
saat ia sudah ada di ruangan nata ia melihat nata sedang duduk bersandar dengan pandangan menunduk xian langsung mendekati nata memeluknya dengan hangat sesekali ia menciumi kening nata dan melepaskannya
"Maafkan aku, maaf aku janji tidak akan terjadi seperti ini lagi"ucap xian nata malah langsung menangis dan xian langsung memeluknya erat mencoba membuat nata tenang
"Aku takut"lirih nata
"Kamu jangan takut ada aku di sini aku akan menjagamu dan anak kita"ucap xian masih dengan memeluk nata
nata terus menangis dan karena lelah nata tertidur kembali dan xian juga membaringkan tubuhnya di samping nata karena ranjangnya memang cukup untuk dua orang
Xian memeluk nata membawa nata pada kenyamanan
"Aku harus memikirkan cara agar mommy dan lexa tidak akan mengangu nata lagi, tapi gimana caranya ah lebih baik nanti aku ketemu sama bagas dulu"guman xian dan langsung ikut terlelap menyusul nata dalam posisi memeluk nata sebelum matanya terpejam xian mengecup kening nata
...* * *...
sementara di sisi lain seorang laki laki paruh baya tengah menatap tajam asiten pribadinya saat asistennya memberikan sebuah laporan mengenai menantunya
"Bagaimana bisa! lalu bagaimana keadaan mereka? "terdengar natmda kecemasan pada pria paruh baya itu
"Beruntung tuan muda langsung datang tuan dan membawanya ke rs. xx dan untungnya tidak apa apa tuan hanya saja menurut informasi yang saya dapat nona muda kekurangan gizi dalam keadaan mengandung "
"Kalian terus awasi mereka jangan sampai kenapa kenapa dengan cucuku atau menantuku"
"Baik tuan, saya pamit pergi" ucap asisten pribadi laki laki paruh baya dan di jawab anggukan olehnya
laki laki paruh baya itu ialah tn. Namoung ayah lixian yang selama ini mengawasi nata dan xian secara diam diam awalnya ia marah karena xian menikah tanpa sepengetahuan dia tapi rasa marah itu ia lupakan kala asistennya mengatakan jika nata tengah hamil cucunya dan istrinya sendiri dengan teganya menyuruh menantunya menghioangkan nyawa cucunya sebenarnya ia ingin bertemu dengan nata tapi ia masi belum mempunyai waktu yang tepat
Ia sudah menyelidiki nata secara detail dan ia sama sekali tidak keberatan asal usul nata ia tahu menantunya sangat cantik dan baik hati makanya tn. Namoung langsung menyuruh orang pribadinya menjaga nata secara diam diam
"Aku harus telepon xian"guman tn namoung dan langsung mencari nama kontak putra kesayangannya
tut...
tut...
tut...
waktu masih sore tapi saat di telepon hp xian tidak aktif dan memutuskan nanti saja ia meneleponnya kembali
"hufhhh tidak aktif dasar anak nakal awas saja kalo ketemu aku rasanya gak punya anak, mana cuman punya satu eh sikapnya gitu"ucap tn namoung kesal
ya xian adalah anak satu satunya keluarga namoung dulu ny. yenli sembat hamil lagi saat usia xian 5 tahun tapi kecelakaan terjadi dan membuat rahimnya di angkat dan hal itu membuat ia tidak bisa mengandung lagi dan karena itu juga ny. yenli over protektif dengan xian karena anaknya hanya satu
sebenarnya ia memiliki anak angkat perempuan tapi usianya lebih tua dari xian namun saat ini ia sudah menikah dan tinggal di negara suaminya
Rachela putri namoung adalah anak angkat keluarga namoung pada saat ny. yenli hamil xian 3 bulan ia menemukan anak kecil berusia 3 tahun di jalanan saat ia tengah balik berbelanja anak kecil itu sedang menangis karena lapar karena tak tega ia mendekati anak kecil itu betapa kagetnya ia saat di tanya anak kecil itu sama sekali tidak tahu namanya atau apapun tenang dirinya ntah bagaimana kejadiannya tapi karena ia merasa kasihan ia membawa rachel pulang dan memutuskan mengadopsinya secara sah dan memberikan nama untuk Rachela
ia merawatnya dengan kasih sayang sampai ia dewasa
sedikit cerita ny. yenli dulu tidak pernah memandang orang lain rendah ia wanita ramah baik hati tapi gara gara kejadian itu membuatnya berubah menjadi sombong dan angkuh karena kecelakaan itu di akibatkan oleh pedagang grobak keliling
...* * *...
Waktu sudah menunjukan pukul 8 malam xian terbangun karena perutnya sudah lapar, ia hanya makan roti itupun tadi pagi karena siangnya ia mendapat kabar tentang nata dan melupakan makan siang
saat ia mebuka matany ia masi melihat nata tertidur pulas memeluknya dengan erat, xian tersenyum tipis melihat nata wajah cantik dan damai, jujur dari awal bertemu ia sudah mengagumi wajah cantik alami nata ia bingung tubuh nata sangat halus dan mulus tapi xian tidak pernah melihat nata perawatan atau mengunakan crem kulit
apalagi wangi bunga lilly yang melekat di tubuh nata membuat xian selalu merasa nyaman dekat dengan nata
Setelah puas memandangi wajah nata xian bangkit dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya setelah itu ia menelepon sekretaris lae untuk membeli makanan xian dan makanan ibu hamil untuk natali
tapi ia melihat pangilan tal terjawab dari daddynya
"Tumben daddy telepon"gumam xian langsung menghubungi balik daddynya dan keluar agar tidak mengangu nata "
tut..
tut..
tut..
"Dasar anak nakal, ternyata kamu masih inget daddy rupanya "omel daddy xian langsung memarahi anaknya dengan suara keras sehingga membuat xian menjauhakan telepon nya dari telinga
"Hufhh, ada apa dad? tumben nelepon?"
"Daddy sudah tua tapi daddy kek gak punya anak nggak kamu nggak rachel semua sama"
"Loh kok daddy nangis sih?"kekeh xian menertawakan ddaddynya
"Nggak siapa bilang, daddy tuh pengen kamu segera nikah xi kapan kamu kasi cucu rachela gak dateng dateng daddy, kamu malah sibuk sendiri daddy kesepian tau"
"Apa mommy belum cerita sama daddy ya? tapi rasanya gak mungkin daddy gak tahu, apa dia pura pura aja ya? "
"Anak nakal kenapa diam? jawab! "
"Aku rasa daddy sudah tau aku sudah menikah dad jangan pura pura deh"
__ADS_1
"Hufhhh, daddy kecewa sama kamu li pdahal dari dulu daddy pengen liat kamu nikah tapi kamu malah bohongin daddy"
"Maaf dad"
"Sudahlah, lalu gimana kondisi menantuku dan cucuku? "
"Daddy juga tahu apa yang di lakukan mommy? "bukannya xian jawab malah balik nanya
"Ya daddy tahu, dari awal daddy sudah menyelidikinya dan jauhin lexa dia bukan lexa dulu dia mata mata musuhmu"
"Musuh yang mana? "
"Untuk itu daddy belum tahu siapa tapi anak buah daddy sudah menyelidikinya"
"Hufhhh baiklah dad untuk itu aku serahkan semuanya pada daddy, daddy sehat sehat ya sekali sekali datanglah ke rumah xian dad jika kau pengen kenalan dengan menantumu" ucap xian yang masi ada nada godaan
"Dasar kurang ajar di mana mana anak ke orang tua! tapi it's oke son jika daddy ada waktu, rasanya daddy gak sabar liat menantu daddy"kekeh dad xian
"Yes dad, aku tutup teleponnya ya jaga diri baik baik dad"
"Yes son"
tut
setelah telepon di matikan xian langsung kembali ke ruangan nata, ia masih melihat nata tertidur lelap mungkin karena efek obat, baiklah xian akan membangunkannya 10 menit lagi
Tak berapa lama akhirnya asiten lae datang membawa semua pesanannya
"Tuan ini makanannya"
"Iya taruh saja di situ, apa kamu sudah makan lae ayo makan bersama? "
"Maaf tuan saya tadi sudah makan"
"Baiklah"
"Bagaiman meeting tadi siang lae? "
"Semua berjalan dengan lancar tuan, dan laporannya sudah saya kirim ke email tuan"
"Ya saya belum cek lagi, dan saya tidak akan datang ke kantor 3 hari kamu handle semua urusan kantor, jika ada apa apa segera hubungi saya"printah xian
"Baik tuan
"terimakasih lae, kamu memang orang yang bisa saya andalkan"
"Terimakasih tuan, tapi apa ada yang perlu saya bantu lagi tuan? "
"Baik tuan, kalo begitu saya pamit "jawab xian hanya mengangguk
setelah asisten lae keluar xian langsung melangkah ke ranjang nata untuk membangunkan nata
"Nat... ayo bangun kamu belum makan "
"Nataaa... "
"Enguhhhh"nata hanya melenguh tapi kembali tertidur xian hanya terkekeh melihatnya
"Sayanggg ayo bangun nanti aku cium loh, kamu belum makan hey" ucap xian membangunkan nata dengan suara lembutnya
"Baiklah jika kamu mau aku cium dulu dengan senang hati"xian mendekatkan bibirnya dengan bibir nata tapi sebelum bibir itu menempel nata membuka matanya membuat nata kaget
"Astgaa kamu mau ngapain kak? "
"Mau cium kamu lagian gak bangun bangun"
"Ini udah bangun"
"Bentar bentar kamu tadi pangil aku apa? "
"Panggil apa kak?"
"Nah itu kok sekarang mangilnya kakak? "
"emang gak boleh ya? "
"Bukan gak boleh malah aku seneng daripada kamu mangil aku tuan"
"Iya kak"
"Yaudah makan dulu ya nanti di lanjut tidur, aku udah beliin makanan sehat buat kamu"ucap xian sambil membuka bungkus makanan nata dan dia
"Kak kok makanannya gitu? "
"Ini makanan ibu hamil"
"Tapi nata gak mau itu"
__ADS_1
"Maunya apa biar nnti beli lagi"
"Itu aja makanan yang kakak pesen"
"Tapi sedikit aja makan ini ya ini baik buat kamu sama babby"
"Iya deh"jawab nata pasrah
xian langsung menyendokan makanannya dan hendak menyuapi nata
"Nggak usah kak biar nata makan sendiri aja"
"Gak ada penolakan"ucap xian menatap tanajm sontak nata langsung menunduk pasrah xian yang melihat nata seperti itu terkekeh istri kecilnya sunguh wanita penurut
dengan telaten xian menyuapi nata sambil sesekali mengajak nata ngobrol guna untuk mengalihkannya agar lupa untuk makan makanan xian dan hal itu tentu berhasil nata menghabiskan makanannya hingga kenyang
xian ternganga senang melihat kepolosan nata
"Ih kak kok aku udah kenyang pdahal makanan yang itu belum di coba"protes nata dengan muka cemberut nata
"Yang penting kamu udah kenyang kan? "
"Hu'um tapi aku mau satu sendok aja ya makanan kaka boleh ya "
"boleh sini aku suapin"ucap xian langsung menyendokan makanannya dan menyuapi nata setelah itu dia kembali menyendokan makanannya dan memasukan ke mulutnya nata yang melihat xian makan dengan sendok bekas dirinya di buat terkejut
"Kak... "
"Hmm?"
"Kok kakak makan bekas sendok nata? "
"Emang kenapa"
"emm emang kakak gak jijik?"
"mffft haha ngapain jiji sama istri sendiri? kalo jiji aku gak pernah cium kamu bahkan sampe ada dia tuh"ucap xian memcoba mengoda nata, dan karena ucapan xian membuat pipi nata merona
"Kalo kamu gak percaya ini makan tapi jangan di telen ya"printah xian dan langsung menyendokan makanannya dan memasukannya ke mulut nata setelah itu ia langsung menarik tengkuk nata dan menyalurkan makanan yang ada di mulut nata ke mulutnya
"Makanan ini terasa lebih nikmat"bisik xian dengan sensual
Deg
Pipi nata langsung merah seperti tomat xian langsung menyuruh nata minum dan kembali menarik tengkuknya dan menempelkan bibirnya ke bibir nata menyalurkan air yang tadi ia beri ke nata
"Dan minuman ini terasa manis aku suka"bisik xian lagi
Xian langsung kembali duduk seperti semula dan melanjutkan makanannya hinga habis nata masih mematung menatap xian, xian hanya terkekeh melihatnya
"Udah jangan di liatin mulu muka akunya aku tau aku tampan kalo kurang sini aku cium lagi"ucap xian langsung menyambar bibir nata menyesapnya dan **********, mata nata membulat tapi karena terbawa suasana ia langsung memjamkan matanya sedangkan xian yang meras tidak mendapatkan penolakan langsung memperdalam ciumannya hingga nata memukul dada xian karena kehabisan oksigen
"gimana lezat kan? "kekeh nata
"kakak ihhh"kesel nata dengan muka merahnya menahan malu
"Udah ayo tidur lagi, besok kamu boleh pulang kalo keadaan kmu sudah sehat"
"a-ku udah sehat kok kak, lagian aku gak betah lama lama di sini"
"iya besok kita pulang ya sekarang kamu istirahat, atau mau di lanjut lagi? "
"lanjut apa? "
tanpa menjawab pertanyaan nata xian langsung kembali menyambar bibir mungil nata, menyecap dan ******* mengekspor seluruh isi yang ada di mulut nata
7
.
.
.
TBC
Masih ada konflik guys, detik detik mendekati chapter konflik๐
katanya mau liat xian di tinggalin nata ๐
Jan oleng ya
ada yang penasaran gimanya? tunggu ya guys ๐
__ADS_1
aku kasih bonus visual nih, seeu next chapter babby ๐
Aku sengaja nulis ini sampa 1900 lebih kata buat ngobatin kalian hehe, aku gak bisa fast up ya karena aku udah mendekati UAS sama puncak project, sabar ya guys dan aku minta doanya supaya aku di lancarin buat UASnya, juga presentasi final dan bisa dapat ipk sempurna aamiin ๐