Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Exstra Chapter 2


__ADS_3

Di perjalanan lano yang duduk di pangkuan Xian terus berceloteh gembira


"Daddy telimakasih ya"


"Untuk apa sayang?"


"Telimakacih untuk tadi malem belikat Daddy Ano bica tidul nyenyak "Xian tersenyum dan mengecup pelipis lano sayang


"Kata mommy lano sering gitu ya?"


"Hu'um Daddy tapi biacanya Ano kalo gak bica tidul Ano ke kamar opah dan opah bakal peyuk Ano sepanjang tidul"


"Kenapa ke kamar opah sayang?"


"Coalnya dulu cetiap malem mommy cuka nangis Daddy, Ano gak mau ganggu mommy dan uncle Bagas cering pulang malem"


"Mommy sering nangis?" tanya Xian kaget


"Iya Daddy tapi Ano gak tau tenapa mommy nangis, setiap Ano nanya mommy celalu nangis dan peyuk Ano, tapi cekarang Ano Ceneng mommy udah gak nangis lagi wajah mommy semakin cantik saat bersama Daddy"lagi dan lagi Xian tak mampu berkata


"Maafin Daddy ya nak, mungkin mommy nangis juga karena Daddy tapi Daddy janji bakal jagain lano dan mommy sampai Daddy sudah tidak bisa gendong lano lagi"sendunya


"Daddy jangan cedih Ano dan mommy udah bahagia kok sama Daddy, menulut Ano Daddy adalah Daddy terbaik dari yang lain Ano janji bakal jadi anak pintel dan nulut cama Daddy mommy"


"Iya sayang Daddy percaya kalo anak Daddy ini sangat pintar, Daddy bangga banget punya kamu tapi inget pesan Daddy ya suatu saat nanti kalo lano udah besar jangan pernah kecewain mommy, dan jangan pernah merendahkan wanita, lano harus punya tangung jawab"


"Iya Daddy Ano janji bakal terus inget omongan Daddy"ucap lano dan langsung memeluk Xian serta mencium pipi Xian, sementara Xian menghujani ciumannya bertubi tubi di wajah lano


"Daddy sayang cinta banget sama lano dengan seluruh jiwa dan raga Daddy dan Daddy juga sayang dan cinta banget sama mommymu dengan seluruh nyawa dan nafas Daddy sayang"


"Daddy bucin"Celetuk lano tiba tiba yang membuat suasana haru seketika langsung mengundang tawa sang supir dan Xian yang berekspresi keget karena putranya di usia seperti itu mengetahui kata kata bucin


"Astaga lano kamu tau dari mana kata kata itu sayang?"


"Dari uncle luxi pas BBQ itu loh kata uncle Daddy itu bucinnya mommy"


"Astaga lano"Xian hanya bisa mengenepuk jidatnya dan merutuki lixi


"dasar luxi bisa bisanya dia ajarin anak gue kata yang nggak nggak, awas Lo ya"runtuknya


***


Tak berapa lama mobil xian sudah sampai di plataran gedung tinggi perusahaannya namun sebelum itu Xian mendekap tubuh lano agar tidak ada orang luar yang memotret karena saat memasuki gerbang ia seperti melihat wartawan


bodyguart Xian membukakan pintu mobil tuannya dan saat kaki Xian turun dengan mengendong lano di dekapannya seketika mengundang tatapan terkejut dari para pegawainya


"*Astaga siapa bocah yang di gendong tuan Xian, apa itu anaknya?"


"Yaampun baru kemarin dia ngepost foto di ig yang ber caption my wife dan menghebohkan jagat Maya eh sekarang dia bisa bisanya bawa anaknya"


"Yaampun perempuan mana yang beruntung bisa menjadi istrinya"


"Secantik apa wajah istri tuan Xian itu*?"


Begitu banyak omongan omongan yang di lontarkan para bawahannya dengan saling berbisik bisik namun Xian hanya acuh tak acuh ia terus melangkahkan kakinya memasuki gedung perusahaannya dengan terus mengendong lano dengan mendekapnya


"Jangan tampilkan wajah lano di luar ya sayang"Bisik Xian dengan patuh lano menuruti Daddynya ia langsung menyembunyikan wajahnya di celuruk leher Daddynya


Kedatangan Xian di seambut jajaran para bawahannya seperti biasa semuanya menunduk hormat kepada Xian


Setelah berada di tengah tengah Xian berhenti dan mengucapkan kata kata yang membuat para pemujanya patah hati


"Saya mau mengumumkan sesuatu jika Ini anak saya, dan mengenai berita itu memang benar saya sudah menikah empat tahun lalu"


Jederrr


bagai petir di siang bolong begitu mengetahui tuan yang selama ini mereka idam idamkan sudah memiliki istri dan anak yang sialnya wajah anaknya bak wajah Xian versi kecil


"Dan satu lagi saya peringatkan jangan sampai ada yang memotret wajah anak saya jika sampai ada yang berani memotret wajahnya apalgi menyebarkannya akan saya pastikan kehidupan kalian akan hancur berkeping keping"Ucap Xian tegas dan setelah itu dia langsung memasuki lift khusus untuknya yang sudah ada Lae yang setia menunggunya


"Lae"


"Saya tuan"


"Pastikan tidak ada yang memotret lano apalgi menyebarkannya jika itu terjadi kau tentu tau apa yang harus kau lakukan kan?"


"Mengerti tuan"


Setelah itu Lae menakan tombol lantai 35 di mana ruangan xian dan Lae berada


Ting


setelah berada di lantai 35 Xian langsung memasuki ruangannya begitupun Lae yang masih menunggu perintah dari tuannya


saat berada di ruangannya Xian melepaskan dekapannya seketika wajah lano berbinar melihat seisi ruangan Daddynya


"Wahhb Daddy pelucaan Daddy Kelen"

__ADS_1


"Lano suka sayang?"


"Suka Daddy"


"kalo lano besar lano Yang akan mengantikan Daddy"lano mengangguk polos dengan wajah ceria


"Kalo gitu lano mau apa nak? Daddy kerja dulu ya nanti siang mommy ke sini"


"Ano mau di sini baleng Daddy"


"Baiklah"


"Lae batalkan semua pertemuan di luar hari ini".


"Baik tuan"


"Apa ada hal lain yang bisa saya bantu tuan"


"tidak ada Lae tapi aku minta tolong sebelum jam makan siang kau jemput istriku, dan kau boleh kembali ke ruanganmu"


"Kalo begitu saya pamit tuan"


"Ya, tapi tunggu Lae"


"Y ada apa tuan?"


"Bisakah kau jangan terlalu hormat denganku aku merasa risih dan jika di luar bisakah kau bersikap layaknya sahabatku"Lae tersenyum dan mengangguk


Setelah itu ia kembali melangkahkan kakinya menuju ruangannya


***


Setelah mamasak bersama Shelly dan Xia Natali langsung menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya untuk segera bersiap siap ke kantor Xian


Sherlly dan Xia langsung pulang setelah belajar memasak dan membuat cake


Setelah beberapa menit Natali sudah siap dengan pakaian dress dengan panjang sebetis tanpa lengan



Setelah bersiap siap ia langsung turun tangga tak lupa ia Kemabli ke dapur untuk membawa bekal dan cake yang ia buat tadi


Bertepatan saat Natali keluar mobil jemputan yang akan membawanya ke perusahaan Xian sampai


"Selamat siang nona"sapa lae sopan dan dengan sigap ia membukakan pintu untuk natali


"Silahkan masuk nona"


"Terimakasih kak"


"Kak Lae lain kali tak perlu memanggilku nona, panggil aku seperti kak Bagas, kak Kenan, kak Luhan dan kak luxi"


"Maaf nona saya merasa tidak enak jika harus memanggil dengan sebutan langsung"


"Tak perlu sungkan kak, bagiku kakak bukan asisten kak Xian kakak salah satu orang yang berpengaruh dalam hubungan kami, panggil aku dengan nama saja ya kak"


"Saya izin ke tuan dulu nona, saya tidak berani"kikuk Lae


nata hanya menghembuskan nafasnya berat


tak berapa lama Natali sampai di gedung pencakar langit, gedung yang menjadi saksi awal pertemuannya dengan Xian, gedung yang menjadi saksinya dulu jika ia pernah melewati malam kelam sehingga menciptakan lano putranya namun nata bersyukur karena berkat itu hidupnya sekarang bahagia dengan di kelilingi orang orang yang mencintai dan menyayanginya bertamu sang Daddy dan kakak kandung yang sangat menyanyanginya dan memiliki Xian yang begitu mencintainya


Namun dari kejadian dimana Xian mendapatkan restu hatinya masih mengganjal karena hubungan Xian dan mommynya rengang, Natali sudah memaafkan mertuanya itu jauh sebelum ia bersama Xian, walaupunasih ada rasa takut jika bertemu mertuanya namun ia sudah memaafkan ny.yenli ibu mertuanya


Dalam hatinya nata berjanji akan menyatukan kembali ibu dan anak itu karena darah lebih kental di bandingkan air


Cukup lama ia terdiam melamun sehingga suara Lae kembali menyadarkannya ia langsung turun dari mobil itu dan langsung memasuki perusahaan suaminya itu


Perusahaan tak begitu ramai karena masih belum memasuki jadwal makan siang hanya ada beberapa karyawan dan petugas clening service yang sempat berpapasan dengan Natali dan Lae yang mengikutinya di belakang


Mereka yang melihat Natali merasa kagum dengan kecantikan dan keangunan nata namun ada juga yang bingung karena orang yang paling di hormati setelah Xian berada di belakang nata


"*wanita itu siapa, dia sangat cantik dan anggun apa itu pacarnya tuan Lae ?"


"Tidak mungkin jika pacarnya tuan Lae karena yang gue liat tadi tuan Lae seperti hormat banget sama tu cewe"


"Astaga apa itu wanitanya tuan Xian?"


"Bisa jadi tapi jika benar, astaga gue yang menghalu dia minder dia sangat cantik dan angun"


"Iya kau benar kalo iya sama sama cocok si orang ceweknya cantik banget tuan xiannya beuhhh gak ada obat "


Bisik dua karyawan yang melihat Natali, sedangkan yang lain hanya membatin bingung namun ada salah satu petugas clening service yang merasa familiar dengan wajah Natali


"Dia siapa, sangat cantik dan elegan, tapi kayanya aku pernah liat wajahnya tapi di mana?"Bingungnya*


Sedangkan Natali hanya tersenyum ramah dengan orang yang berpapasan dengannya ia langsung memasuki lift khusus Xian dan Lae dan menakan tombol lantai 35 di mana keberadaan ruangan xian

__ADS_1


Ting


Pintu lift terbuka, nata langsung keluar lift dengan menenteng kantong bekalnya


Lae langsung membukakan pintu ruangan xian, Xian yang semulanya sedang fokus dengan berkas berkas yang harus ia tanda tangani langsung terkejut saat melihat natali sudah sampai


"Sayanggg"panggil Xian dan langsung beranjak dari duduknya dan melangkah mendekati Natali, Xian langsung memeluk tubuh Natali dan mencium kening Natali


"Aku kecepatan ya ke sini kak?"


"Nggak kok sayang emang tadi aku sudah perintahkan Lae agar cepat cepat jemput kamu"


"Duduk dulu yu"nata dan Xian langsung duduk di sofa yang ada di ruangan itu


"Tuan nona ini sudah masuk jam makan siang"ucap Lae memberitahukan Natali dan Xian


"Kak Lae makan di sini saja, ini aku bawakan juga makanan untuk kakak"


"Mm tidak perlu repot repot nona"


"Aku udah bawa loh kak, kan sayang kalo gak di makan aku udah bawain banyak buat kita bertiga"


"Terima saja Lae, jangan kecewakan istri saya"


"Baik tuan, saya terima ya nona"


"Nah gitu dong, kak Xian yang bilang baru mau di terima "


"Maafkan saya nona, kalo begitu saya izin ke ruangan saya"


Xian dan Natali mengangguk karena Xian memang ingin menghabiskan waktuny bersama natali dan lano tanpa ada orang lain


"Kak lano kemana, kok dari tadi aku liat gak ada dia"


"Lano lagi tidur sayang kasian kayanya dia kurang tidur deh tadi malem"


"Tapi dia belum makan kak, dia di mana?"


"Ada di kamar pribadiku sayang, tadi dia nungguin aku sambil baca buku eh pas aku liat ternyata tidur jadi aku pindahin dia ke kamar "


"Tapi dia tadi udah makan piza si sayang"


"Pantesan dia tidur kak"


"Yaudah kita makan berdua aja kan gak apa apa" ucap Xian dengan tersenyum


"Yaudah kakak makan ya, aku buatin cake pisang juga loh"


"Supin ya "


"Makan sendiri kak"


"Etty gak boleh loh bantah suami nanti tuhan marah"


"Iya deh iya aku suapin, manja banget si kamu kak"


"Gak papa dong sayang manja sama istri sendri masa gak boleh?"


"Boleh si tapikan sehsrusny aku yang manja"


"Kalo kamu manja aku malah seneng sayang"


"Udah jangan banyak ngomong lagi makan "


"Kamu juga harus makan buat nambah energi "


"Nambah energi?"bingungnya


"Iya setelah ini kita bakal buat adik untuk lano"bisik Xian sensual nata yang mendengarnya langsung mencubit perut xian


"Kamu tuh ya kak, bisa bisanya ngomong kaya gitu ini kantor kak"


"Gak apa apa sayang sekali kali kita bikin moment lagi di ruangan ini, apalagi kalo di meja kerja nantang banget sayang"


"Kan ada lano kak"


"Dia gak bakal bangun kok, aku Janji bakal main cepet ya, mau ya sayang"Natali tak mampu menjawab ia hanya menunduk malu sehingga membuat Xian terkekeh gemas melihat wajah Natali yang masih malu malu jika di ajak berhubungan


Mana Xian tahan liat penampilan Natali yang sangat cantik, setiap ada kesempatan ia memang selalu melakukan hal itu dan setiap malam tak pernah absen dari kegiatan yang membuatnya candu


"Udah jangan malu, ayo makan lagi aku gantian suapin kamu ya"


Xian langsung mengambil sendok di tangan Natali dan menyuapi Natali bergantian dengan dirinya sehingga berkesan sangat romantis


...💫💫💫...


...Hari ini sampai sini dulu, lanjut nanti ya😁...

__ADS_1


__ADS_2