Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Rencana Baru di Mulai


__ADS_3

Hari masih siang tetapi alan sudah tidak ada mood untuk menyelesaikan pekerjaannya akhirnya ia memutuskan untuk pulang


saat ini alan terjebak lampu merah tapi pandangan alan tertuju kepada satu wanita cantik yang di dekatnya ada ada wanita paruh baya yang sedang menuju ke salah satu mall


"Bukannya itu si cantik, bersama siapa dia di sana, ahhh tapi sialnya dia ternyata istri Xian!"


"Tapi tunggu, sepertinya ia hanya dengan wanita paruh baya itu ahhh aku lupa pasti laki laki berengsek itu sedang mengurus permasalahan keluaganya yg terbakar"kenapa alan bisa tahu? karena ia dalang di balik semua ini


Alan langsung menyusul nata yang sedang berkeliling di mall itu tapi nata hanya ingin makan ice cream yang dulu xian belikan di mall itu makanya nata membawa bi inah untuk menemaninya


Nata terus berjalan hingga bi inah berteriak teriak memangil nata


"Non Jangan cepat cepat awas jatoh non! "panggil bi inah yang mencoba menyeimbangi jalan natali


"Nata udah pengan makan ice creamnya bi, ayoo"


"Pelan pelan non nanti Jatoh, inget ada dede bayi...."belum selesai bi inah bicara nata sudah terpeleset


"Akhhhh! "teriak nata kara ia terpeleset


"Awas non! "


Nata memejamkan matanya karena takut, tapi ia tidak merasakan sakit, saat ia membuka mata ia melihat laki laki yang pernah menolongnya juga waktu itu, tengah menahan tubuhnya


"Astaga apa kamu bisa jalan pelan pelan! kamu lagi hamil tuh bibimu samapi terial teria"ucap laki laki itu yang tak lain alan, saat tadi alan mencari nata ia melihat nata berjalan dengan cepat dan wanita paruh baya yang yang di sebut nata bi inah itu teriak teriak


posisi mereka terlihay ambigu jika di lihat dari sisi kiri mereka seperti berciuman, mereka tak sadar ada seseorang yang sejak nata keluar ruamh mengawasi nata dan memfoto mereka berdua


"Astaga non! Buat bibi jantungan tau gak"ucap bi inah ngos ngosan saat sudah sampai dekat nata


Nata langsung sadar dan melepaskan pegangannya pada alan


"Maaf... "lirih nata dengan menunduk


"Aduh tuan terimakasih ya kalo nggak ada tuan nona saya dan kandungannya pasti terjadi sesuatu"


"Iya bi tak apa apa, dia sudah dua kali seperti ini "ucap alan dengan memandang natali


"Aduh non lain kali hati hati ya kalo terjadi sesuatu sama non bisa habis bibi sama tuan, bibi gak mau non kenapa kenapa"


"iya bi maafkan nata, nata janji gak gitu lagi kok"


"ahhh gemas sekali dia"kekeh alan yang melihat wajah natali yang imut karena merasa bersalah


"Yasudah non ayo katanya beli ice cream"ucap bi inah yang langsung memegang tangan nata


"Ohh kamu mau beli ice cream"tanya alan, jawab nata mengangguk


"Ayo aku antar"alan langsung menarik tangan nata lembut tapi membuat pegangan bi inah terlepas, tapi bi inah hanya membiatkannya karena sepertinya nonanya mengenal tuan itu


Beda halnya dengan nata, nata terus mencoba melepaskan gengaman tangannya di alan tapi tidak bisa, alan malah semakin mempererat pegangannya pada nata, bi inah hanya mengikutinya dari belakang


bi inah juga seperti melihat nata tidak nyaman di gengam tangannya oleh pria yg bi inah belum tau itu


Sejak tadi alan dan nata selalu kena potret oleh orang yang di tugaskan mengikuti natali, sesekali orang itu tersenyum licik melihat hasil fotonya yang akan menghasilkan uang yang banyak


Sesampainya di toko ice cream itu alan langsung memesankannya untuk nata, tapi sebelumnya ia bertanya rasa apa yang nata mau


"Mau rasa apa hm? "


"Mm Va-vanila"


"Oke baiklah"


"Mba saya pesan 2 ice cream vanila"


"Mau tambaham toping apa original tuan? "


"Mau pakai toping apa original?"tanya alan kepasa nata


"Original"jawab nata


"Original semua saja mba"

__ADS_1


"baik mas apa ada lagi? "


"Bi mau ice cream? atau apa? "tanya alan kepada bi inah


"Tidak tuan saya hanya menemani nona saja"


"Yasudah itu saja mba"


"Baik tuan"jawab seorang pelayan toko itu


"Kenapa pesannga dua tuan? "tanya nata kepada alan


"Tentu saja untukku"


"Ta-tapi... "nata risih dengan alan yang terus menatap nata


"Anggap saja ini sebagai tanda terimakasihmu kepada saya karena sudah menolongmu dua kali, dan ya jangan panggil saya tuan kau kira kau pelayanku? "


"Lalu apa dong? "


"Kita kenalan dulu dong"alan langsung mengulurkan tangannya


"Kenalka aku Alan Alexander"


"Natali kak"


"Kakak? "


"Iya, kenapa kak? "


"Tidak kau terlalu sopan saja "


"Kan kakak juga umurnya kayaknya lebih tua dari aku"jawab polos natali


"Baiklah"alan tersenyum dengan jawaban polos natali


sementara bi inah ia hanya duduk memperhatikan nona mudanya dan orang yang memperkenalkan dirinya sebagai Alan Alexander


Setelah pesanan datang dengan senyum cerianya nata langsung memakan ice cream itu sampai sampai belepotan di sisi bibirnya, alan langsung mengusapnya dengan jarinya tapi nata tidak sadar akan hal itu nata terus memakan ice creamnya, alan terus memperhatikan nata dengan mulut belepotan oleh ice creamnya


Lagi lagi orang yang sedari tadi memfoto mereka berhasil mendapatkan foto saat alan mengusap bibir nata memandang nata tapi bi inah tidak terlihat seakan akan bi inah tidak ada di sana


"Uang aku datang padamu"gumam si tukang foto itu


ia segera menghubungi orang yang menyuruhnya itu


"Hallo bagaimana? "tanya seseorang di sebrang sana


"Beres nyonya saya akan mengirimkan fotonya"


"Bagus kau terus awasi mereka, jika pekerjaanmu bagus aku akan menambahkan bonus untukmu"


"Terimakasih nyonya"


tut


***


"Kita lihat saja nanti wanita sialan"gumam ny. yenli yang tersenyum licik


"Bagaimana aunty? "tanya lexa


"Beres sagangg, sesuai rena kita"jawab ny. yenli


Ya siapa lagi kalo bukab mereka berdua yang melakukannya


Tak berapa lama ny. yenli menerima pesan foto yang orang suruhannya lakukan


ia sangat puas melihat foto itu


"Ternyata tuhan berpihak kepada kita sayang"ucap ny. yenli


"ya aunty aku tak sabar hidup bersama xian seperti dulu"

__ADS_1


"Ya sayang aunty juga tak sabar menjadikanmu menantu, oh ya mulai sekarang panggil aku mommy oke? "


"Oke mommy terimakasih "


"Ya sayang sama sama"


"Eh tunggu kok sepertinya aku mengenal laki laki ini? astaga bukannya ini alan, bagaimana bisa ia mengenal laki laki kejam itu "ucap batin lexa dengan membulatkan matanya


Sadar akan lexa terkejut mommy xian langsung bertanya.


"Ada apa sayang kok kamu kayak terkejut seperti itu? "


"Ah Nggak kok mommy lexa hanya gak nyangka fotonya sebagus ini dan tentinya rencana kita akan berhasil "ucap lexa dengan sedikit gugup


"Y kau benar sayang, mommy gak sabar wanita itu pergi dari hidup xian"


"Ya mommy, dan aku gak sabar membunuhnya mommy karena bukan tak mungkin suatu saat kau akan mencari cucumu itu"ucap lexa yang di lanjutkannya dalam hati


"Aku tak peduli jika alan mengenalnya justru itu bagus jika ia bersama naga hahah"tawa lexa dalam hati


"Rencana baru di mulai"gumamnya


Lexa yang lembut sekarang sudah tak ada saat ini hanya ada lexa sekarang yang gila akan harta dan tahta


***


Saat ini nata sudah selesai memenuhi keinginannya untuk memakan ice cream


"terimakasih kak"ucap nata


"Sama sama cantik "ucap alan dengan mengelus rambut nata


"Semogga kita bertemu lagi"lanjut alan


"I-iya kak"


"Boleh aku memimta nomermu? "


"Mmm apa? "tanya nata tidak mendengar ucapan alan


alan yang melihat hp nta di gengaman nata langsung menarikny


"eh....ka"


Alan langsung mengetik nonya di telepon nata dan menelepon ke hpnya


"Terimakasih, kalo begitu sampai jumpa "ucap alan dan langsung pergi, nata hanya melongo, tapi ia sadar saat alan sudah tak ada


"Huh dasar tidak jelas"gumam nata, bi inah yang melihat itu hanya geleng geleng kepala


Nata dan bi inah langsung menaiki mobilnya


"Non apa tidak ada lagi yang di inginkan?"tanya bi inah


"Nggak bi nata cuman mau masakan bibi sekarang"jawab nata dan bi inah tersenyum


"Nnti sampai rumah bibi masakin ya non"


"Iya bi terimakasih" ucap nata dengan tersenyum cerita


di sisi lain alan terus saja tersenyum selama perjalanan ia menyimpan kontak nata dengan sebutan si cantik


"Rasanya aku sudah gila menyukai wanita yang bersuami apalagi ia tengah hamil"kekeh alan


"Lixian aku tidak akan membuatmu sengsara dengan cara mengambil istrimu karena aku mencintainya, jadi bersenanglah"gumam alan dengan terus melajukan mobilnya menuju rumahnya


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2