usianya baru menginjak 15tahun semua nata tolak ia yakin bisa menghidupi dirinya sendiri walupun makan hanya 1 kali sehari


"Nata.... "panggil seseorang yang tak lain tak bukan ialah xian sang suami


Xian langsung melangkah menghampiri nata dan langsung memeluknya dengan erat menciumi pucuk kepalanya


"Maafkan aku nat maaf... "


"Xian....?"


"Maaf aku memang laki laki berengsek yang tidak tahu diri maaf..."kata maaf xian terus lontarkan, sementara nata hanya diam tapi tidak dengan airmatanya yang terus mengalir deras


deg


"Nat... "ucap xian melepaskan pelukannya memandang wajah cantik nata dengan mata sembab dan hidung merahnya, sungguh lucu sekali wajahnya seperti itu


xian memegang kedua tangan kanan dan kiri nata menatapnya dengan sendu, mengecupnya berulang ulang


"Maafkan aku aku belum bisa menjadi yang terbaik untukmu, aku sadar aku akan memperbaiki semuanya tolong maafkan aku"Nata hanya diam dan langsung memeluk xian menangis dengan kencang seperti melepaskan semua beben yang ia pikul


"Hiks hiks hiks"


"Aku janji aku janji akan selalu ada untukmu, merawat babby kita sampai tua nanti"nata hanya diam tak menjawab hanya air matanya saja yang terus mengalir


dalam hatinya nata berfikir apa xian serius dengan ucapannya? nata melepaskan pelukannya memang mata hitam xian tidak ada tanda kebohongan dalam matanya apa harus ia percaya? apa sanggup ia jika suatu saat xian pergi darinya mengikari janji yang baru saja ia ucapkan?


"Maafkan aku, aku hanya butuh waktu waktu itu semua tidak seperti yang kau bayangkan nat, sampai detik ini aku saja tidak kepikiran untuk merubah surat janji itu, tolong maafkan aku, kau mau kan? "tatapan xian memohon menatap mata nata


Nata hanya mengangguk mengiyakan, ia berharap xian bisa mencintainya sepertinya, ya memang benar nata sudah mencintai xian hanya saja ia takut untuk mengungkapkan isi hatinya, untuk saat ini biarlah seperti ini ia akan jalani bagai air yang mengalir

__ADS_1


Xian yang mendapat anggukan nata langsung tersenyum dan langsung memeluknya mencium semua wajah nata


"Terimakasih nat terimakasih "


"Kita mulai dari awal ya"ucap xian jawab nata hanya mengangguk


"Di luar dingin kita masuk yuk, nanti kamu masuk angin lagian gak baik buat babbynya "ucap xian nata hanya mengangguk


xian langsung menggendong nata ala bridal


"Aaa! tirunin kenapa kamu gendong aku?"


"Diamlah nanti kamu jatuh, kita ke kamar sekarang ya"


Saat tiba di kamar xian, xian langsung membaringkan nata perlahan


"Kamu sudah minum susunya? "jawab nata mengeleng


"Yasudah kamu tunggu dulu ya aku akan membuatkan susu untukmu "lagi lagi nata hanya mengangguk mengiyakan


xian langsung membuat susu untuk nata, dan setelah selesai ia langsung menaiki anak tangga menuju kamarnya


Ia langsung memberikan susu itu untuk nata


"Ini minumlah, pelan pelan ya soalnya panas"


"Iya"


"Sudah? ini dikit lagi loh? "


"pelan pelan aja ya asal satu gelas ini habis"


"Yasudah, tapi nanti ya nunggu lima menit deh ya, aku mau minum air dulu "


"Biar aku ambilkan dulu ya"


"Biar aku aja gakpp"


"Udah gakpp kamu duduk aja di sana, sebentar "


tak berapalama xiam membawa gelas dan teko bening yang berisi air putih takut jika malam nata atau dia haus


Setelah habis meminum air sedikit untuk mengilangkan rasa mual nata langsung menghabiskan susunya


"Udah tidur ya"nata menganguk, xian langsung merangkak ke atas kasur memeluk nata dari belakang, jantung nata tidak bisa terkontrol saat xian memeluknya dari belakang menyesap tengkuk putih nata yang wangi bunga lily


"Sudah tidur ya, good night my wife"


Nata langsung tersenyum saat xian mengatakan my wife. tapi ia hanya menjawab kata" good nigt"


Pada dasarnya xian seorang pria penuh kasih sayang, sikapnya yang dingin hanya untuk orang yang belum dekat dengannya saat ia mengenal lixian lebih dekat tidak akan ada yang menyangkan xian akan bersikap hangat tapi hanya sahabatnya yang tahu sikap xian seperti itu dan kini nata


Bukan hanya karena di tinggalkan seorang kekasih dua kali yang membuat xian berubah dingin pada dasarnya xian adalah pria arogan, dingin, kejam untuk orang yang tidak ia sukai atau membuat suatu masalah dengannya, tidak pernah ada kata ampun untuk orang yang menghianatinya, ia akan menyiksa musuh musuhnya jika ia sudah berani macam macam dengannya!

__ADS_1


Dari sikap buruknya xian memiliki sikap sayang yang berlebihan jika ia sudah menyayangi sesuatu, apalagi jika ia sudah mencintai seseorang ia akan melakukan apapun itu dan ia akan gila jika seseorang yang di cintainya meninggalkannya


Nata seorang wanita lemah lembut bak berlian dari tumpukan sampah, ia sudah pasrah dengan keadaan ia hanya mengikuti alur


"Nat.. "


"Nat apa kau sudah tidur? "


"Hmm? "


"Apa kau sudah melihat jenis kelamin babby? "


"Belum"


"loh waktu itu katanya kamu usg"


"Babbynya belum mau ngasih liat jenis kelaminnya daddy" ucap nata meniru seperti anak kecil membuat xian terkekeh geli


"Yasudah biar aja jangan cari tahu jenis kelaminnya biar suprise"


"Hmm baiklah"


"Yasudah tidur"


"Kan tadi mau tidur malah di ajak ngomong "


"kan aku cuman nanya aja, yaudah tidur ya sayang, cup"ucap xian seketika wajah nata merah dan ia langsung memejamkan matanya


.


.


.


TBC


Jangan julidin babang xian ya, dia aslinya baik guys dia hanya masih percaya lexa orang baik


tuh sedikit aku kasi tau


Untuk team yang mau nata pergi dari xian masih adakah?


Buat xian nyesel?


atau


apa buat xian menderita?


Yok angat tanggan 🙌


Kalo bosen jangan repot repot komen julid ya, tinggal gakusah baca aja, sabar masih ada skenario dari itu semua 😁


Untuk kritik dan saran silahkan gunakan bahasa orang terpelajar ya 💙

__ADS_1


Terimakasih yang masih mau mendukung aku ❤


__ADS_2