Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Is Lost


__ADS_3

Saat itu alan hendak kembali ke kantornya namun ia merindukan sosok yang selama ini ia kagumi, sosok wanita cantik yang mencuri hatinya saat pertama kali bertemu


"Ahh bagaimana kabar si cantik ya, sudah lama rasanya aku tidak melihatnya"gumam alan dengan tersenyum membayangkan wajah natali


"Apa dia berada di taman ya? rasanya aku rindu dengannya"


Ia langsung memutar tuas mobilnya ia ingin menemui nata, setelah beberapa lama ia mengendarai mobilnya ia menghentikan mobilnya di pingir jalan dekat taman kompkek itu saat ia melihat seseorang yang ingin ia temui


"Bukannya itu si cantik!"gumam alan melihat nata berlari dengagan memeluk perutnya


"Astaga apa yang terjadi! "rahangnya langsung mengeras, ia segera keluar dari mobil itu hendak mengejar nata namun pandangan alan justru beralih melihat siapa yang mengejar nata


"Ternyata wanita sialan itu "geramnya melihat siapa yang mencoba mengejar nata, melihat nata ketakutan dengan terus berlari ke arah berlawanan mobil motor alanpun langsung mengejarnya, ia marah melihat lexa yang ternyata udang dari nata berlari ketakutan


Kecemasan alan tak berhenti begitu saja saat nata menyebrang jalanan, ia melihat mobil pick up melaju kencang dari arah berlawanan saat ia mengejar nata


Saat itu kondisi nata blank ia tak bisa berfikir jernih, ia merasa ketakutan


Mobil terus melaju dengan kecepatan yang tak bisa di katakan sedang


"NATA AWASS! "Teriak alan dengan terus berlari kencang, namun sayang ia terlambat


TINNNN


BRAK!


Tubuh mungil itu melayang, beberapa orang di taman itu berteriak melihat seseorang tertabtak


"NATA! "teriak alan yang tak sempat menolong nata


Nata terpental jauh mengenai pohon yang berada di sisi jalan, tubuhnya bersimpuh darah tak lupa kakinya yang bercucuran darah


Melihat itu semua lexa langsung kembali ke mobil, ia menarik ny.yenli untuk segera pergi dari tempat itu


"Ada apa lex?! "


"Mom sebaiknya kita pergi dari sini sebelum orang tau keberadaan kita"ucap lexa, ny. yenli yang belum mengetahui situasi itu nampak bingung karena ia berada di belakang lexa


"Tapi wanita itu nanti akan mengadu dengan xian lex"


"Tak akan terjadi mom"


"Tak akan terjadi? maksudmu? "


"Wanita itu tertabtak "ucap lexa dengan seringai di bibir tipisnya, ny yenli kaget tapi sedetik kemudian lexa berhasil menarik ny. yenli masuk kedalam mobil untuk segera pergi dari tempat itu


***


semua orang yang berada di dekat sana menyaksikan wanita hamil itu tertabrak, memang keadaan di sana tak cukup ramai namun masih ada beberapa orang dan penjual sayur gerobak yang sempat melintasi jalan sana


Alan langsung menghampiri nata, memangku wanita itu


"Cantik bangun cantik "Alan menepuk nepuk pipi nata namun wanita itu sama sekali tidak membuka matanya, alan mencoba mengecek nadi nata


"Masi berdetak!"


Dengan tangan gemetar alan langsung menelepon mobil Ambulance


"Tolong segera ke jalan xx, seorang wanita hamil tertabrak"Ucap alan setelah teleponnya tersambung dengan petugas mobil ambulance


"Nata bangun sayang! "Alan terus berusaha membangunkan nata namun mata itu tetap tertutup


Tak berama lama mobil ambulance datang, petugas langsung membantu nata membawa ke dalam mobil itu


(Skip)


Sesampainya di rumah sakit xx nata langsung mendapatkan pertolongan pertama


Dengan pandangan tajam alan menatap ruang operasi itu, saat ini ia belum menghubungi Xian


Rahangnya mengeras dengan sorot mata tajam, ia langsung merogoh kantongnya mengambil handphonenya untuk menghubungi seseorang


"Dalam lima belas menit tangkap wanita itu sekarang juga! tahan dia di markas! !"geram alan, setelah mengatakan itu ia langsung mematikan sambungan teleponnya


Setelah itu alan langsung pergi dari tempat itu untuk membersihkan bajunya yang bersimpuh darah natali, ia fikir penanganan nata masih lama


Setelah alan pergi, Seorang dokter keluar dari ruangan operasi itu namun langkahnya di hentikan oleh kawanan orang berbaju hitam


"Bagaimana dengan keadaan pasien dok? "tanya seseorang itu dengan nada dingin


"Saya kakak kandungnya dok"mengerti akan tatapn sang dokter bagas langsung mengenalkan siapa dirinya


"Maaf tuan saya sudah menghentikan pendarahan di kepala pasien, dan mengeluarkan anak yang ada di kandungannya namun keadaan anak dan ibunya sama sama kritis mengingat usia kandungan nyonya itu baru menginjak enam bulan tiga minggu"


"Saya ingin membawa mereka ke rumah sakit lain dok! "putusnya mutlak


Sangdokter langsung menatap mata lawan bicaranya, lalu ia mengangguk setelah ia mendengar ucapan lawan bicaranya


Semua petugas rumah sakit itu menyiapkan kepindahan nata beserta bayinya dengan pengawalan ketat oleh sepuluh dokter dan sepuluh perawat


Bahkan bagas sampai membeli rumah sakit dalam waktu beberapa menit hal itu untuk menutup informasi mengenai adiknya, menghancurkan semua Rekaman cctv mengenai hal itu karena orang yang hendak ia jauhkan dari adik tercintanya bukan orang sembarangan


***


Di sisi lain Setelah menempuh perjalanan dari kantor ke rumahnya yang mengalami sedikit insiden xian langsung mencari nata di dalam rumah itu berharap nata sudah pulang


Namun sang pelayan mengatakan jika nonanya belum pulang, xian langsung mencari nata ke taman kompkeknya namun tak menemukan keberadaan nata


Dan ia langsung mengendarai mobilnya menuju taman dekat kompkeknya yang berjarak kurang lebih delapan ratus meter itu, ia berterika memanggil natali, saat tak ada wanita yang ia cari ia langsung menanyakan pada petugas kebersihan di sana


"Maaf pak apa bapak liat wanita hamil ini? "tanya xian dengan menunjukan foto nata


"Ohh wanita inikan yang tadi tertabrak mobil pick up di sana tuan, tuh bekas darahnya saja masih ada baru sekitar lima belas menit ia di bawa"tunjuk petugas kebersihan itu pada tempat nata terpental tadi


Jdarrr!

__ADS_1


DEG!


"Te-tetabrak? "


"Iya tuan tapi seseorang yang berpakaian seperti anda membawa wanita itu ke dalam ambulance"


Deg


Seperti tersambar petir di siang bolong kakai xian langsung lemas, ia terhuyung ke belakang


"Tuan anda tidak apa apa? "tanya petugas kebersihan itu


Xian mengeleng gelengkan kepalanya


"Nggak nggak itu pasti bukan natali"


Dengan langkah lemas xian mendekati tempat yang masih ada darah di sana


Ia menarik rambutnya kala ia menemukan sesuatu yang ia kenali, anting nata terjatuh di tempat ia terkapar, dengan tangan gemeteran xian mengambil anting itu


"Nataaaa! hiks hiks"xian terduduk lemas dengan air mata yang jatuh di kelopak matanya, sedetik berikutnya ia langsung berdiri dan berlari ke arah mobil yang ia parkirkan tadi


Saat ini tujuannya adalah rumah sakit terdekat di sana, di dalam perjalanannya xian langsung menelepon orang suruhannya


"Cek semua rumah sakit di kota ini yang menangani pasien kecelakaan wanita hamil sekarang juga!"ucapnya pada salah satu anak buahnya


tut


"Nggak kamu dan bayi kita pasti selamat kan sayang"gumam xian dengan menancap gas membelah jalanan yang sedikit ramai


Butuh waktu tiga puluh lima menit xian menuju rumah sakit terdekat itu


Ia langsung berlari ke dalam rumah sakit itu untuk menanyakan keberadaan nata


Namun langkahnya terhenti saat seseorang megebrak meja di sana menanyakan pasien hamil


"Ku tanya sekali lagi di mana pasien yang ku bawa tadi hah! "


"Maaf tuan kami tidak tahu"jawab petugas resepsionis itu


"Bagaimana kalian tidak tau hah? sudah jelas aku membawabya di rumah sakit ini! di mana ketelitian kalian menjaga pasien hah! "sentak seseorang itu yang tak lain ialah alan


Xian langsung menghampiri alan dan mencekram kemeja alan dengan sorot mata tajam


"Dimana Istriku hah! "sentak xian, semua orang merasa terkejut dengan kedatangan xian yang langsung mencekram kerah kemeja alan


Alan langsung menatap tajam xian


"Kenapa kau bertanya padaku hah!? kau suami yang tidak bisa menjaga istrimu! "


"Cepat katakan di mana ISTRIKU! "Bentak xian


"Aku tidak tahu sialan!"


"Kau kan yang manipulasi semuanya?! "


Bugh


Bugh


Satu tonjokan lagu alan berikan kepada xian


"Ini semua gara gara lo! sekarang NATA DI BAWA KABUR! "Bentak alan dengan menunjuk xian


Deg!


"Apa maksudmu! "


"Semua gara gara lo yang gak bisa jaga dia! kalo lo bosen sama dia serahkan dia padaku jangan terus membuatnya tersiksa apalagi nyokap dan mantan lo! "sentak alan


"SAYA AKAN MENUNTUT RUMAH SAKIT INI!"teriak alan dan langsung keluar dari rumah sakit itu meninggalkan xian yang terduduk dengan sorot mata tajam menatap resepsionis itu, ia langsung berdiri


"Sampai terjadi sesuatu dengan istriku, bersiaplah kalian semua yang akan mendapatkan akibatnya"ucap xian dengan penuh penekanan


ia langsung kembali ke dalam mobilnya, air matanya jatuh membasahi pipinyanya


"Dimana kau sayang? "lirih xian, tak berselang lama telepon xian berbunyi


itu pasti dari anak buahnya


"Maaf tuan kami tidak menemukan keberadaan nona di rumah sakit yang kami temui"


Xian sudah tau dari sikap alan tadi jika istrinya berada di rumah sakit itu namun seseorang membawanya kabur tapi siapa?


"Retas semua cctv di kota ini kirimkan datanya ke emailku"


***


Dengan menggunakan kekuasaannya dengan mudah bagas berhasil membawa nata beserta anaknya yang masih dalam keadaan kritis, dengan penjagaan ketat serta menyulap pesawat pribadinya seperti ruangan rumah sakit yang lengkap dengan barang barangnya


Sejak tadi bagas tak henti hentinya berdoa agar adik dan keponakannya secepatnya melewati masa kritis


Mengapa tuhan begitu tega padanya baru saja ia ingin memnyenangkan adiknya yang selama ini ia cari namun belum semua terjadi hal buruk menimpanya


"Maafkan kakak yang tidak bisa mejagamu sayang"gumam bagas dengan mengengam tangan nata


Flasback On


Saat itu bagas sedang memeriksa berkas berkas pekerjaannya namun hati dan fikirannya sejak tadi gelisah


Tak berapa lama, seseorang mengetuk pintu ruangan kerjanya


"Masuk"


"Maaf tuan ada kabar kurang mengenakan"ucap salah satu pengawal pribadinya

__ADS_1


bagas langsung berdiri


"Kabar apa mark"


"Sebelumnya maafkan saya tuan saat saya dan yang lain mengawasi nona tapi ada orang yang mencurigakan mengikuti kami, akhirnya kami mengecohnya namun setelah kami kembali kami mendapatkan kabar jika ada wanita hamil mengalami kecelakaan, dan ini rekaman cctv yang kami dapatkan tuan"pria yang di sebut mark itu langsung menyerahkan Flasdisk di meja bagas


Bagas dengan jantung berdebar kencang langsung membuka Flasdisk itu di leptopnya


Matanya membukat dengan rahang mengeras menatap rekam demi rekam bagas langsung membanting leptopnya ke lantai membuat leptop bernilai ratusan juta itu hancur tak berbentuk


"LEXA! "geram bagas


"Lalu bagaimana keadaan adikku? "


"Nona di bawa ke rumah sakit xx tuan oleh seorang pria yang sepertinya mengenal nona"


"Kerahkan semua anak buahmu, siapkan pesawat sulap seperti ruangan rumah sakit dengan fasilitas lengkap, kau dan yang lain ikut denganku ke rumah sakit "mark mengangguk


Kegelisahan hatinya tak bisa ia sembunyikan walupun ekspresi datar yang bagas berikan, terlihat tangannya yang selalu mengeras


Setelah beberapa lama bagas samapi di rumah sakit itu, ia langsung menuju ruang operasi setelah anak buahnya mencari tahu keberadaannya


Saat ia hendak melangkah lebih dekat ia melihat laki laki di depan ruangan oprasi adiknya


Sampai laki laki itu pergi bagas dan yang lain baru melangkah lebih dekat, beruntung salah satu dokter keluar dari dalam ruangan itu


bagas langsung menghentikannya


"Bagaimana keadaan pasien dan bayinya dok? "tanya bagas, sang dokter menatap bingung bagas, mengetti akan kebingungan sang dokter,


"Saya kakak kandungnya dok, bagaimana keadaannya? "


"Maaf tuan saya sudah menghentikan pendarahan di kepala pasien, dan mengeluarkan anak yang ada di kandungannya namun keadaan anak dan ibunya sama sama kritis mengingat usia kandungan nyonya itu baru menginjak enam bulan tiga minggu"


"Saya hendak membawanya ke rumah sakit terbaik di negara Amerika dok"


"Tapi tuan hal itu sangat beresiko "


"Saya sudah memikirkan semuanya dok saya tau mereka adik dan keponakan saya, saya sudah menyiapkan sepuluh dokter dan perawat terbaik untuk adik saya selama di dalam pesawat yang sudah saya rubah seperti rumah sakit "


"Hufhh baiklah tuan, saya akan siapkan semuanya "


"Tapi dok saya mau keberadaannya di rahasiakan tidak boleh ada yang tahu adik saya, saya bawa ke sana dan saya akan menjamin dokter serta membeli rumah sakit ini untuk


menjamin keselamatan kalian"


Dokter itu nampak terkejut mendengar ucapan bagas


"Baik tuan"


"Dalam waktu lima belas menit saya mau adik saya sudah keluar dari rumah sakit ini"


Sang dokter hanya mengangguk


Sementara alan yang sudah kembali dalam waktu duapuluh menit terkejut melihat lampu ruangan oprasi mati tanda oprasi sudah selesai


dan suster langsung keluar dari ruangan itu, alan langsung menanyakan sang suster


"Sus bagaimana keadaan pasien di dalam? "tanya alan, namun sang suster diam tak menjawab alan curiga melihat tingkah sang suster itu, ia langsung membuka ruangan oprasi namun di sana tidak ada siapa siapa


Tentu alan kaget, ia fikir apa nata sudah di pindahkan di ruang rawat akhirnya ia bertanya ke resepsionis namun jawaban sang resepsionis di sana justru membuat alan mengamuk, ia mengatakan jika tidak ada pasien yang alan tanyakan, sudah jelas alan tadi yang mengantarkan nata ke sini


sampai ia membuat keributan di rumah sakit itu mengundang manager dan beberapa dokter di sana


Flasback Off


Setelah dari rumah sakit itu xian kembali ke rumahnya ia mencoba meretas rekaman cctv namun tidak ada hasil sama sekali hanya ada saat nata keluar dari rumahnya


xian tahu yang membawa nata bukan orang sembarangan, tidak ada yang bisa mengalahkan kecerdasan ITnya selain kedua sahabatnya yang ia tahu


Ia langsung menelepon keduanya namun tidak ada yang aktif


Xian mengacak rambutnya menangis dengan badan bergetar


"Dimana kamu sayang"lirih xian


"Maafkan aku... "


"Akhhhh! Siapa yang berani mengambil nataku! "teriak xian melempar semua barang barang di meja kerja rumahnya meluapkan kekesalan


Sebenarnya ia curiga dengan alan namun jika memang ia mengapa tadi laki laki itu mengamuk di rumah sakit, ia tahu jika alan yang membawa nata ke rumah sakit namun ia terlambat sampai sampai istrinya tidak di ketahui keberadaaanya


Bagaimana keadaannya? bagaimana keadaan anaknya mengingat banyak darah di tempat kejadian itu


"Akhhh! NATAAAAAA! "


Ia memukul dadanya yang sesak, lagi dan lagi ia menangis namun kenyataan ini lebih pahit dari sebelumnya


"Dimana kau sayang... hiks! "


.


.


.


TBC


Gimana guys?😕


Aku up sampe dua ribu tiga ratus kata lebih yang seharusnya di buat dua chapter tapi gakpp lah ya walupun tangan cape gak ada yang ngasi hadiah juga, aku mau izin ngilang lagi selama tiga hari gakpp ya nnti aku up ada hal yang mendadak dari kampus guys kalo ada rengang aku usahain up tapi paling bisa seribu kata aja😑 😢


Doain semoga urusanku lancar dan di permudah ya, doain ya teteh², mba² mommy² akang²kalo ada 😁


Doa baik aku aamiinkan semoga tuhan membalas kebaikan kalian 😘

__ADS_1


Maaf ya kalo kurang gereget sama konfliknya, kalo gak suka gakppko tingalin aja hehe😆


Btw emang ini cerita mellow ya gaes, kadang aku juga kalo baca gereget ke xian sama natali padahal aku yg nulis tapi ya gimana si ya emang alurnya gitu kalo di rubah nnti acak acakan ya walaupun emang udah acak acakan wkwk!


__ADS_2