Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Cek Kandungan


__ADS_3

Pagi itu xian sudah berada di kantornya duduk di kursi kebesarannya sambil memeriksa laporan laporan yang masuk, tak berapa lama asisten lae mengetuk pintu ruangannya dan langsung masuk kedalam


"Tuan"sapanya menunduk hormat


"Ya"


"Saya mau mengingatkan tuan lusa nanti akan ada peresmian proyek di negara f tuan"


"Kenapa mendadak?! "


"Maaf tuan bukannya minggu lalu tuan membahasnya? "


"Sial aku melupakannya tapi bagaimana bisa aku meninggalkan nata sedangkan keadaannya seperti ini"


"Apa bisa di undur?"


"Maaf tuan para investor tidak akan menerimanya dan saya takut citra perusahaan anda akan buruk"


"Ok kalu begitu apa bisa di wakilkan? "


"Tapi tuan itu sangat penting"


"Akhhh! aku gak bisa meninggalkan nata lae mom dan wanita ular itu sudah kembali aku takut nata kenapa kenapa "lixian merasa frustrasi karena ia khawatir dengan keadaan natali jika ia meninggalkannya


"Saya mengerti tuan tapi saya akan mengerahkan penjagaan ketat untuk nona jadi tuan tidak perlu khawatir , tapi tuan apa lebih baik tuan membawa nona saja? "usulnya


"Ahh iya kau benar, tapi apa akan baik dengan kandungannya jika nata ku bawa perjalan jauh? "


"Kalo begitu lebih baik anda konsultasi dengan dokter kandungan tuan"


"Baik kau telepon luhan suruh dia menyiapkan semuanya"


"Baik tuan" lae langsung menunduk hormat dan langsung keluar dari ruangan xian


"Ahhh seperti akan sangat menyenangkan jika aku membawanya pergi dan sekalian berlibur" gumamnya sambil tersenyum membayangkan jika ia kembali berlibur dengan natali berdua


...***...


Seperti apa yang di katakan tadi pagi, pada waktu makan siang lixian dan lae langsung pergi ke rumah lixian untuk membawa natali berkonsultasi dengan dokter


Sekarang lixian tengah duduk di belakang bersama dengan nati yang di supiri oleh asisten lae tak lupa xiam memyuruh orangnya untuk menjaga dia dari jarak jauh tapi masih bisa di jangkau


Tidak ada percakapan selama di perjalanan nata terus memandangi jalanan kota, sementara lixian diam dengan ekspresi santainya dalam hatinya ia berharap jika ia bisa mengajak natali, karena suasana semakin tidak mengenakan natali mengeluarkan suaranya


"Kita mau kemana sebenarnya?"


"Kita mau kerumah sakit"


"Siapa yang sakit? "


"Tidak ada yang sakit"


"Lau kenapa harus kerumah sakit jika tidak ada yang sakit? "


"Kita akan mengecek kandunganmu, selama ini kau belum cek kandungan kan? "


Ah iya nata sampai lupa jika harus mengecek kadungannya


"Ah iya aku sampai lupa, tapi seharusnya minggu depan bukan? "


"Tidur apa apa kau sebaiknya diam saja turuti mauku"


"Ah... baiklah" lixian tersenyum tipis melihat wajah natali yang sedikit kesal


Sesampainya ia dirumah sakit, lixian dan nata langsung masuk kedalam ruangan luhan di sana luhan sudah menunggu kedatangan lixian dan natali


"Hai brooo, silahkah duduk siapa yang mau di periksa? "sapa luhan


"Apa di sini ada dokter wanita? "luhan mengerutkan dahinya ia bingung lalu untuk apa ia memintanya


"Untuk apa?"


"Apa kau fikir aku membiarkanmu mengeceknya? "


"Ah hahaha ya ya aku tahu tapi bukannya selama ini aku ya memeriksanya lalu kenapa sekarang kau malah melarangku? "godanya


"Kau itu dokter cabul dan aku ragu dengan kemampuan dokter seeba bisamu"balas lixian

__ADS_1


"Apa kau menghinaku? hei apa kau lupa aku dokter terbaik di negara ini? ah tidak aku bahkan masuk kedalam kategori dokter terbaik di dunia"balasny lagi tak mau kalah


"Kalau kau terus berucap aku akan membuat rumah sakitmu tidak beroperasi lagi" glekkk luhan tiba tiba sangat sulit menelan salvinanya melihat tatapan tajam lixian


"Ahhh baiklah aku akan meminta dokter obygn yang terbaik di sini "


"Aku akan membawanya ke negara f lusa nanti apa bisa dia ikut pergi dengan kondisi mengandung?"tanyanya


"Sebaiknya kita tanyakan nanti pada dokter obygn, walaupun aku tahu jawabannya tapi sebaiknya nata di periksa terlebih dahulu "jawabnya dan di angguki lixian


Nata hanya diam melihat percekcokan kedua sahabat itu


Luhan langsung menelepon dokter obygn itu untuk menyiapkan semuanya karena akan ada tamu penting yang akan memeriksa kandungannya


"Ayo ikuti aku"ajaknya membawa lixian nata ke ruangan dokter obygn


"Kenalkan ini dokter Amel, dokter amel kenalkan ini tuan lixian dan ini istrinya natali" luhan langsung mengenalkan dokter obygn yang di ketahui namanya amel itu kepada natali dan lixian


"Hai tuan kenalkan saya amel"ucapnya memperkenalkan diri dengan mengulurkan tangannya tapi tidak di respon lixian, lixian hanya cuek tidak mau menerima uluran tangan dokter wanita cantik itu, dokter amel yang melihat lixian mengabaikan salamnya langsung beralih ke natali


"Hai nyonya saya dokter amel"


"Eh.. ha.. hai saya natali"natali menerima uluran tangan dokter amel itu dan tersenyum canggung


"Silahkan duduk tuan nyonya"ajaknya sopan


"Apa ada yang bisa saya bantu?"


"Begini dokter, nyonya ini tengah mengandung usianya sekitar 12 minggu, dan tuan ini akan mengajak istrinya ke negara F sedangkan kemarin ia habis pingsan"ucap luhan menjelaskan


"Baik sebaiknya kita periksa kandungannya dulu, silahkan nyonya dan ikuti saya"ajaknya dan di ikuti natali


"Ap... apa negara F? apa xian akan pergi kenegara f dan berencana membawaku? "batin nata


"Silahkan nyonya berbaring "ucap dokter maya


Natali langsung berbaring mengikuti perintah dokter maya


"Tuan apa anda mau melihat anak anda dalam kandungan?"ucap dokter maya kepada xian yang tengah mengobrol dengan luhan


"Tentu bisa tuan mari lihat"ajaknya lagi


"Hahaha apa kau gugup? "tawa luhan pecah melihat baru pertama kalinya xian seperti itu


"Diam kau!"hardiknya menatap tajam luhan, tanpa banyak kata lixian langsung mendekati natali yang tengah berbaring


Dokter amel langsung menyibakan dress natali, lixian tertegun kenapa dokter amel menyibak baju nata?


"Apa yang kamu lakukan? "bentak lixian kepada dokter maya


"Ehhh... apa yang saya lakukan? saya akan mengecek kandungan nyonya tuan"


"Lalu kenapa kau menyibak dressnya? "


"Lah kalo saya tidak menyibaknya bagaimana saya akan memeiksanya tuan? "jelas dokter amel yang sedikit merasa jengkel


"ah iya kenapa aku bodoh seperti ini si? "batinya


Tapi lixian langsung menatap luhan dan lae yang tengah menunggu di dekat pintu dengan sorotan mata tajamnya


"Keluar! "


"hufhhh kau itu kenapa posesif sekali sih? "ujar luhan merasa jengkel


Baik luhan dan lae langsung keluar dari ruangan dokter amel, sementara natali wajahnya sudah semerah tomat dia malu, nata berusaha menutup daerah intinya dengan tangannya karena ia sedang memakai dress yang jika dres itu di sibak maka daerah intinya akan kelihatan, lixian bisa melihat daerah inti nata yang tertutup kain segitiga berwarna merah itu, ia kesusahan menelan salivanya melihat intri natali walaupun dihalangi kain tipis itu


"Tutupi itu dok"ucap xian ambigu


dalam hati dokter maya terkekh "apa tuan ini malu melihat istrinya seperti ini bukannya dia juga sudah melakukannya? ahh ada ada saja pasangan ini, ahh sebaiknya aku kerjai saja tuan ini habisnya dia ngeselin tadi"batin dokter amel yang tidak mengetahui hubungan nata dan xian seperti apa


"Maaf tuan nanti tidak akan jelas"ucap dokter amel, lagi lagi hatinya terkekh melihat baik lixian dan nata pipinya memerah seperti tomat


"Ah baiklah"


"Untung saja aku meminta dokter wanita bukan luhan sial apa dulu ia melihatnya juga? "batin lixian


Natali hanya diam dengan menahan malunya, perlahan lahan dokter amel mengoleskan gel khusus kepada perut nata dan mengarahkan alat ke perut natali untuk melihat janin dalam kandungan natali

__ADS_1


"Lihat lah tuan, nyonya kedalam monitor itu, janinnya sudah menginjak 12 minggu dan keadaannya cukup baik"


Lixian dan nata langsung melihat kedalam monotor disana, hati natali sangat bahagia melihat calon anaknya itu tak terasa air matanya jatuh, dan lixian tak kalah senangnya ia terus menatap monitor itu dengan perasaan tidak bisa di ungkapkan


"Apa itu anakku? calon anakku? "ucap lixian kegirangan dan tangannya menyentuh layar monitor itu, hatinya sangat amat bahagia ia masi tak percaya ia akan menjadi seorang daddy, ia akan memiliki anak yang selama ini ia tunggu dengan istri masa depannya dulu, tapi sekarang ia akan mendapatkan anak itu dari natali istrinya yang baru ia kenal bukan dari wanita masa lalunya


"Iya tuan itu calon anak anda"


"Sayang itu anak kita, anak kita"ucapnya antusias tanpa sadar mengecup kening natali


"Apa jenis kelaminnya dok? "tanyanya dengan antusias


"Maaf tuan sementara belum bisa di lihat nanti akan bisa di lihat pada usia kehamilan  18 minggu, biasanya baru bisa melihat dengan jelas jenis kelamin bayi di dalam kandungan. Namun, hal itu juga sangat tergantung posisi bayi yang memungkinkan alat kelamin bisa  terlihat saat pemeriksaa" jelas dokter amel


"Ahh baiklah aku akan kembali nanti"


"Iya tuan nanti sialhkan anda mengontrolnya kembali ke sini" ucap dokter amel dam setelah itu ia langsung membersihkan sisa gel yang ada di perut nata dan nata menurunkan dressnya lixian langsung memapah nata untuk turun dan diduk di kursi tamu


"Ini hasil usgnya tuan"ujar dokter amel menyerahkan foto hasil usg tadi, dengan perasaan haru lixian menerimanya


tak berapa lama luhan masuk


"Apa sudah selesai dokter amel? "


"Sudah dokter luhan"


"Baiklah kalo begitu apa hasilnya apa boleh ia berpergian jauh?"tanya luhan


"Kandungan nyonya nata cukup baik namun jika berpergian terlalu jauh sebaiknya jangan tuan karena akan memengaruhi kondisi kehamilannya"jelas dokter amel yang membuat oerasaan bahagia xian seketika menjdi gisar menghawatrikan natali


"Apa tidak ada cara lain dok agar saya membawanya"


"Maaf tuan jika tuan mau mengambil resiko silahkan saya tidak akan bertanggung jawab karena saya sudah mengatakannya" dengan berat hati lixian menerima saran dokter amel


"Tenanglah broo, aku dan yang lain akan menjaganya selama kau pergi"


"Hufhhhh baiklah, kalo begitu kita pamit"lixian melepaskan nafas beratnya, rasanya ia berat jika harus meninggalkan natali sendirian


setelah itu lixian nata dan luhan segera pamit dari ruangan dokter amel


"Kau pergilah dulu ke mobil tunggu aku di sana ya"tutahnya yang di angguki nata


"Lae kau antar nata dan jaga dia"titahnya lagi dan langsung di jawab anggukan oleh asistennya


Setelah nata pergi luhan buka suara


"Kalau kau masi khawatir aku akan membawanya kerumahku di sana juga ada mommy dan sepupu wanitaku dia akan bisa menemani natali"saran luhan


"Apa aku bisa mempercayaimu?"tanyanya dengan mata menyidik


"Rumahku jauh lebih aman!"ucap xian


"yayay aku tahu tapi dia akan kesepian "


"Hah kau benar tapi... "


"Hahhhhh, terserah aku hanya memberimu saran, kan aku bilang ada sepupuku dan kau pasti tahu mommyku itu gimana? dia pasti akan menjaga natali dan aku juga akan memberitahukan kepada yang lain untuk menjaga nata ok? "


"Hufhhhh aku percaya han ntah mengapa aku hanya berat meninggalkannya, aku terlalu takut"ucap lirih xian


"Tenanglah brooo natali aman jika berada di rumahku, kau juga tahu rumahku itu tidak jauh dari keamanan ketat"ucap luhan


.


.


.


...TBC...


...Hallo siapapun yg komentar di awal part menyamanyamakan cerita ini, sudah saya jelaskan di salah satu part jika saya hanya terinspirasi dari beberapa karya novel author, drama cina, Korea, komik tidak ada maksud unsur lain, mungkin memang ada sedikit kesamaan dalam alur tapi untuk ceritanya saya rasa tidak, bagi yang sudah membaca sampai tamat pasti tau🙏...


...jujurly saya tidak pernah meminta karya ini di baca karena awalnya cuman iseng dan gabut karena libur semester selama 3bulan awalnya berniat berhenti tapi ternyata banyak yg sayang sama ceritanya hihi...


...(fyi.note ini di tulis setelah karya ini tamat tgl...


...21 Februari 2022)...

__ADS_1


__ADS_2