Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Kecurigaan Bagas


__ADS_3

Saat ini Bagas tengah duduk di kursi kebesarannya, menatap ke arah jendela yang menampilkan pemandangan gedung gedung di bawahnya


Baru tadi daddy-nya memarahi Bagas habis habisan akibat ia lalai menjaga Natali sampai sampai ia mendapatkan tamparan pertama kali dari sang Daddy, sejak dulu tuan wingson tak pernah semarah ini apalagi sampai menampar Bagas


Namun Bagas tak merasa sakit hati akibat ulah daddy-nya, ia mengerti karena memang ia akui ia lalai dalam menjaga Natali


Ia sudah mencari nata kemana mana di seluruh negara S dan negara negara yang memiliki potensi banyak musuhnya, namun ia sama sekali tak menemukan Natali


tanpa Bagas sadari ia melupakan sahabatnya yaitu Xian yang memang selama ini yang ia ketahui terus mencari Natali


Lama ia melamun sampai suara ketukan pintu menyadarkannya dari lamunan


Tok tok... tok


"ya, masuk!"


"Permisi tuan?"salah satu anak buah bagas


"HM,ada apa?"


"Kemarin saya melihat dr.luhan terus bulak balik menggunakan helikopter menuju rumah sakit x di negara I tuan"ucapnya, Bagas mengernyitkan alisnya tanda ia bingung


"lalu?"


"Maaf tuan jika sebelumnya saya lancang, saat saya di negara I saya diam diam mengikuti tuan Luhan ia berangkat ke rumah sakit Xx membawa sebuah map setelah ia memasuki lab, gerak geriknya mencurigakan saya curiga ini ada sangkut pautnya dengan hilangnya nona"


"*Ada benarnya juga ucapannya, Luhan adalah salah satu dr.kepercayaan Xian dan selama ini Luhan tak akan bulak balik menggunakan helikopter jika bukan turun ke bencana alam"


"lalu untuk apa dia, bulak balik dari rumah sakit"


gumam batinnya "ah shirt! jangan bilang memang ada hubungannya dengan Natali*"


"Lalu apa yang kau ketahui selanjutnya?" tanya Bagas


"Saya sudah mengerahkan penjaga lain untuk mengikutinya menggunakan drone jarak jauh tuan"


"lalu apa sudah ada hasil?"


"Sudah tuan, saya menemukan keberadaan dr.luhan di negara I dia seperti memasuki sebuah plataran kawasan luas dengan di kelilingi pepohonan sehingga pelataran itu tak akan terlihat oleh siapapun jika bukan dari ketinggian, dan juga di sana terdapat rumah yang sangat mewah berlantai tiga tuan"


"rumah mewah? maksudmu?"


"iya tuan saya melihat dari rekaman drone itu saya melihat rumah mewah itu, kalo tuan tidak percaya silahkan tuan lihat sendiri dari flashdisk ini"ucapnya sambil menyerahkan falsdisk yang sudah ia siapkan


Dengan cepat Bagas mengambilnya dan memasangkannya di leptop miliknya


Lama Bagas melihat video itu, ternyata benar di sana terdapat pelataran luas dan rumah mewah berlantai tiga


"Ternyata benar, Tapi rumah siapa ini? setahuku Luhan tak menyukai properti atau barang mewah, jadi rasanya tak mungkin jika ini miliknya"batin bagas yang menelisik video itu


Lama Bagas menelisik rekaman itu, dan tak berapa lama matanya membulat melihat dua helikopter mendarat di pelataran itu, ia seperti mengenali kendaraan udara itu


"Ah shittt! ternyata kau!"Bagas mengebrak mejanya setelah mengingat siapa pemilik helikopter itu, matanya menatap tajam leptop yang masih menampilkan video itu


Ia langsung menyambar jasnya


"Siapkan Jetku sekarang Bram!"


"Baik tuan"


Bagas berjalan keluar dari ruangannya dengan mata tajam siap menusuk siapa saja yang melihatnya, tangannya terkepal kuat


Semua karyawan yang berpapasan dengan bagasbtak berani melihat ceo-nya dengan pandangan tajam bak seperti menusuk siapa jasa yang melihatnya


***


Di sisi lain Natali tengah duduk di dekat jendela, setelah pagi ini mengungkapkan perasaannya, ia merasa lega karena ternyata Xian juga benar benar mencintainya, dan setelah cium*an panas itu mereka kembali melepaskan rindu setelah sekian lama setelah keluar beberapa kali mereka sama sama kelelahan dan tertidur namun saat Natali bangun Xian sudah tidak ada di sampingnya, Natali sempet mencari Xian namun paman Han mengatakan jika Xian harus berangkat ke kantor dulu karena ada meeting penting


Namun bukan itu permasalahan yang Natali alami, saat ini ia sangat merindukan anaknya ntah bagaimana anakknya itu namun nata masib belum berani mengatakan dengan Xian, nata tahu Xian salah paham namun untuk saat ini biarkanlah


Ntah apa yang akan terjadi saat nata mengatakan sebenarnya, tentang siapa dirinya dan ada hubungan apa ia dan Bagas

__ADS_1


Setahu Natali selama empat tahun ini baik Bagas dan daddy-nya tak pernah mengatakan apapun tentang suaminya, bahkan semua informasi yang mengenai Xian Bagas blok dari pencarian handphone Natali namun nata lebih baik diam dibandingkan ia harus membuat kakaknya marah dan daddy-nya kecewa


"Sayang mommy kangen lano, tapi mommy belum bisa bertemu lano sekarang"ucapnya lirih


Banyak hal yang ingin Natali ketahui, banyak hal yang masih menjadi pertanyaannya namun ia bingung, rasanya sepeti ada sesuatu hal yang masih mengganjal di hatinya ntah apa itu


"Hufhhh, bagaimana caranya aku menghubungi kak Bagas jika handphoneku saja aku tinggal waktu terakhir di rumah sakit"lirihnya lagi dengan nafas kasarnya


"Kak nanti angel harap kakak nggak marah dengan keputusan angel, angel hanya ingin hidup bahagia dengan pria yang angel cintai kak"ucapnya kali ini dengan nada sendu khas Natali


"Mungkin satu bulan lagi aku akan kembali hamil mengingat jika aku dan kak Xian sudah melakukan dua kali dalam beberapa hari ini apalagi tanpa pengaman"ucapnya dengan mengusap perutnya yang masih rata, Natali bukannya tak sadar ia akan hamil ia sangat sadar jika melakukan hal itu akan membuatnya hamil, namun apa ia akan siap ketika daddy-nya dan kakaknya yang selama ini menyayanginya akan kecewa dengannya


Nata terus melamun memikirkan hal hal yang tidak tidak, memikirkan hal hal kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi


***


Di perusahaan nampung grup Xian tengah duduk, ia sedang membuka handphone Natali yang terdapat banyak sekali foto bayi dan foto Natali bersama Bagas dan tuan wingson


Xian masih tidak mengetahui hubungan nata dan Bagas seperti apa namun terselip karahan setiap ia melihat foto demi foto Bagas dengan Natali yang terlihat mesara, apalagi ketika foto keluarga yang terdiri dari nata, Bagas, tuan wingson dan bayi mungil yang berada di gendongan Bagas


"Siapa bayi ini? apa anak Bagas dengan perempuan lain? karena foto ini di ambil tiga tahun lalu"


"apa Bagas memiliki anak dengan perempuan lain dan ia menyuruh nata menjadi ibunya?" fikir Xian yang memang mengetahui kebiasaan Bagas yang sering bermain melepas birahinya


Xian terus mengotak Atik handphone Natali sampai suatu ketika matanya membulat, melihat apa yang ada di salah satu foto itu


***


Kurang dari dua jam Bagas sampai di negara I menggunakan jetnya,


sebelum ke menuju tempat utamanya, Bagas menelepon Kenan terlebih dahulu


"Hallo ada apa gas?"suaran kenan


"Apa lo berada di negara I sekarang?"


"HM, ada apa? tumben Lo nelepon gue"jawab Ken, ia menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya karena kebetulan saat ini ia tengah berada di kantornya


"Nata hilang empat hari lalu"


"Belum, gue cuman baru curiga tapi gue nelepon Lo mau minta tolong"


"Apa gas? gue siap bantu, kebetulan ada seseorang yang pengen banget ketemu Natali"


"Siapa?"


"Pokonya ada, Lo lagi di mana?"


"Gue lagi di negara I, Lo cepet nyusul ke mansion gue di sini kita harus menggunakan jalan udara kalo mau ke tempat itu"


"Lo udah menemukan jejaknya?"


"Udah, sebaiknya Lo cepat kesini nanti gue jelasin"setelah itu Bagas memutuskan sambungannya sementara Kenan langsung menyambar jasnya dan handphonenya ia keluar tanpa membereskan mejanya, tujuannya saat ini pulang ke rumahnya untuk mengajak seseorang


Kenan melanjutkan mobilnya dengan kecepatan penuh, untuk segera sampai ke mansionnya, setelah beberapa menit ia sampai di mansion mewah itu, Kenan langsung turun dan berteriak memanggil adiknya yang sudah beberapa minggu ini bahkan bulan terus melamun memikirkan sahabatnya


"Sherly! Sherly!" teriak Kenan


"Bi apa Sherly ada di rumah?" ada tuan nona muda sedang ada di kamarnya, biar bibi panggilkan tuan"


"Mm tak perlu bi, biar Kenan saja apa mama papa belum pulang bi?"


"belum tuan nyonya dan tuan besar mengatakan jika ia akan menginap beberapa hari di luar kota"


"Yasudah bib terimakasih"ucap Kenan, ia langsung berlari menaiki tangga menuju kamar adiknya


"Sherly!"teriak kenan


Terdengar suara hembusan dari dalam kamar seorang wanita cantik itu


"Hufhh, ada apa si kak Ken? teriak teriak gak tau apa lagi gak mood"gumamnya, namun ia tetap berjalan membukakan pintu untuk kakaknya

__ADS_1


ceklekk


"ada apa si kak teriak teriak ganggu tau..."


"Gak ada basa basi lagi, pokonya kamu segera siap siap jika ingin bertemu sahabatmu"


"APA!?"kaget Sherly


"Gak usah kaget gitu, cepat ganti bajumu udah gak ada waktu kita harus segera secepatnya ke sana dia dalam bahaya"


"Apa-apa maksud kakak nata?"tanya Sherly sedikit tergagap


"Iya"


"Yaudah kak ayo, gak usah ganti baju"Sherly langsung menarik tangan kakaknya dan berjalan tanpa memikirkan pakaiannya yang hanya menggunakan baju kaos pendek putih dan celana pendek hitam namun masih terlihat cantik


Kenan dan Sherly langsung menuju mansion Bagas, sejak tadi Sherly terus merengek meminta kakaknya untuk menyetir lebih cepat lagi


"Ayo kak kencengin"


"Ini udah kenceng sher"


"hiks apa nata gak apa apa kak?"


"Kakak belum tau de, tapi kata Bagas nata hilang empat hari lalu dan baru menmukan jejaknya sekarang"


"Hiks Sherly gak mau kenapa kenapa dengan nata kak, dia sahabat terbaik Sherly"


"iya iya, kamu tenang dulu doa saja semoga ia tidak apa apa, dan lagi nata saat ini sedang hilang ingatan kamu jangan gegabah saat bertemu dengannya"


"hiks iya"


Setelah beberapa lama mobil Ken dan Sherly sampai di mansion Bagas, mereka langsung masuk ke dalam mansion itu yang ternyata Bagas tengah menunggu mereka


"Gas" sapa Ken


"Ken"


"Lalu bagaimana? apa yang harus gue bantu?"


"Gue butuh bantuan Lo buat retas cctv rumah itu, karena gue curiga dia Xian Ken"


"buat apa lo retas cctv itu?"


" Gue cuman mau mastiin apa benar dia ada di sana apa nggak, karena selama ini gue gak bisa menembus cctv yang memiliki jejak Natali"


"Baiklah gue bantu Lo"


"kak matanya mana kak?"ucap Sherly menanyakan pada Ken


"maaf de kakak harus memastikan keberadaannya dulu kamu tunggu dulu"


"Gas ini adik gue sherly, kamu ingat dia kan?"Bagas mengangguk " dia ternyata sahabat Natali sejak SMP, maaf ya gue bawa dia, dia terus murung mencari Natali"


"Apa jadi kamu sahabat Natali?"


"Iya kak, hiks maafin Sherly dulu karena Sherly yang rekomendasiin Natali ke perusahaan kak Xian"


"sudahlah itu sudah berlalu, lebih baik kita segera memastikan dulu, karena iliano sudah merengek mencari momnynya apa lagi Daddy yang sangat marah denganku"Kenan mengangguk, dan Bagas Ken langsung mengutak Atik leptop mereka


Namun setelah beberapa lama mereka masih belum bisa menemukannya


"ini sulit gas, berarti benar ini ulah Xian tapi jika kau ingin mendapatkannya dengan jelas, kita harus meretas ini di dekat rumah itu, jika tidak ini akan sulit "


"Ya kalau begitu, kita segera berangkat menggunakan helikopter ku"


.


.


.

__ADS_1


TBC


Autornya mau kabur sebentar ya boleh?🤣


__ADS_2