
Ini dah up nih, mana yang masih nunggu?😆
Sampe marah marah, maaf ya gaes aku minimal 1 hari up 1 kali klo aku gak sibuk aku usahain carzy up ya, kalo masuk kuliah aku kan upnya 3 hari sekali 😂
Happy Reading 😘
🌹🌹🌹
Lexa tersenyum senang, dengan senang hati lexa membuka pakaian luarnya sampai saat ini lexa hanya menggunakan dala*annya sementara xian setengah telanjang
Xian terus mel*mat bibir lexa dengan rakus ia menganggap lexa ialah nata
Lexa tak tahan akan hal itu ia semakin gencar melepas Cel*na yang masih membungkus bawah xian
namun tiba tiba....
Xian sadar ternyata wanita yang ia cium bukan nata, tanpa perasaan xian mendorong lexa sampai jatuh ke lantai
Buk
"Awww shitt! "lenguh lexa dengan mengusap bokongnya yang terasa sakit akibt terjatuh dari atas ranjang dengan di dorong xian
"Sakit xian... "
"Sebaiknya kau pergi dari sini jika sebelum aku tarik ucapanku! "ucap xian dingin
"Sial! "gumam lexa dan langsung berdiri mengambil kembali pakaiannya yang sebelumnya ia lepas, tak lupa ia mengambil kembali handphonenya yang di letakan di laci
Setelah berpakaian dengan wajah kesalnya lexa keluar dari apartemen itu
brakkk
"Sial! hampir saja lagi lagi wanita siapan itu yang mengacaukannya!"lexa terus berjalan menuju lift
"Aaaakhhh dasar wanita sia*an awas kau! "geram lexa dengan mengepalkan tangannya
Saat di lift lexa mendapatkan telepon dari orang yang selama ini menjadikannya budak
"Baj**gan itu lagi itu lagi hufhhh jika aku tak memerlukan uangnya sudah ku bunuh dia! "geram lexa dan langsung menganggkat telepon dari Alan
"Temui aku di apartemen ku sekarang juga!"
"Aku tidak bisa "
"Ohh kau tak bisa oke li.. "
"Oke oke aku ke sana segera! "
"Ja**ng pintar"
"Berhenti memangilku ja**ng sialan! "
"Haha kau emang ja**ng! TEMUI AKU SEKARANG!"ucap alan dingin dan langsung memutuskan teleponnya
__ADS_1
Tut
"Sial dasar ba*ngan!"
"Akhhh jika saja tidak ada wanita sia*an itu aku pasti bisa bersama xian dan tidak akan pernah menjadi budak Alan Bre**?ek itu! "geram lexa
"Aku harus benar benar membunuh wanita sialan itu!"geram lexa dan tak berapa lama pintu lift terbuka, ia langsung melangkahkan kakinya menemui alan di apartemen yang berbeda
***
Beberapa hari ini nata hanya menatap kosong, semenjak kejadian xian membawanya di rumah sakit xian tidak pernah manampilkan dirinya
Sesekali jika nata menginginkan sesuatu ia menangis karena keinginannya tidak terpenuhi
Apalagi saat foto xian bercumbu dengan lexa, sungguh hatinya terasa di tusuk tusuk belati tajam berulang kali
Nata benci harus menangisi laki laki yang tak mengakui anaknya, baru sebentar ia merasakan kebahagiaan bersama xian namun seolah takdir berkata lain dengan tiba tiba xian berubah dan mengajaknya untuk tes DNA yang jelas jelas akan mengancam kandungannya
Ingin sekali nata berteriak, mengadu rasa sakit yang kini ia alami, namun lagi lagi takdir yang membuatnya semakin merasa sakit
Hidup sebatang kara dengan pikulan beban berat di pundaknya, ia tak pernah menginginkah hidup seperti ini menjadi seorang yang selalu di rendahkan
Ia benci dengan dirinya yang terlalu lemah! namun ia tak bisa berbuat apa apa tidak ada lagi sandaran ia menangis, tak ada lagi sandaran untuk ia mengadu
Mamah papanya yang pada saat itu sedang mengendarai sepeda motor meningal dengan keadaan tragis, tertabtak mobil yang mengakibatkan ia terpental di rel kereta api sehingga membuat tubuh paruh baya waktu itu nyaris berkeping keping
Nata seakan selalu di uji dalam hidupnya, saat teman temannya merayakan kelulusan smp nata malah harus berduka karena kepergian kedua orangtuanya, saat teman temannya pulang untuk istirahat, nata malah banting tulang untuk membiayai hidupnya, memang keberuntungan tetap ada saat ia sekolah ia tak perlu memikirkan biaya sekolahnya karena memang kepintarannya bisa di bilang di atas rata rata
Saat lulus SMA pun nata tak bisa mengambil beasiswa kuliah yang ia impikan karena jika di fikir ia akan kesulitan membagi waktu jadwal kuliah dan bekerja karena ia mendapatkan beasiswa kuliah di salah satu Universitas Negeri terbaik di Indonesia, jadi ia putuskan untuk bekerja, karena niatnya ia akan menabung dan taun selanjutnya nata akan mengikuti tes beasiswa lagi
kejadian malam di mana ia harus kehilangan kehormatannya sebagai wanita, Ia fikir itu adalah akhir dari hidupnya saat di bulan berikutnya ia tahu jika benih sudah ada dalam rahimnya, ia mencoba menghilangkan nyawanya namun ia sadar dan mencoba menerima anak yang ia kandung
Dan pada bulan berikutnya nata harus menerima kenyataan jika sang ayah jabang bayi menikahinya secara kontrak, hari hari nata mencoba menerima saat ia tahu ternyata xian sangat mencintai bayi yang ia kandung, saat ia menginginkan sesuatu dengan sigap xian mengabulkannya hal itu ternyata tanpa nata sadari benih benih cinta tubuh dalam hatinya
Namun ia sadar jika xian hanya menginginkan bayinya, semakin hari semakin nata selalu merasa jika xian bukan saja memperhatikan bayinya namun ia merasa Jika xian menginginkannya juga, hal itu membuat nata merasa ada yang menginginkan hidupnya
Tapi takdir terus mengujinya ia di kejutkan dengan sikap tiba tibanya xian apalagi saat xian dengan teganya melalukan tes DNA dengan janinnya, apa xian tidak tahu jika hal itu bisa membahayakan dirinya dan bayinya
Saat itu juga nata merasa jika xian sudah tidak menginginkan hidupnya dan bayinya
Nata fikir mungkin xian akan kembali bersama mantan kekasihnya, dan mendapatkan anak dari rahim kekasihnya melihat foto foto yang lexa kirimkan untuk nata, mungkin xian kembali dengan kekasihnya dan tak mengharapkan nata dan anaknya lagi dalam perutnya
Seperti sekarang nata hanya duduk di sofa kamarnya yang dulu saat pertama kali ia di rumah ini, duduk di sofa dengan menatap halaman ruamah itu dengan pandangan kosong
Sesekali air matanya jatuh membasahi pipi yang terlihat kurus itu dengan kelopak mata menghitam
"Hiks Hiks nak, apa kamu akan marah saat mommy mengajakmu menemui mama papa mama di surga? mommy bingung haruskah mommy mempertahankanmu sampai lahir sementara mommy sudah tidak kuat menahan keperihan ini sayang, sejak dulu mommy berharap kebahagiaan namun nyatanya takdir tak pernah mengizinkan mommy bahagia, maaf jika kau harus ikut menemui kakak nenekmu di surga nak, mommy yakin di sana jauh lebih bahagia, daddymu akan mendapatkan anak dari rahim wanita yang ia cintai... "lirih nata dengan terus mengusap perutnya.
***
Di sisi lain seorang pria tampan berjalan dengan di iringi empat laki laki berpakaian serba hitam
Tatapannya lurus ia baru saja kembali ke tanah air, tapi bukan untuk kembali melainkan ia harus menjemput seseorang yang selama ini di nanti nantikan keluarganya
__ADS_1
Bagas Wilian Wingson
Seharusnya tiga hari yang lalu ia kembali namun karena sebuah insiden besar ia memutuskan untuk tidak kembali pada saat itu, ia harus mengecohkan para musuh yang mengetahui keberadaannya
Ia harus segera membawa seseorang pergi sebelum para musuhnya mengetahui keberadaan adiknya
"Tuan menurut laporan saat ini tuan kenan mengalami kecelakaan, dan beberapa hari ini tidak ada info lengkap mengenai nona muda"ucap bawahan bagas, setelah mendengar berita itu bagas putuskan untuk kembali ke tanah air, ia tahu kecelakaan yang di alami kenan bukan kecelakaan biasa setelah ia menelepon salah satu asisten sekaligus orang kepercayaan kenen
Dengan keahlian yang ia miliki bagas mengecohkan semua data data di negara Z ia harus segera kembali ke tanah air dan usaha bagas membuahkan hasil dengan cepat ia langsung terbang ke tanah air
"Tunggu kakak sayang tunggu kakak"bagas terus bergumam dengan tatapan tajamnya, selama beberapa hari ia belum mendapatkan informasi dari bawahannya tapi setelah beberapa jam lalu ia mendapatkan informasi mengenai Natali Angelia Putri tak lain ialah adik kandung yang selama ini ia cari.
Bagas marah dengan xian yang tidak mempercayai kandungan nata, ia salah karena membiarkan nata bersama xian
seharusnya dulu saat ia tau nata ternyata adiknya tanpa fikir panjang bagas membawa nata bersamanya tapi mau bagaimana lagi waktu tak pernah bisa di ulang
Seseorang membungkuk hormat sambil membukakan pintu mobil untuk bagas
"Bagaimana info yang kau dapat bram? "tanya bagas setelah berada di dalam mobil
"Tuan sepertinya kita jangan gegabah karena kita tidak tahu apa musuh mengikuti kita atau tidak"
"Baiklah, terus awasi keberadaannya hal sekecil apapun kau harus laporkan padaku"
"Baik tuan"
"Antarkan aku ke mansion keluarga Mahardika!"
"Baik tuan"
Selama di perjalanan bagas hanya menatap jalanan dengan fikiran terus kepada nata, rasanya ia tak sabar memeluk gadis itu dan membawanya kepada sang ayah
"Cik gadis? ahaha kakak lupa jika kau sudah menjadi wanita sayang, ahhh ternyata saat kakak menemukanmu kakak mendapatkan hadian keponakan darimu"Batin bagas, bibirnya terangkat membentuk senyuman kecil yang tidak di sadari siapaun
"Hufhh kapan ya aku punya anak? "gumam bagas tanpa ia sadari
"Cik kau mikir apa bagas, dan kenapa tiba tiba gadis itu yang muncul dalam benakku! akhh gak gak dia hanya wanita bayaran, tapi... akhh sudahlah lebih baik aku fokus dengan nata"
.
.
.
TBC
...PENTING BACA!...
...Tunggu aku up jam 6 Sore klo gak ada masalah ya guys...
...Jangan protes ya gaes, sabar sabar 😆...
...Aku tuh bukannya up lama tapi aku gak tau kenapa sekarang setiap aku up reviewnya lama bngt akhirnya ku coba nulis lagi revisi ceritanya tapi ternyata ttp sama akhirnya aku hapus nulis hapus nulis, Lulusnya gak sesuai jadwal gitu, kirain novel ku aja yg lulus reviewnya lama banget ternyata novel novel lain juga sama guys, aku gak tau kenapa mungkin dari pihak NT/MTnya...
__ADS_1
...Sabar ya...
...Aku coba up banyak buat kalian 😘...